Takdir Illahi

Takdir Illahi
#8


__ADS_3

...*Hari bahagia selalau orang tunggu,...


...apa aku akan mendapatkan itu...


...atau semua itu hanya angan semu...*...


..."Rahma qolayuby"...


____


Seseorang duduk sendirian di taman, meratapi nasibnya.Sekuat hati harus merelakan orang yang dia sayangi bersanding dengan orang lain.hatinya begitu sesak, sangat sesak sekali.


“sakit sekali dadaku, Jauh sebelum kau mengenal nya aku tau siapa dia,kehidupan,keseharian,tapi dia tak sadar akan keberadaan ku,membuat ku harus bersabar akan sifat nya karna aku tau dibalik cerianya ada kepiluan yang bersemayam di hatinya"gumam Azam .


Azam yang terus bergelut dengan hati nurani dan pikirannya, berbicara sendiri seolah-olah akan ada jawaban yang akan dia dapatkan,tapi semuanya semu, rasa ini salah.


,”Zam kamu gak boleh lemah,gak boleh sedih kamu harus kuat,aku yakin kamu bisa melewati ini semua”kata-kata Dinda terngiyang-ngiyang di memori Azam.Azam tersenyum kecut menertawakan dirinya sendiri.


“Ma'af Din aku gak bisa balas perasaan kamu "gumam Azam dengan perustasi sambil mengacak-ngacak rambutnya hatinya kacau sekali. "ahhhh… astagfirullah ya robb ampunilah hambamu ini"batin Azam.


Plas beck.


dengan pelan Azam berjalan menghampiri Dinda,"terus apa yang sekarang kamu mau dari aku Din"ucap Azam dengan suara paru,Dinda terdiam dia bingung harus menjawab apa Dinda juga gak mau jadi orang egois yang memangpaatkan keadaan yang suadah semakin kacau.


"Apa aku harus menerima perasaan kamu dengan keadaan ku seperti ini "teriak Azam perustasi sambil tersenyum sinis,Dinda spontan melihat Azam dengan tatapan tajam.


"Aku bukan orang yang egois Aam", dengan tersenyum mengejek" walau Aku suka sama kamu tapi aku juga tau siapa yang ada diposisi hati kamu,Rahma bukan Aku "Dinda menarik nafas panjang terdiam sejenak." dan aku pun tak bisa menggeser nya"lanjut Dinda.


Azam membiarka Dinda berteriak mengeluarkan uneg-unegnya, "yang aku ....aku ingin kan saat ini adalah kamu Zam" perkataan dinda merendah, "Zam kamu gak boleh lemah,gak boleh sedih kamu harus kuat aku yakin kamu bisa melewati ini semuanya"lilir Dinda.


Azam bungkam tak bisa menjawab walau miris tapi dia juga membenarkan kata-kata yang di lontarkan Dinda.


Plasbeck off.


"Benar kata kamu Din dan maaf "hanya itu yang Azam gumamkan lalu beranjak pergi dengan lesu berjalan menjahui taman diaman dia dan Dinda adu mulut.


________

__ADS_1


Kita tidak tau apa takdir allah selanjutnya. Apakah kita akan mendapat kebahagiaan atau malah sebalik nya,takdir illahi yang penuh rahasia,apa gerangan di balik rahasianya yang mampu membolak balikan hati dari gembira jadi sedih atau pun sebaliknya.Begitu indah kuasanya seperti sekarang entah apa yang dirasakan keluarga Qolayuby di hari pernikahan anak bungsunya.


Akan kah ada kebahagiaan atau tidak.Semuanya bingung lagi-lagi hanya kepanikan yang didapat.


Bagai mana tidak panik pengantin peria yang di tunggu-tungu dari tadi belum datang juga membuat tamu undangan bertanya-tanya kemanakah seharusnya hari ini hari yang istimewah tapi hanyalah hayalan semata.


Hari ini adalah hari pernikahan Rahma dan Fauzi.Semua orang panik dari tadi pengantin peria belum datang dan tidakk ada kabar sama sekali.


"Kemana pengantin perianya... "


"Apa kabur.. "


"Mungkin kabur... "


"Malang sekali nasib Rahma..... "


"iya bener.. "


Bisikan-bisikan para ibu-ibu mengganggu telinga bunda Fatimah, ada rasa nyeri dihatinya, mendengar kata-kata itu tapi bunda Fatimah berusaha menulikan pendengarannya.


"Ma'af Buk kapan acara pernikahan nya di mulay" tanya Penghulu yang ditanya pun bingung harus menjawab apa? bunda Fatimah begitu terlihat gusar.


"Nak gimana apa ada kabar dari nak Fauzi?" tanya bunda Fatimah nampak gelisah.


"Belum Bun dari tadi Farhan coba telepon tapi gak aktif-aktif keluarganya pun sama"


"Terus gimana Bun apa sebaiknya di batalkan saja "ucap Zam-zam ikut bergabung membuat sang Bunda terdiam mencerna kata-kata anak sulungnya.


Dari tadi menunggu hingga waktu sudah hampir sore membuat kelaurga Qolayuby semakin gelisah.


"Gak bisa pernikahan ini harus tetap berjalan malu sama tamu undangan yang udah pada hadir apalagi kalau nenek kalian tau pernikahan nya batal pasti akan ngamuk kalian kan tau gimana nenek kalian"ucap bunda Fatimah dengan nada kewatir.


"Terus sekarang gimana? "tanya Farhan" jam segini tapi belum ada tanda-tanda pengantin peria nya datang dan pihak keluarganya pun sama gak ada kabar bak di telan bumi tak ada yang tau"sergah Farhan lagi.


"Gimana kalau calon pengantinnya di ganti" usul Zam-zam membuat sang Bunda dan Farhan melotot tajam yang di tatap Cuma tersenyum kikuk.


" Buk… "

__ADS_1


"Jangan ngaco Bang "Farhan memukul lengan Zam-zam.


"Terus gimana tak ada cara lain" ucap Zam-zam sambil meninggikan kedua bahunya.


Sausana jadi hening dengan pikirannya masing-masing.


" Vunda setuju....."ucap bunda Fatimah dingin membuat Adik-kaka itu melotot tak percaya, dengan apa yang mereka dengar dari mulut bundanya.


"Bun ..."ucap Farhan bingung.


" Iya nak bunda setuju usul abangmu tak ada cara lain"


"Gimana kalu keluarga Fauzi tiba-tiba datang bun "membuat bunda Fatimah bungkam. seketika jadi muram cairan bening meluncur tampa pamit.


"Itu akan jadi urusan Bunda yang penting sekarang kita tak boleh mengecewakan keluarga ayah kalian dan para tamu"ucap bunda Fatimah sudah bulat dengan keputusannya.


"Kalu begitu siapa orang yang akan menggantikan Fauzi bun "senggah Zam-zam.


"Bunda tau siapa orang nya yang terpenting sekarang kita kasih tau Rahma dulu "ujar bunda Fatimah langsung pergi ke kamar Rahma,sedangkan Farhan pergi mencari penghulu.


Di dalam kamar seorang gadis cantik berbalut kebaya bak bidadari seharusnya memancarkan cahaya kebahagiaan tapi ini malah sebaliknya.hanya ada tangisan yang terdengar Siapa saja yang mendengar pasti akan mesara sangat terenyuh.


"Hikk..hik… gimana Din apa ada kabar ?"tanya Rahma dengan sendu kepada sahabat nya kedua matnya sudah bengkak dengan air mata. Dinda berjalan menghampiri sahabatnya dan merangkul menenangkan bahwa semua baik-baik saja dengan muka Dinda yang sulit di artikan tangannya mengepal erat.


Miris bukan seharusnya hari ini hari bahagia,sepasang pengantin baru tapi ini malah sebaliknya hanya penantian yang dari tadi tapi yang dinanti tak kunjung datang.


Apa yang sedang Allah tunjukan ! menguji hamba-hambanya kah? atau ini rahasia yang istimewah yang berusaha Allah tunjukan tidak ada yang tau! karna Allah berkuasa atas segalanya yang harus kita yakini adalah berhusnudzon.


.


_____


sudah membacanya.... he.. he...


jangan lupa like


komen

__ADS_1


vote ya


terimakasih*....


__ADS_2