Takdir Sang Pendosa

Takdir Sang Pendosa
81. Kebangkitan


__ADS_3

Tepat setelah Qin Tian memberikan Tombak Naga pada Qin Zhong, Tombak Naga seketika berdengung hebat dan lepas dari genggaman tangan Qin Zhong.


Karena suatu alasan khusus, Tombak Naga tidak dapat disimpan kembali kedalam cincin penyimpanan miliknya.


' Aneh, mengapa Tombak Naga menolak untuk memasuki cincin penyimpanan,' Qin Tian membatin heran.


Melihat ekspresi Qin Tian, Yun Lin kemudian menjelaskan lagi beberapa hal tentang Lima Pusaka Legendaris.


" Kelima Pusaka Legendaris tidak akan bisa masuk kedalam cincin penyimpanan, mereka akan terikat dengan jiwa seseorang yang dapat menjalin kontrak dengan Pusaka tersebut. Kemungkinan sebelumnya karena kekuatan Tombak Naga ini belum kembali, jadi kau bisa menyimpannya didalam cincin penyimpanan milikmu, Tian'er," Yun Ling menjelaskan apa yang ia ketahui pada semua orang disana.


" Menarik, kalau begitu Ayah harus menjalin kontrak dengan Tombak Naga ini," ucap Qin Tian dengan penuh semangat.


" Dari pada memikirkan Ayah, mengapa tidak kau saja yang menjalin kontrak dengan Tombak Naga itu, Tian'er," sahut Qin Zhong.


" Aku tidak bisa Ayah, jika aku dengan paksa menjalin kontrak, maka dapat dipastikan Tombak Naga akan lenyap tak bersisa. Setidaknya inilah yang dapat aku pastikan," ucap Qin Tian yang merasa bahwa Pedang Takdir Pendosa yang belum sepenuhnya bangkit akan berontak saat ia menjalin kontrak dengan salah satu Pusaka Legendaris.


" Aku yakin Ayah bisa melakukannya," lanjutnya.


" Baiklah, akan Ayah gunakan seluruh kemampuan Ayah," ucap Qin Zhong dengan tekad yang kuat.


Kemudian, Qin Tian dengan menggunakan energi spiritualnya membawa Tombak Naga ke halaman depan Istana Dunia Jiwa.


Lalu dengan sedikit pengamatan, ia menyimpulkan jika sebenarnya Tombak Naga ini memiliki kemampuan untuk mengakui Tuan-nya sendiri. Dan langkah awal Qin Zhong yang memegang Tombak Naga itu sebelumnya telah mendapat sedikit pengakuan dari Tombak Naga tersebut.


Meskipun tidak seperti Ice Orb yang mempunyai kesadaran, Tombak Naga dapat mencari sendiri seseorang yang dianggap layak untuk menjadi Tuan-nya.


Jika saja tidak ada Pedang Takdir Pendosa yang mengikat jiwa Qin Tian, kemungkinan besar Tombak Naga akan tunduk padanya.


Disisi lain, Qin Zhong juga tidak kalah hebat dari Qin Tian, meskipun dalam hal kultivasi ia lebih rendah dari anaknya, tetapi dari segi penguasaan senjata berbentuk tombak ia melebihi semua yang ada di dunia jiwa. Bahkan, ia sebenarnya selangkah lebih dekat menuju Dao Tombak.


Karena hal inilah, Tombak Naga sebelumnya berdengung keras menandakan ia telah memilih Tuan-nya.


Qin Tian menoleh kebelakang tepat kearah Qin Zhong. " Aku yakin Ayah pasti bisa," ucap Qin Tian dengan senyum tipis.


Qin Zhong yang melihat kepercayaan Qin Tian padanya melangkah maju mendekati Tombak Naga yang tertancap ditanah dengan mata tombak menghadap ke langit.

__ADS_1


Dia sangat tenang saat melihat mata tombak itu, kemudian dengan perlahan tangannya meraih gagang tombak yang mulai berdengung kembali menandakan pengakuan Tombak Naga.


Ukiran Naga yang ada pada gagang tombak terlihat bergerak dengan sendirinya menuju kearah tangan Qin Zhong. Dan saat itu juga telapak tangan Qin Zhong terluka seperti terkena sayatan benda tajam. Darahnya mengalir sampai ke tanah dengan perlahan. Anehnya, Qin Zhong tidak mengalami sakit sedikitpun.


Tangan kiri yang tidak memegang tombak kemudian bergerak dengan sendirinya kearah Mata Tombak, lalu dengan gerakan pasti telapak tangan kiri Qin Zhong menancap di Mata Tombak yang membuat tombak itu menjadi berlumuran darah.


Kejadian ini sangatlah mengerikan, namun tidak ada satupun yang akan menghentikannya. Meskipun Yun Lin sangat ingin menghentikan kejadian ini, tetapi hal itu langsung dicegah oleh Qin Tian. Karena jika Yun Lin melakukannya, bukan tidak mungkin hal itu akan membahayakan nyawa Qin Zhong.


Dua jam kemudian, barulah Qin Zhong dapat menggerakkan badannya lagi seperti semula, namun dia tidak melakukannya.


Lalu, seketika ada cahaya terang yang menyilaukan keluar dari Tombak Naga dan juga siluet Naga yang sangat besar muncul diatas langit dengan sangat gagah.


Siluet Naga itu merupakan bentuk lain dari Tombak Naga. Meskipun tidak memiliki kesadaran, tetapi Tombak Naga memiliki bentuk yang dapat berubah menjadi seekor Naga sesuai dengan perintah sang pemilik.


Naga itu kemudian melesat menuju kearah Qin Zhong. Anehnya, Naga itu seperti masuk kedalam tubuh Qin Zhong dan seketika Tombak Naga juga ikut menghilang dari hadapannya. Luka yang ada di kedua telapak tangannya pun hilang seperti tidak terjadi luka sebelumnya.


Jika diperhatikan lebih teliti, mata Qin Zhong mengalami sedikit perubahan pada pupilnya. Serta, di kedua pergelangan tangannya terdepan gambar Naga yang melingkar.


Hal itu menandakan jika ia telah berhasil menjalin kontrak dengan Tombak Naga, salah satu dari Lima Pusaka Legendaris.


Seketika sebuah tombak muncul dari kehampaan. Ia menggenggam tombak itu sangat erat dan mulai memainkannya dengan gerakan yang sangat indah.


" Aneh, mengapa gerakan Gege tidak seperti biasanya," ucap Yun Ling liriih.


" Apakah ada hal yang aneh Ibu?" tanya Qin Tian.


" Tidak ada, namun gerakan Ayahmu yang memainkan tombak tidak seperti yang biasa ia lakukan," jawabnya pelan.


" Apakah mungkin jika Pusaka Legendaris mampu mewarisi pemiliknya beberapa gerakan atau bahkan teknik bertarung?"


" Bukan tidak mungkin, tapi harus ada beberapa alasan khusus yang bisa membangkitkan kekuatan sejati dari Pusaka dan sang pemilik akan mendapatkan warisan berupa teknik bertarung," jawab Yun Ling.


" Lalu, seperti halnya Ice Orb milik Ibu, Pusaka Legendaris memiliki sifat yang berbeda. Mungkin saja Ayahmu sudah membangkitkan kekuatan sejati Tombak Naga," lanjutnya.


" Akan sangat bagus jika seperti ini," sahut Qin Tian.

__ADS_1


" Ya, tapi jika terlalu kuat. Pemilik Pusaka akan terkena efek negatif dari Pusaka yang dia miliki, dan bukan tidak mungkin jika pemilik Pusaka akan mengalami kematian yang sangat mengenaskan. Itulah yang sedang Ibu khawatirkan sekarang," ujar Yun Ling.


" Tenanglah Ibu, ekspresi Ayah tidak menunjukkan jika Ayah sedang mengalami kesulitan yang berarti," Qin Tian mencoba menenangkan Yun Ling yang mulai sedikit gelisah.


Swoosshh..


Angin bertiup kencang saat Qin Zhong mengayunkan tombaknya. Dan mengakhiri permainan tombak yang ia tunjukkan.


Qin Zhong melihat kearah tiga orang yang sedang menunggunya dari jarak yang tidak terlalu jauh. Ia tersenyum hangat melihat Istri, Anak serta Menantunya disana.


" Selamat Ayah," ucap Qin Tian dan Tang Yue Lin bersamaan.


Qin Zhong mengangguk mendengar ucapan selamat dari mereka berdua, lalu ia mendekat kearah Yun Ling yang masih diam tak bergeming di posisinya.


" Kebangkitan," gumam Qin Zhong yang membuat Yun Ling tersentak.


" Ja–jadi Gege sudah..."


Ucapannya terhenti saat melihat anggukan kepala dari Qin Zhong. Itu adalah sesuatu yang sangat mengejutkan dirinya.


Setiap orang yang memiliki Pusaka Legendaris akan menjalani beberapa fase yang menentukan kelayakannya.


Fase pertama adalah Kelayakan, kemudian Kelahiran, Kematian dan yang terakhir adalah Kebangkitan.


Yun Ling yang sudah diakui bahkan ditunggu-tunggu oleh kesadaran Ice Orb saja hanya berada di fase kedua yaitu Kelahiran, dan potensinya di masa depan sudah tergolong tak terbatas.


Dan sekarang ia mendengar sendiri dari suaminya, yang mendapatkan fase Kebangkitan dari Pusaka Legendaris, ini menandakan jika Suaminya adalag seorang yang sangat ditunggu-tunggu keberadaannya oleh Pusaka Legendaris.


Tetapi disisi lain, potensi Qin Zhong akan membuat surga menjadi iri dan Neraka menjadi murka yang membuat ia akan mengalami kesulitan saat menjalani Kesengsaraan Petir.


Namun, jika ia tetap berada disisi Qin Tian, Kesengsaraan Kaisar Petir pun akan tunduk dihadapannya. Hal itu tidak diketahui oleh semua orang bahkan Qin Tian sekalipun.


•••


Terima Kasih.

__ADS_1


__ADS_2