Takdir Sang Pendosa

Takdir Sang Pendosa
63. Sisa Jiwa


__ADS_3

Sekte Bunga Api.


Qin Tian saat ini sedang mengumpulkan semua kerabatnya untuk membahas mengenai kepergian dirinya ke Alam yang lebih tinggi.


Tentunya ia menawarkan Qin Jian serta Ming Yifei juga untuk ikut dengannya.


" Apakah Kakek dan Nenek akan ikut pergi denganku?" tanya Qin Tian.


" Jika kami ikut, bagaimana dengan disini?" balas Ming Yifei bertanya.


" Itu tidak masalah Fei'er, kita bisa meninggalkan Sekte ini pada Ming An," ujar Qin Jian.


" Kalau begitu Nenek akan ikut jika Kakek mu juga ikut Tian'er," ucap Ming Yifei.


" Bagaimana Kakek?" tanya Qin Tian memastikan.


" Ya, sepertinya ini sudah waktunya untuk kembali kesana dan mencari keberadaan kedua saudaraku, jadi Kakek juga akan mengikutimu," ucap Qin Jian.


" Baiklah, sudah diputuskan. Kakek segera tunjuk seorang yang bisa menggantikan posisi Kakek disini," ujar Qin Tian.


" Baik," jawabnya mengangguk.


" Lalu, Ayah. Bagaimana dengan misi sebelumnya?" tanya Qin Tian.


" Tenanglah, itu sudah Ayah bereskan," jawab Qin Zhong.


" Misi apa Zhong'er?" tanya Qin Jian.


Qin Zhong menoleh kearah Qin Tian untuk memastikan apakah sudah saatnya memberi tahu Qin Jian mengenai tikus licik yang selama ini bersembunyi dibalik Sekte Bunga Api.


Qin Tian hanya mengangguk menanggapi lirikan mata Qin Zhong.


" Ada salah satu Tetua disini yang menjadi mata-mata musuh sebelumnya Ayah," ungkap Qin Zhong.


" Tapi, aku sudah mengambil tindakan yang akan membongkar semua kejahatannya," lanjutnya dan mulai menjelaskan siapa tikus itu dan apa langkah yang ia ambil untuk menyelesaikan masalah ini tanpa melibatkan banyak pihak.


Dengan semia strategi yang ia miliki, banyak hal yang mulai berubah di Sekte Bunga Api tanpa sepengetahuan Qin Jian. Lalu dengan sedikit trik, ia mulai mengungkapkan satu persatu jejak kejahatan tetua itu.


Qin Jian yang mendengarkan penjelasanan Qin Zhong membuka mulutnya lebar, pasalnya seorang yang dianggap Anak dan Cucu nya sebagai tikus itu ternyata salah satu orang kepercayaan nya di Sekte ini. Ia tidak bisa mempercayai semua ini begitu saja.

__ADS_1


" Aku tahu, Ayah pasti tidak akan mempercayai ini begitu saja. Bagaimana jika Ayah melihat batu memori ini. Ini adalah artefak yang bisa merekam apapun selama itu berada di jangkauan nya dalam jangka waktu tertentu," ujar Qin Zhong memberikan batu memori pemberian Qin Tian pada Qin Jian.


Qin Jian menerima batu itu, dan mulai mengalirkan energi spiritual pada batu itu.


Betapa terkejutnya Qin Jian saat melihat apa yang di tampilkan oleh batu itu, kini ia tidak bisa untuk tidak mempercayai perkataan Qin Zhong.


" Apakah ini nyata!" tanya Qin Jian.


" Benar Ayah. Itulah yang sebenarnya terjadi," ucap Qin Zhong.


" Kalau begitu, terserah apa yang akan Kakek lakukan padanya. Tetapi aku menyarankan agar segera membunuhnya dari pada menjadi duri dalam daging," ucap Qin Tian memberikan saran.


" Dan juga, aku bersama Tang Yue Lin dan Si Kembar akan pergi lebih dulu ke Benua Timur untuk memperbaiki portal disana. Kalian segera menyusul saat masalah disini sudah selesai," lanjutnya.


" Berapa lama waktu yang kau butuhkan untuk memperbaiki portal itu Tian'er?" tanya Qin Zhong.


" Tergantung kerusakan dan mekanisme portal itu Ayah. Mungkin bisa sampai tiga bulan jika kerusakan nya sudah sangat parah," ucap Qin Tian.


" Jika begitu, masih ada waktu untuk mempersiapkan semua yang ada disini," ujar Qin Zhong.


" Kapan kau akan pergi ke Benua Timur Tian'er," tanya Qin Jian.


" Bukankah Kakek ingin aku menyembuhkan Nenek terlebih dahulu," lanjut Qin Tian mengirimkan telepati pada Qin Jian.


Qin Jian hanya mengangguk mendengar ucapan Qin Tian padanya.


Lalu pertemuan mereka di akhiri. Sebelum semua itu berakhir, Qin Tian mengajak Ming Yifei untuk berjalan-jalan berdua dengannya.


Ming Yifei sama sekali tidak curiga dengan ajakan Qin Tian, dan itu membuatnya sangat senang.


" Setelah ini selesai, Kakek harus segera membawa Nenek untuk beristirahat," ucap Qin Tian melalui telepati pada Qin Jian.


Tanpa menunggu reaksi Qin Jian, Qin Tian dan Ming Yifei sudah melangkah pergi dari sana.


Sepanjang perjalanan Qin Tian memeriksa keadaan Ming Yifei yang tampak sangat normal jika dilihat dari luar. Namun, jika diperhatikan lebih lanjut, ada suatu kesadaran lain yang tersembunyi yang menyelimuti jiwa Ming Yifei.


Melihat hal itu, Qin Tian terlihat sangat senang. Sumber daya jiwa seperti itu sangatlah susah untuk ditemukan, dan sekarang Qin Tian menemukannya, meskipun tidak akan bisa menaikkan kultivasi nya, setidaknya ia bisa meningkatkan sedikit lagi kekuatan jiwa nya.


Setelah mereka berdua sampai di Taman Bunga belakang Sekte, Qin Tian langsung membuat Ming Yifei tidak sadarkan diri.

__ADS_1


" Bukankah tidak sopan untuk mengikuti orang lain yang bukan tubuh aslimu," ucap Qin Tian pada Ming Yifei yang sudah tidak sadarkan diri.


Namun bukan Ming Yifei yang diajaknya berbicara, melainkan kesadaran yang seperti parasit itu.


" Sepertinya hanya kau yang bisa melihat keberadaan diriku," jawab kesadaran itu yang terlihat keluar secara perlahan dari tubuh Ming Yifei.


" Katakan, makhluk apa sebenarnya kau?" tanya Qin Tian.


" Aku bukanlah makhluk," ucapnya.


" Apa tujuanmu? Jawabanmu akan menentukan nasibmu setelah ini," ucap Qin Tian.


" Tujuan ya, aku tidak punya," ucap kesadaran itu sedikit membingungkan.


" Lalu, mengapa kau berdiam diri seperti parasit ditubuh Nenek ku?"


" Aku hanya menunggu waktu yang tepat," ucapnya.


" Waktu yang tepat? Apakah kau berniat membakar semua jiwa Nenek ku dan mengambil alih tubuhnya?"


" Tidak! Aku tidak akan melakukan hal bodoh seperti itu."


" Bukankah kau mengetahui itu! Jika kau berdiam diri disana lebih lama, maka jiwa Nenek ku sepenuhnya akan menghilang!" ujar Qin Tian dengan nada sedikit di tinggikan.


" Tenanglah, anak muda. Aku akan menceritakan sedikit tentang diriku padamu dan alasan aku menunggu waktu yang tepat untuk keluar dari tubuh orang yang kau sebut Nenek ini," ucapnya.


Setelah itu dia bercerita mengenai mengapa dirinya bisa melekat di tubuh Ming Yifei.


Dia adalah kutukan yang sebelumnya di murnikan oleh Qin Tian. Dirinya dulu hanyalah roh jahat yang dijadikan budak oleh seorang ahli kutukan.


Hingga akhirnya dirinya menggerogoti jiwa Ming Yifei dan menjadi kutukan yang menbuat Ming Yifei sampai tidak sadarkan diri.


Dia sangat berterima kasih karena Qin Tian memurnikan jiwa nya kembali, namun saat ini ia tidak bisa keluar secara paksa dari tubuh Ming Yifei, karena itu akan membuat Ming Yifei mati seketika itu juga.


Itulah mengapa ia menunggu saat-saat Ming Yifei ataupun Qin Tian menyadari keberadaannya, dan meminta mereka berdua mencari benda yang cocok dengan kriteria jiwa nya. Agar Ming Yifei tidak mati saat ia melepaskan diri dari tubuhnya.


Dia juga mengatakan alasan mengapa jiwa Ming Yifei saat ini seperti terbakar, itu karena efek kutukan sebelumnya masih belum menghilang sepenuhnya.


•••

__ADS_1


Terima Kasih.


__ADS_2