
Assalamualaikum....
**jangan lupa budidayakan like
komen
vote
ok selamat membaca.... he.. he**...
___________
Di kediaman Qolayuby seorang ibu bulak-balik kaya setrikaan menandakan kekewatiran apalagi ini anak gadisnya yang entah kemana, udah hampir jam lima tapi belum nonghol juga.
Sedangkan sang ayah hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah sang istri yang dari tadi kaya cacing kepanasan.
"Yah Rahma ko jam segini belum pulang" ucap bunda Fatimah dengan nada resah sambil terus mondar-mandir.
"Sudah Bun paling bentar lagi pulang "ucap sang Ayah hanya cuek saja apa mungkin semua ayah begitu selalu santai di setiap jeadaan apapun.
"Ih. Ayah gak biasanya Rahma pulang telat,mau magrib lagi Bunda takut kenapa-napa,Bunda takut Rahma di....."
"Istigfar Bun… paling-paling Rahma kerumah Azam dulu, percaya deh sama Ayah pasti bentar lagi pulang" potong Burhan.
"Ih… Ayah anak nya belum pulang juga masih santai-santai aja gak kewatir sama anak sen…di…"sebelum menyelesaikan ucapan nya bunda Fatimah mendengar suara klakson motor anak gadisnya.
"Cklokk ..."
Suara kelakson motor terdengar bahwa gadis yang sendari tadi bunda Fatimah tunggu sudah datang. Bunda Fatimah langsung berlari keluar.Dan benar saja ternyata suara kelakson motor anak gadisnya.
Rahma melihat bundanya membuka pintu dengan tampang garang siap menerkam bergidik ngeri " aduh pasti Bunda marah "gumam Rahma berusaha tenang.
Dengan santai Rahma berjalan sambil nyengir kuda melihat Bunda nya di depan pintu sambil berkacak pinggang.
"Assalamualaikum Bunda ku tersayang " ucapku nyengir sambil memeluk Bunda dengan cara ini mudah-mudahan Bunda gak marah tapi ternyata eh ternyata malah sebalik nya .
"Awww..."
__ADS_1
Rahma meringis kesakitan bagai mana tidak bunda Fatimah menjewer telinga Rahma.
"Kamu dari mana jam segini baru pulang Bunda kan kew… "belum selesai bunda Fatimah bicara udah terpotong oleh suara ayah Rahma yang membuat Rahma tersenyum kikuk sambil melepas pelukannya.
"Paling-paling habis di rumah Azam Bun"
Rahma melihat bunda Fatimah menatap nya penuh selidik "lebih baik kabur dari pada di introgasi kan malu satu... dua... lari.... "batin Rahma.
"Bun Rahma ke kamar dulu" teriak Rahma sambil berlari.
"Rahma Bunda belum selesai bicara...... "teriakan bunda Fatimah menggema di ruangan utama membuat ayah Burhan terkekeh geli.
"Ih Ayah sama Anak sama aja.. "gerutu bunda Fatimah sambil meninggalkan ayah Burhan yang masih mematung.
"Huff...."
Rahma membuang nafas kasar dia mem- baringkan tubuhnya di atas kasur sambil menatap langit-langit kamar nya. Hari ini begitu lelah bagi Rahma apalagi banyak tugas dari dosen dan banyak sekali tertinggal dari ka Azam .
Ka Azam sebentar lagi mungkin dia lulus,membicarakan ka Azam membuat Rahma jadi teringat dia.
Rahma guling-guling di atas kasur dengan pikirannya sendiri siapa saja yang melihat pasti akan terpingkal-pingkal menahan tawa.
Sedangkan di tempat lain seseorang menatap bintang-bintang yang berkedip menenangkan setiap yang melihat nya.
" Seperti dirimu, kamu seseorang yang beda tingkah mu membuat Aku jatuh cinta dan senyum mu melelehkan hati yang dingin, Aku ingin mengenal mu lebih jauh lagi ,tunggu Aku akan datang."batin orang itu.
Apalagi mengingat kejadian satu jam yang lalu setiap bayangan seseorang berterbangan di pikiran nya tiba-tiba menghilang karna keusilan keponakan nya.
"Dor....."
"Dinda....." teriak orang itu kaget.
"Ngagapain paman di sini dari tadi Aku perhatiin senyum-senyum sendiri, gak panas apa pamanku kesurupan tapi tidak mungkin " celoteh Dinda membuat seseorang itu menatap tajam keponakannya.
'Pletak....
"Awww.... " ringis Dinda.
__ADS_1
Seseorang itu mencubit lengan Dinda "apa-apan Kamu nganggap Paman kesurupan aku masih waras kali " ucap seseorang itu mendengus kesal.
"sakit tau..." omel Dinda
Seseorang itu langsung pergi meninggalkan Dinda yang masih di luar rumah .
"Paman kenapa tinggalin Aku" teriak Dinda tapi tidak di gubris oleh seseorang itu.
Seseorang itu membaringkan tubuh nya di atas kasur "apa ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama"gumam seseorang itu sambil tersenyum cerah.
Dia adalah Muhamad Fauzi Al-muzaky laki-laki yang penuh karisma dengan gayanya yang coll, tatapan mata yang tajam, hidung mancung, dan bibir yang seksi.
Dia terus tersenyum mengingat pertemuaan tadi dengan sang pujaan hati. Wanita yang sedikit ceroboh, manja dan menggemaskan di pandangan Fauzi.
Apa lagi kalau sudah adu mulut sama Dinda keponakannya Fauzi akan tersenyum.Sebenarnya Fauzi sudah lama memerhatikan Rahma dari kejauhan dan Fauzi juga tau kalau Rahma dekat dengan Azam sahabatnya.
.
.
...*cinta memang indah tapi terkadang cinta juga menyakitkan bagai mana kita menepatkan cinta itu sendiri*...
......"aliran takdir"......
.
.
bagi yang baca kalau suka bantu like
komen
vote
biar makin seru
terimakasih
__ADS_1