
''Kenapa tiba tiba pergi kesini ?'' Tanya seorang pria bermantel hitam.
Bianca terjingkat kaget karena pria itu datang dengan misterius, Namun sedetik kemudian bianca langsung dongkol bukan kepalang.
''Kenapa kau bisa di sini ?'' Tanya bianca menatap jasson.
''Tentu saja untuk liburan dengan mu baby.'' Jawab jasson.
Di hempas kan kembali bokong nya kekursi, Entah harus bagai mana lagi cara untuk menghindari pria ini.
''Jika aku tau akan seperti ini, Lebih baik aku dulu tidak menyelamat kan mu.'' Kesal bianca memandang danau luas.
''Jika aku mati maka kau tidak punya kekasih tampan seperti ini.'' Sahut jasson.
''Kenapa kau tidak sadar juga hah ?!'' Bentak bianca langsung berdiri.
Sudah tidak sanggup lagi bianca memendam rasa dongkol di hati nya, Jujur saja gadis ini merasa ilfiel karena di dekati pria tua.
''Apa yang salah pada ku ?'' Tanya jasson penasaran.
''Kau masih bertanya, Apa kau sadar jika kau adalah pria tua yang mesum!! Aku menghormati mu sebagai paman sahabat ku, Tapi kau malah semakin menjadi.'' Sentak bianca.
Jasson menyeringai saat melihat kemarahan bianca, Gurat urat di leher nya terlihat jelas karena bianca memang tidak bisa lagi menahan emosi.
''Jangan ikuti aku.'' Sentak bianca berlalu pergi.
Namun bukan jasson nama nya jika langsung menurut, Ia pun ikut melangkah mengikuti bianca yang ingin masuk mobil.
''Kau itu kenapa tuan jasson ?!'' Teriak bianca keras.
''Aku ingin menjadi kekasih mu.'' Jawab jasson enteng.
''Dengar kan aku baik baik, Keponakan mu yang tampan dan masih muda saja aku tolak. Apa lagi kau yang tua bangka tidak punya tenaga.'' Sinis bianca.
''Jadi menurut mu aku tidak bertenaga ?'' Tanya jasson semakin mengikis jarak.
''Kau mau apa ?!'' Teriak bianca.
Sadar jika bianca pandai bela diri, Jasson menggunakan kemampuan nya untuk memgunci pergerakan gadis incaran nya.
''Lepas kan aku!'' Teriak bianca saat jasson memasukan diri nya kedalam mobil.
Jasson tidak menjawab, Entah dari mana datang nya borgol. Kini tangan bianca sudah di borgol hingga tidak bisa lepas, Senyum devil kembali keluar dari bibir jasson.
''Kau mau apa ?!'' Panik bianca.
''Aku mau kau baby.'' Bisik jasson di telinga bianca.
''Tidak! Lepas kan aku tuan jasson.'' Pinta bianca panik.
__ADS_1
''Nanti, Kita akan bersenang senang dulu.'' Sahut jasson membuka mantel dan juga kemeja nya.
''Tidaak! Jangan lakukan itu padaku.'' Teriak bianca meronta ronta.
Namun jasson hanya tersenyum saja, Kini kemeja nya pun sudah terlepas. Tampak lah otot otot yang menghiasi tubuh kekar nya.
Ada sedikit rasa kagum dalam hati bianca, Tapi otak nya segera sadar jika ia dalam bahaya.
''Aku akan memberikan apa pun pada mu, Tapi tolong jangan lakukan hal ini padaku.'' Hiba bianca.
''Tapi aku hanya ingin ini baby.'' Sahut jasson meremas kuat buah yang tergantung hingga membuat sang pemilik meringis nyeri.
''Tidak tuan, Tolong jangan lakukan itu.'' Pinta bianca.
Tidak ada sahutan dari jasson, Pria ini malah langsung membuka celana nya dan menampil kan sang cacing berurat yang sudah berdiri tegak.
Bianca bergidik melihat pemandangan ini, Jasson langsung menyambar bibir bianca yang merah merona.
Lidah mereka bergelut di dalam, Karena jasson menerobos masuk tanpa permisi. Kaki bianca menendang nendang karena ingin membebas kan diri.
''Anggap saja ini bulan madu kita baby.'' Bisik jasson tak tau malu.
''Habis lah aku.'' Batin bianca ketakutan.
Jasson membuka menyingkap rok bianca dengan paksa, Hingga terlihat segi tiga berwarna biru.
Dapat bianca rasa kan jika kini mobil mereka tengah melaju kencang, Entah kemana jasson akan membawa nya.
''Jangan tuan!!''
Bianca kembali berteriak saat jasson merobek segi tiga nya, Kini tubuh bawah bianca dalam keadaan polos.
Kaki nya ia silang untuk menutupi aset yang selalu di jaga nya, Namun jasson malah membuka kaki bianca dengan lebar.
''Biadap kau jasson!!'' Maki bianca setengah menjerit saat jari jasson menyusup kedalam.
''Kau benar benar menjaga nya untuk ku baby.'' Bisik jasson menimpa tubuh bianca.
''Lepas kan aku!! Akan ku tembak kepala mu.'' Ancam bianca meronta ronta.
''Aku yang akan menembak mu baby, Lalu jadi lah baby di dalam tubuh mu.'' Jawab jasson terdengar mengerikan di telinga bianca.
Sraak.
Kaos bianca robek karena jasson menarik nya dengan kuat, Meski bianca memakai mantel. Tapi karena kaos nya robek, Maka buah kenyal itu langsung terlihat dan di tambah bianca yang sedang tidak menggunakan cup.
''Kau sudah mempersiap kan nya baby.'' Seringai jasson kesenangan.
''Cuih, Binatang sialan!'' Maki bianca sambil meludahi wajah jasson.
__ADS_1
Bagai kan seorang psikopat, Jasson malah menjilat ludah bianca di pipi nya. Segera ia memasukan boba pink kemulut nya, Hingga membuat bianca kegelian dan juga marah.
''Hmmp.''
Bianca menahan suara nya agar tidak terlepas, Jari jasson bermain di bawah sana dan mulut serta lidah nya bermain di buah kenyal.
Karena bianca yang memang perawan teng teng, Maka ia baru pertama kali merasa kan sensasi seperti ini.
''Aakkh, Umm.''
Suara laknat malah keluar juga walau pun sudah di tahan, Tentu saja jasson girang karena berhasil mengerjai bianca.
''Keluar kan saja baby.'' Ujar jasson kembali menelusuri leher bianca.
Di tengah gempuran jari jasson, Tiba tiba saja bianca merasa kan sesuatu yang akan meledak dalam diri nya. Sebagai pemain yang handal, Jasson tau apa yang bianca ingin kan saat ini.
''Bagai mana baby ?'' Tanya jasson menghentikan gerakan nya.
Seperti orang yang di tingga sedang sayang sayang nya, Bianca merasa ada yang masih mengganjal dalam diri nya.
''Aakhh!''
Kembali jeritan biaca terdengar saat jasson mencolok kan kembali jari nya, Gerakan yang sedikit cepat dan juga kasar membuat gelombang itu kembali datang.
''Hhmmp.''
Bianca lagi dan lagi di dera rasa kecewa karena saat akan keluar, Jasson menarik kembali tangan nya.
''Katakan please baby.'' Pinta jasson berbisik lembut.
''Tidak!'' Tolak bianca garang.
Karena penolakan nya itu, Jasson terus saja mempermain kan bianca yang tengah di mabuk nirwana. Hingga bianca tidak lagi bisa menahan hasrat yang terus di pancing oleh jasson.
''Lakukan untuk ku tuan.'' Pinta bianca menahan malu hingga wajah nya memerah.
''Call me sayang!'' Pinta jasson.
''Sa sayang.'' Terputus putus suara bianca karrna jasson sangat brutal.
''Sshh aakhh umm.''
''Kiss me baby.'' Pinta jasson lagi.
Tidak ada penolakan dari bianca, Gadis ini langasung menyambar bibir jasson dan menggigit lembut dan kasar.
Jasson de lamozada
__ADS_1