Takdir Sang Pendosa

Takdir Sang Pendosa
87. Makam Para Raja


__ADS_3

Meskipun jaraknya sangat dekat, dengan tekanan sepeti itu, Qin Tian kembali merasakan perasaan yang sangat ia inginkan di kehidupan kedua ini. Tanpa sadar, Qin Tian tersenyum saat berada didalam tekanan itu.


" Sungguh seperti yang sudah diramalkan oleh Tuan," ucap Fang Ren saat memperhatikan tingkah Qin Tian.


Kakinya saat ini sudah berada di tangga ke sepuluh, tubuhnya sudah berlumuran darah namun tekadnya masih membara. Saat akan melangkah sekali lagi, Qin Tian terjatuh.


Meskipun dalam keadaan yang sangat memprihatinkan, senyuman diwajahnya tidak hilang.


" Jangan harap tekanan seperti ini bisa menghambatku," gumam Qin Tian.


Kemudian dengan seluruh tenaga yang ia miliki, ia melangkahkan kakinya ke tangga terakhir didepan pintu rumah tua.


Secara mengejutkan, semua luka yang ia derita saat menaiki tangga hilang tanpa bekas seperti tidak pernah ada.


Lalu, pintu rumah itu terbuka dengan sendirinya. Ada aura mencekam keluar dari dalam rumah itu, namun disaat yang sama juga ada sebuah aura nyaman.


Qin Tian tidak dapat menahan tawanya saat merasakan hal tersebut. Ia baru memahami, isi rumah itu merupakan sebuah makam yang terdapat sebuah kalung diatasnya, dan ada sebuah lubang berbentuk kunci didekat kalung itu.


Namun, yang membuat ia tertawa sebenarnya adalah kalung tersebut. Yang mana dijelaskan di dalam Pengetahuan Tiga Alam, kalung tersebut adalah Kalung Sheng Yu Si yang merupakan sebuah Artefak diatas tingkat Kuno yang melambangkan Kehidupan dan Kematian.


Siapapun yang dapat membuat kontrak dengan Kalung Sheng Yu Si, maka dirinya dapat memasuki Alam Surga dan Alam Neraka dengan bebas. Bahkan menurut rumor yang beredar, Kalung Sheng Yu Si juga dapat merusak jalur reinkarnasi seseorang dan bisa menghidupkan kembali seseorang yang telah lama mati.


Qin Tian menganggap hal itu sebelumnya merupakan sebuah lelucon yang sangat menyedihkan, maka dari itu ia tertawa dengan sangat lantang. Selama ini ia merasa dibodohi oleh dunia.


Namun, tawanya terpaksa berhenti saat sebuah roh muncul dihadapannya.


" Aku tidak mengerti apa yang kau tertawakan anak muda," ucap roh itu.


" Tidak perlu tahu. Apakah kau pemilik kalung itu sebelumnya," sahut Qin Tian dengan wajah datar.

__ADS_1


" Iya dan tidak," jawabnya pelan.


" Apakah kau tidak bisa sepenuhnya menguasai kalung itu. Atau, kalung itu menolakmu saat proses pembuatan kontrak jiwa?" tanya Qin Tian.


" Mengejutkan, ternyata kau mengetahui hal ini dengan sangat benar. Bahkan para penjaga makam ini tidak ada yang mengetahui rahasia besarku selama ini," jawab roh tersebut dengan tenang. Padahal, ia sangat terkejut, seorang pria muda dapat mengetahui hal yang hanya diketahui oleh dirinya sendiri.


" Lalu, apakah hanya ini yang kau berikan pada seorang yang dianggap sebagai Sang Pewaris?" tanya Qun Tian.


" Tentu bukan hanya ini, tetapi untuk mendapatkan yang lain diperlukan kalung ini sebagai kunci untuk membuka semua harta," jawabnya pelan. Meskipun pelan, ucapannya sangat jelas terdengar di telinga Qin Tian.


" Apa yang akan terjadi jika aku gagal dalam proses pembuatan kontrak jiwa pada Kalung Sheng Yu Si ini," ucap Qin Tian bertanya lagi.


" Tidak akan ada hal buruk yang terjadi. Kau hanya akan dipaksa kembali ke tempat semula tanpa mendapatkan sedikutpun manfaat dari tempat ini," jawab roh tersebut.


Qin Tian mengangguk kecil, kemudian ia melangkahkan kakinya ke tempat Kalung Sheng Yu Si diletakkan.


Kejadian tak terduga muncul kembali, Kalung Sheng Yu Si bergetar hebat, bahkan getarannya hampir mencapai semua area di Makam Para Raja.


Sejatinya, Kalung Sheng Yu Si merupakan Artefak yang setara dengan Jarum Surgawi dan Rantai Neraka. Bahkan mungkin lebih tinggi dari kedua Artefak tersebut, dengan syarat Kalung itu berada di tangan orang yang tepat.


Dan kali ini, reaksi tak terduga Kalung Sheng Yu Si adalah yang pertama kali terjadi. Bahkan roh itu sempat bergetar menahan kegembiraan yang tidak pernah ia rasakan semasa ia hidup di Dunia yang Fana.


" Ini seperti yang dituliskan dalam ramalan kuno," gumam roh itu.


" Keberadaanku hanya akan mengganggu proses pembuatan kontrak jiwa. Lebih baik aku menunggu dia diluar bersama dengan penjaga makam," gumamnya lagi sambil melihat kearah penjaga makam yang masih berdiri didepan rumah tempat Kalung Sheng Yu Si berada.


Sesuatu didalam tubuh Qin Tian memancarkan aura ketertarikan saat ia mulai fokus pada Kalung Sheng Yu Si. Itu tidak lain adalah Qi Kekacauan Primordial.


Belum sempat tangannya menyentuh kalung tersebut, kalung itu melayang dengan sendirinya dan langsung terpasang secara otomatis di leher Qin Tian.

__ADS_1


Celah dimensi Makam Para Raja bergetar hebat. Namun bukan kerusakan yang terjadi, melainkan tumbuhnya berbagai jenis pohon serta aura disana menjadi lebih padat dari sebelumnya. Bahkan, kabut yang mengelilingi rumah tua itu perlahan memudar.


" Kau sepertinya mengenal siapa Tuan-mu," gumam Qin Tian melirik kearah Kalung Sheng Yu Si.


Lalu, berbagai ingatan muncul di kepala Qin Tian hingga menyebabkan ia berkeringat sangat deras. Tetapi, ia sama sekali tidak berteriak. Karena, jiwa nya saat ini sangatlah kuat.


Karena banyaknya ingatan yang memasuki kepalanya, Qin Tian mencoba mencerna apa saja yang ia anggap itu penting atau menarik untuk dilihat, dan membuang ingatan yang tidak terlalu penting baginya.


Lebih dari setengah jam berlalu, kemudian Qin Tian keluar dari rumah itu dengan raut wajah yang biasa-biasa saja. Seperti memperlihatkan benda yang sebelumnya ia dapatkan tidak terlalu menarik.


" Setelah ini, lalu apa yang ingin kau lakukan," ucapnya pada Fang Ren si penjaga makam.


" Tidak ada Tuan, mungkin setelah Tuan keluar dari tempat ini, keberadaanku akan musnah bersamaan dengan tempat ini," sahut Fang Ren.


Qin Tian hanya mengangguk kecil, ia tentu tidak berniat untuk membawa Fang Ren bersamanya.


Lalu matanya beralih pada pemilik Kalung Sheng Yu Si sebelumnya, kesempatan seperti ini tidak akan terulang lagi. Jadi, sebisa mungkin Qin Tian akan meraup keuntungan sebanyak-banyaknya dari Makam Para Raja yang belum tentu ia masuki lagi.


" Aku tahu apa yang ingin kau katakan. Kau berhak atas semua harta yang ada di Makam Para Raja ini," ucap roh itu yang telah mengetahui keinginan Qin Tian.


" Lalu dimana semua harta berharga selama ini kau simpan?" tanya Qin Tian.


" Apakah kau melihat makam yang ada didalam rumah tadi? Jika iya, maka kau harus menemukan kunci untuk membukanya terlebih dahulu. Dan kau akan menemukan semua harta yang berharga tersimpan disana," jawabnya.


" Dan juga, Fang Ren akan mengumpulkan semua harta berharga di seluruh area Makam Para Raja untukmu," lanjutnya lagi.


Lalu tanpa menjawab, Qin Tian berbalik menuju ke rumah itu lagi. Dan ia melihat ada sebuah lubang kunci yang sangat aneh.


•••

__ADS_1


Terima Kasih.


__ADS_2