Takdir Sang Pendosa

Takdir Sang Pendosa
75. Token Emas


__ADS_3

Beberapa orang didalam Paviliun Harta keluar dari dalam bangunan, termasuk manajer yang saat itu sedang berada disana.


" Ada apa ini?" tanya Manajer itu kepada penjaga lainnya yang ada diluar.


" Ada seseorang yang ingin menemui Anda karena berniat menambahkan barang di daftar lelang yang akan kita laksanakan, Manajer Wang. Namun, Gao Ren tidak mempercayai ucapannya dan menganggap jika bocah itu hanya membual," ucap penjaga yang melihat dari awal.


" Lalu apa yang dilakukan Gao Ren padanya?"


" Anda bisa melihat sendiri Manajer Wang. Gao Ren memberi pelajaran pada bo–"


" Siapa yang memberi pelajaran?" Qin Tian menyela ucapan orang itu.


Lalu saat debu telah menghilang sepenuhnya, terlihat penjaga yang bernama Gao Ren itu pingsan dengan keadaan tangan yang terlihat membengkok.


Melihat hal itu, penjaga yang bercerita pada Manajer Wang terlihat marah dan berniat melampiaskan amarahnya pada Qin Tian. Namun, Manajer Wang segera menghentikan tindakannya.


" Mengapa kau melukai penjaga Paviliun Harta?" tanya Manajer Wang pada Qin Tian.


" Aku yakin Anda adalah seorang yang pintar Tuan Manajer. Bukankah Anda sudah mengetahui jika penjaga yang Anda miliki ini terlalu eksplosif," jawab Qin Tian santai.


" Jika aku tidak mempunyai sebuah benda yang bisa menarik perhatian kalian, tentu aku tidak akan datang kesini untuk menjualnya," lanjutnya.


" Kesampingkan dulu masalah penjaga itu, jika kau tidak mempunyai benda seperti yang kau katakan, maka kau dalam masalah besar, Nak."


" Tentu, kalau begitu apakah kami bisa masuk kedalam?" tanya Qin Tian dengan senyum tipis.


" Baiklah, sepertinya kau sangat percaya diri dengan benda yang ada padamu," ujar Manajer Wang lalu menuntun Qin Tian dan Qin Zhong untuk memasuki bangunan Paviliun Harta.


" Kalian bereskan kekacauan disini," ucapnya sebelum memasuki pintu bangunan pada penjaga disana.


Saat telah memasuki ruangan Manajer, Qin Tian membuat sebuah penghalang tipis yang berguna untuk meredam suara didalamnya.


Manajer Wang terkejut dengan penguasaan array formasi Qin Tian. Dia mengenal beberapa ahli formasi lain. Namun, semuanya tidak bisa melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Qin Tian saat ini.

__ADS_1


' Sepertinya ucapan bocah ini tadi bukan sekedar omong kosong,' Manajer Wang membatin.


" Kalau begitu, apa yang ingin kau tawarkan pada Paviliun Harta?" tanya Manajer Wang yang bersikap biasa saja didepan Qin Tian.


" Aku ingin menawarkan ini pada kalian," ucap Qin Tian lalu memberikan sebuah botol giok berisikan tiga Pil kelas Surgawi tingkat tinggi.


" Ini hanya Pil kelas Surgawi, lalu apa istimewanya Pil ini?" tanya Manajer Wang yang menilai Pil buatan Qin Tian sama seperti buatan para Alkemis yang bekerja pada Paviliun Harta.


" Itu memang hanya Pil kelas Surgawi, namun dengan kemurnian yang mencapai seratus persen Pil ini dapat disetarakan Pil kelas Dewa tingkat rendah," ucap Qin Tian yang membuat Manajer Wang memeriksa kembali Pil itu.


" Memang benar Pil ini tingkat kemurnian nya seratus persen," gumamnya lirih.


" Lalu apa hanya ini?" tanya nya yang membuat Qin Tian tersenyum kecil, karena umpan yang dia pasang telah berhasil menarik perhatian buruannya.


Tanpa menjawab, Qin Tian mengeluarkan sebuah botol giok yang berisikan Pil Peledak Energi tingkat Dewa kelas tinggi.


Melihat Pil yang dikeluarkan Qin Tian, membuat mata Manajer Wang membulat sempurna. Karena ini pertama kalinya ia melihat Pil kelas Surgawi tingkat tinggi.


" Anda bisa menambahkan Pil ini di daftar lelang yang akan kalian laksanakan nanti."


" Aku tidak punya token untuk memasuki acara lelang," Qin Tian menjawab.


Lalu Manajer Wang segera mengeluarkan Token Emas yang bertuliskan Paviliun Harta, dan memberikannya pada Qin Tian.


" Ambil lah ini agar kau bisa mengikuti acara pelelangan," ujar Manajer Wang.


" Terima kasih, kalau begitu kami berdua akan mengikuti acara lelang nanti," ucap Qin Tian dengan tersenyum kecil.


" Apakah Anda mengetahui penginapan yang dekat dengan bangunan ini?" tanya Qin Tian pada Manajer Wang.


" Penginapan terdekat berada dua ratus meter disebelah kanan dari bangunan ini," jawab Manajer Wang.


" Terima kasih Manajer Wang," sahut Qin Tian.

__ADS_1


Setelah itu, Qin Tian dan Qin Zhong pergi ke penginapan yang di beritahu oleh Manajer Wang.


" Ayah, apakah ada yang Ayah perlukan untuk kultivasi Ayah?" Qin Tian bertanya saat berjalan menuju penginapan.


" Jangan selalu memperhatikan orang lain Tian'er, harusnya kau meningkatkan kultivasi dirimu dulu," jawab Qin Zhong.


Ia selalu melihat anaknya hampir tidak pernah berkultivasi, tetapi selalu memperhatikan orang disekitarnya.


" Ayah bukanlah orang lain," sahut Qin Tian.


" Ya, Ayah tahu itu, tetapi cobalah untuk memahami dirimu sendiri Tian'er, bukankah saat ini tingkat kultivasi Istrimu lebih tingfi darimu," ucap Qin Zhong.


" Dan juga, apakah kau ingin kejadian saat kau memasuki portal dimensi itu terulang lagi. Ingatlah, ini bukan Bintang Biru yang tingkat kultivasi disana sangat rendah," ucapnya lagi mengingatkan.


" Ya itu memang benar, tetapi aku belum menemukan sesuatu yang bisa meningkatkan kekuatanku. Juga, jika aku ingin melakukan nya, yang akan terjadi bukanlah sesuatu yang bagus untuk Planet ini," jawab Qin Tian.


Qin Tian kemudian menjelaskan ia bisa saja berkultivasi disini menggunakan Teknik Budidaya Kosmik Bintang yang ia miliki, namun efek yang ditimbulkan sangatlah besar, sehingga dalam sekejap Planet Lingkar ini akan kehabisan esensi kehidupan nya. Dan hal ini sangatlah dihindari Qin Tian, yang mana akan menimbulkan kekacauan yang ingin dihindarinya.


" Berada di tingkat apa Teknik Budidaya yang kau kultivasikan?" tanya Qin Zhong yang penasaran.


" Entah lah, aku juga tidak tahu Ayah," ucap Qin Tian yang memang tidak mengetahui di tingkat apa Teknik Budidaya Kosmik Bintang miliknya.


Dan jikapun ia mengetahui itu, mungkin ia tidak akan memberitahukan pada yang lain, meskipun itu keluarganya sendiri. Qin Zhong juga memahami hal itu dari jawaban Qin Tian, ia menangkap jika anaknya itu tidak ingin ada yang iri dengan apa yang dimilikinya.


" Lebih baik kita istirahat saja, mungkin akan ada barang yang membuat dirimu tertarik di pelelalngan nanti," ujar Qin Zhong.


Lalu ia melangkah masuk ke penginapan dan memesan satu kamar berukuran besar untuk mereka berdua. Dan juga setelah ia sudah masuk ke kamar, Qin Zhong meminta Qin Tian untuk membawa dirinya ke dunia jiwa karena ia merindukan Istrinya. Qin Tian juga ingin melihat keadaan Xue Diao yang ia tinggalkan bersama dengan Tang Yue Lin.


Setelah kembali melihat Xue Diao, Qin Tian sangat terkejut saat ia merasakan aliran energi spiritual yang berada didalam tubuh Xue Diao. Itu terlihat tenang sekaligus mematikan, dan juga tingkat kultivasi Xue Diao yang sudah mencapai ranah Holy Dao.


' Benar apa yang Ayah katakan, aku terlalu menganggap remeh semua hal,' Qin Tian membatin.


•••

__ADS_1


Terima Kasih.


__ADS_2