Sugar Baby Tuan Jasson

Sugar Baby Tuan Jasson
Rindu


__ADS_3

Usai pertempuran yang membuat tulang rontok, Bianca terkapar di ranjang dengan keadaan polos.


''Mau lagi baby.'' Ajak jasson mulai membelai bagian yang membuat bianca gerah.


''Beri aku waktu lima menit saja jasson.'' Pinta bianca.


Namun jasson menuli kan telinga nya, Ia menelusuri bagian yang menjadi favorit nya. Tentu saja bianca terpancing dengan kelakuan jasson.


''Kenapa ini seperti nen kucing ?'' Tanya jasson tanpa dosa.


''Lancang mulut mu jasson!'' Kesal bianca malu.


''Kan aku bertanya baby.'' Ujar jasson menguyel uyel.


''Pergi sana, Aku tidak mau lagi.'' Tolak bianca bangkit berdiri.


Tidak ingin hilang kesempatan, Jasson menubruk bianca dari belakan. Posisi bianca yang berada di depan cermin, Membuat nya bisa melihat seluruh adegan.


''Sekarang ya.'' Izin jasson.


''Ada syarat nya.'' Ujar bianca menatap jasson dari cermin besar.


''Apa baby.'' Bisik jasson yang sudah mengangkat kaki bianca sebelah.


''Aku mau kau menikahi adik ku.'' Ucap bianca serius.


''Kita bicarakan nanti.'' Jawab jasson yang ingin memasukan dinosaurus.


''Sshh, Akhh jasson.''


''Nikmat kan baby.''


Hentakan jasson membuat bianca terlena, Tangan jasson merangkul bianca dengan erat hingga punggung bianca menempel di dada nya.


''Lihat cermin nya baby.'' Ujar jasson.


Wajah bianca langsung merah padam ketika dengan jelas bisa melihat dinosaurus keluar masuk kekandang nya, Bahkan tubuh bawah nya ikut bergerak tanpa ia sadari.


''Aduh pundak ku sakit.'' Keluh bianca ketika jasson tanpa sengaja menyentuh.


''Kenapa bisa lebam begini ?'' Kaget jasson menghentikan gerakan nya.


''Tadi kan kau gigit jasson.'' Jawab bianca.


''Eeh.''


Saat ronde pertama tadi jasson menggigit pundak bianca ketika akan mendapat pelepasan, Padahal biasa nya jasson sampai menampar lawan main nya.

__ADS_1


Bianca membungkuk di meja sehingga jasson dengan leluasa memain kan tubuh nya, Hingga jasson tidak tahan lagi dengan gelombang yang di dapat.


''Aarrkkh baby!''


''Lemas kaki ku.'' Keluh bianca.


Jasson menggendong bianca naik keranjang dan membaring kan nya, Tubuh polos bianca ia selimuti dengan hati hati.


''Mau kemana ?'' Tanya bianca melihat jasson turun.


''Aku kekamar mandi dulu.'' Ujar jasson.


Mata bianca menatap langit langit kamar, Tidak ada rasa sesal dalam diri nya saat ini. Bahkan saat jasson mengobrak abrik tubuh nya, Bianca merasa puas.


''Apa yang terjadi pada hati ku ?'' Batin bianca resah.


Karena tenaga nya perlahan sudah pulih, Bianca mengambil paper bag yang tadi ia bawa. Segera ia pakai kaos dan celana pendek.


''Sshh lumayan perih.'' Keluh bianca memegang inti nya.


''Kamu mau kemana bi ?'' Tanya jasson heran karena bianca sudah berpakaian lengkap.


''Aku mau pulang.'' Jawab bianca mengambil mantel nya.


''Secepat ini.'' Ujar jasson tidak rela jika harus berpisah.


Bianca menarik tangan jasson agar duduk di tepi ranjang, Di tangkup kedua pipi jasson dengan jari lentik nya.


''Kenapa aku tidak boleh menemui mu ?'' Tanya jasson memeluk pinggang bianca.


''Karena aku takut jatuh cinta pada mu jasson.'' Batin bianca.


''Karena kau akan menjadi suami adik ku.'' Jawab bianca tersenyum manis.


''Apa aku sudah pernah mengatakan iya untuk menikahi jessica ?!'' Tanya jasson tersenyum licik.


Mata bianca menatap jasson dengan tajam, Bianca ingin jasson menikahi jessica sehingga ia dengan rela memberikan tubuh nya. Namun bodoh nya bianca, Memang sejak tadi jasson tidak menjawab iya.


''Kenapa kau ingkar jasson ?!'' Kesal bianca menepuk pundak jasson.


''Aku tidak siap untuk menikahi nya, Lagi pula dia sudah senang meski hanya jadi pemuas nafsu ku.'' Jawab jasson enteng.


''Kau jahat!'' Maki bianca melepas kan tangan jasson.


''Biancaa!!''


Jasson memanggil bianca dan berlari mengejar nya, Sampai di ujung tangga ia berhasil menarik tangan wanita cantik ini.

__ADS_1


''Aku akan mengantar mu pulang.'' Ujar jasson.


''Tidak perlu, Dan lupa kan semua yang sudah kita lakukan. Anggap saja itu tidak pernah terjadi.'' Ketus bianca menyentak tangan jasson.


Baru kali jasson yang mendapat ucapan seperti itu, Karena biasa nya jasson lah yang mengatakan hal itu kepada wanita.


''Kau memang spesial baby.'' Seringai jasson menatap langkah bianca yang semakin menjauh.


...****************...


Hampir dua bulan berlalu semenjak kejadian itu, Meski kejadian nya sudah lama. Namun otak bianca tidak bisa melupa kan begitu saja, Setiap malam ia bermimpi tengah *** *** dengan jasson.


''Aku kenapa jadi rindu dia.'' Teriak bianca kebingungan.


Bayangan jasson siang malam selalu datang di mata nya, Namun jasson hanya pernah datang sekali menemui nya di rumah sakit dan bianca malah mengusir nya karena tidak ingin perasaan nya pada jasson semakin besar.


''Kamu kemana jasson.'' Rintih bianca menangis dalam kerinduan nya.


Sejak saat itu jasson menghilang, Setiap hari bianca menunggu kedatangan nya. Tapi jasson tidak pernah lagi datang.


''Kenapa aku sangat jahat begini ? kenapa aku jatuh cinta pada nya ?! Dia akan menjadi suami jessica!'' Teriak bianca mengantuk ngantuk kan kepala nya kedinding.


''Aku rindu pada mu jasson.'' Isak bianca memeluk guling dan tertidur.


Pagi hari.


Dengan langkah lesu bianca masuk kedalam lift untuk turun kebawah, Wajah pucat nya terlihat jelas kalau ia kurang tidur.


''Selamat pagi nona.'' Sapa maid.


''Pagi, Kemana daddy dan mommy ?'' Tanya bianca karena tidak melihat joana dan gara.


''Tuan dan nyonya pulang kelondon nona.'' Beritahu maid.


''Hah kapan ?'' Bianca terkejut.


''Sudah dua hari yang lalu nona.'' Jawab maid lagi.


Karena bianca terlalu fokus kepada rasa rindu nya, Ia sampai tidak sempat mengecek pesan dari gara yang terkirim di ponsel nya.


Maid mengambil roti bakar dan mengolesi dengan alpukat dia atas nya, Tak lupa madu ia siram kan di atas roti.


Bianca mengambil piring yang di berikan oleh maid, Sarapan favorit nya masuk kedalam mulut. Namun ingatan malah kembali kepada jasson.


''Hais.''


''Apa tidak enak nona ?'' Tanya maid khawatir.

__ADS_1


''Enak.'' Angguk bianca cepat.


Sekuat hati ia ingin melupakan jasson, Ia berusaha membunuh cinta pada pria itu. Bianca tidak ingin jika jasson melupakan jessica demi dia.


__ADS_2