
Kota Giok Biru.
Hari dimana acara pemilihan murid Sekte telah tiba. Kota Giok Biru terutama Arena Colosseum telah dipadati oleh orang-orang. Tidak hanya para peserta, tetapi yang lain ikut memeriahkan suasana disana.
Ribuan peserta yang telah mendaftar sangat lah beragam, kalangan manapun boleh mengikuti. Tetapi hanya 50 orang saja yang akan diterima menjadi murid Sekte Bunga Api.
Tidak ada yang berani protes dengan kebijakan yang dibuat pihak Sekte. Semua orang sudah mengetahui siapa Pemimpin Sekte serta kehebatannya.
Semua peserta telah memasuki Arena yang ada didalam Colosseum. Arena itu sendiri sangatlah luas, dengan dikelilingi dinding pembatas transparan yang sangat kuat. Jadi serangan seperti apapun tidak akan berdampak pada para penonton.
Ada satu orang yang berdiri dengan santai ditengah kerumunan peserta itu. Dia adalah Qin Tian.
Disebelah Qin Tian ada Wu Zhu yang sekarang telah memproklamirkan dirinya sebagai saudara Qin Tian, meski itu hanya didalam hatinya saja.
Saat kerumunan itu tengah berbisik-bisik, ada satu alat yang terbang menuju kedalam arena, alat itu sendiri berupa pedang besar dan diatasnya ada dua orang pria paruh baya.
Mereka berdua adalah Pemimpin Sekte Bunga Api dan Tetua Pertama. Qin Jian dan Ming An.
"Semua peserta yang telah hadir disini, saya ucapkan selamat datang kepada kalian. Mungkin semuanya sudah mengetahui tahapan untuk menjadi murid Sekte Bunga Api, tetapi saya akan mengucapkannya sekali lagi, karena ada sedikit perubahan yang akan dilakukan pada peraturan di tahap kedua," ucap Ming An dengan lantang yang membuat kerumunan itu terdiam.
"Tahap pertama kalian harus menahan aura tekanan yang akan dikeluarkan oleh Pemimpin Sekte Bunga Api, Qin Jian. Pada tahap peraturan nya tetap sama, yaitu tidak boleh menggunakan artefak jenis apapun untuk menahan aura tekanan. Dan hanya akan ada 200 peserta yang berhak untuk maju ketahap berikutnya..."
"... Tahap berikutnya akan saya jelaskan lagi setelah tahap pertama selesai."
"Baiklah, tahap pertama akan segera dimulai. Segera persiapkan diri kalian," ucapnya lagi, lalu Pemimpin Sekte Bunga Api segera mengeluarkan aura tekanan nya secara bertahap.
Tahapan yang ditetapkan Qin Jian ini memang sangat efektif untuk melihat kegigihan dari calon murid baru Sekte Bunga Api. Maka dari itu dia tidak akan segan-segan untuk mengeluarkan aura tekanan sampai pada puncak ranah Saint hanya untuk melihat apakah calon murid baru ini benar-benar bertekad untuk menjadi murid dari Sekte Bunga Api atau hanya untuk menjadi benalu didalam Sekte.
"Hei lihat, yang memakai baju warna merah, dia adalah jenius dari klan Nan, Nan Rou Aku yakin dia pasti berhasil pada tahap pertama ini," ucap salah seorang penonton.
__ADS_1
"Kau lihat gadis yang ada disebelah sana, dia pasti bisa menjadi murid Sekte, aku yakin itu," ucap temannya sambil menunjuk ke salah satu peserta yang merupakan Putri Ming Mei, cucu dari Kaisar Ming Dao.
"Bahkan cucu Kaisar Ming pun harus mengikuti peraturan untuk menjadi murid di Sekte ini," lanjutnya.
"Jika dia gagal, dia tidak akan pernah bisa untuk menjadi murid, meskipun Ayahnya seorang Kaisar."
"Ya, kau benar. Sekte ini tidak pernah memasukkan para keluarga dari orang-orang yang bahkan sangat berkuasa, seperti Kaisar Ming Dao," ucap yang lainnya.
"Kita lihat saja nanti, apakah Nan Rou dan Putri Ming Mei bisa menjadi murid di Sekte Bunga Api,"
Mereka berdua adalah jenius diantara para jenius yang ada di Benua Tengah ini, jadi tidak ada satupun dari mereka yang tidak mengetahui identitas kedua jenius tersebut.
Setengah jam telah berlalu, hampir setengah peserta telah jatuh tersungkur dengan darah yang telah keluar dari dalam mulut serta pori-pori yang ada ditubuhnya. Tekanan itu terus meningkat setiap detiknya.
Dua jam pun telah berlalu lagi, kini hanya tiga ratusan orang yang masih berdiri, walaupun dengan keadaan yang bisa dianggap tidak baik. Kaki mulai gemetar, batuk darah terus berulang kali terdengar, bahkan ada yang sudah tidak bisa mendengar sekitarnya lagi. Tetapi tekanan itu malah semakin meningkat.
Lalu setelah hanya tersisa dua ratus orang, tekanan itu mulai menghilang.
Hanya dengan sekali melihat, Qin Jian tentu saja mengetahui siapa pemuda itu, namun dia belum mengetahui namanya.
Dia menahan diri untuk tidak meluluskan Qin Tian sekarang, karena dia juga telah menetapkan aturan. Bahwa siapapun yang ingin memasuki Sekte nya, mereka harus menjalani sebuab ujian terlebih dahulu, meski yang ingin masuk merupakan keturunannya sendiri.
Qin Jian larut dalam lamunannya, begitu banyak pertanyaan yang akan ditanyakannya pada Qin Tian, sehingga dia tidak fokus lagi pada tahap kedua dari acara pemilihan murid ini.
Hingga lamunan nya terpaksa berhenti karena suara Ming An.
"Selamat untuk para peserta yang telah berhasil pada tahap pertama ini. Kalian akan diberikan waktu istirahat selama satu jam. Dan yang telah gagal, kalian akan mendapat pil penyembuhan tingkat Hitam agar luka yang kalian derita bisa pulih dalam waktu tujuh hari," ucap Ming An.
Para peserta yang gagal hanya bisa mengutuk diri sendiri karena sangat lemah.
__ADS_1
Sedangkan yang berhasil, mereka juga mendapatkan pil penyembuhan tingkat hitam, tetapi yang mereka dapatkan kualitasnya lebih baik daripada yang gagal.
Mereka juga segera mengkonsumsi pil itu serta memulihkan energi spiritual yang hampir habis.
...• • • • •...
Para peserta yang berhasil pada tahap pertama ini tidak bisa dianggal remeh, karena yang mendaftar disini merupakan pemuda yang belum genap berusia dua puluh tahun. Dengan ranah paling rendah berada di ranah Jalan Surgawi dan yang tertinggi di ranah Raja Surgawi bintang 9.
Hanya dua orang yang melebihi dari mereka semua yang menjadi peserta, dan yang satu nya bahkan lebih kuat dibandingkan Pemimpin Sekte Bunga Api. Dia adalah Qin Tian dan Wu Zhu.
Wu Zhu telah mencapai ranah Kaisar Surgawi bintang 3 berkat arahan yang diberikan Qin Tian selama tiga minggu terakhir.
...• • • • •...
Dikursi penonton.
Para penonton banyak yang bersorak gembira karena keberhasilan dari para peserta yang lolos tahap pertama.
Beberapa juga ada yang kecewa karena keluarga atau kerabatnya gagal ditahap pertama ini. Tetapi tidak ada niat dari mereka untuk meninggalkan Arena Colosseum.
Setelah satu jam, pedang terbang yang membawa dua orang kemudian muncul diatas Arena.
Perlu diketahui jika hanya kultiator yang berada di ranah Saint saja yang dapat terbang bebas di udara, sebenarnya Half Saint pun bisa, tetapi itu terlalu menguras banyak energi hanya untuk terbang di udara.
"Terima kasih telah menunggu. Pada tahap kedua adalah pertarungan. Para peserta yang telah berhasil di tahap pertama harus memilih pasangan nya sendiri untuk menghadapi pasangan yang lain. Dan setiap empat pasangan akan saling berhadapan untuk mendapatkan satu pasang pemenang. Kalian akan diberikan waktu selama setengah jam untuk memilih pasangan kalian sendiri."
Para peserta terlihat sangat sibuk untuk menjadi pasangan dari orang yang terkuat diantara mereka. Tetapi Qin Tian hanya diam saja dengan Wu Zhu yang sedari tahap awal berada disebelahnya.
•••
__ADS_1
Selamat Membaca.