
Dunia jiwa.
Qin Tian yang telah melayani permintaan konyol Tang Yue Lin saat ini masih terbaring di ranjang bersama Tang Yue Lin tanpa mengenakan busana.
Ia terlihat kelelahan hanya karena mengikuti apa yang Tang Yue Lin inginkan, namun saat melihat raut wajah bahagia Tang Yue Lin, rasa lelah itu hilang tergantikan dengan rasa puas. Dan saat ini ia pun tertidur lelap.
...• • • • •...
" Apakah kau percaya jika ada kehidupan lain diluar sana, Dion?" tanya seseorang.
" Apa kau ini bodoh? Bagaimana mungkin ada kehidupan lain diluar sana!.." jawab orang lainnya yang dipanggil dengan nama Dion.
" Kan aku hanya bertanya, mengapa kau jadi sensitif seperti wanita," ujar orang itu tersenyum santai.
" Jadi apa pendapatmu? Jika ada kehidupan lain diluar sana? Apakah kau ingin berkesempatan untuk bermigrasi dari Bumi?" tanya orang itu lagi.
Kedua orang itu adalah Qin Tian dan orang kepercayaannya di Kelompok Mafia Anggur Hitam, Joe si Pemalas.
" Mengapa kau jadi konyol seperti ini, Joe? Apakah kau habis menonton film aneh belakangan ini?" ucap Qin Tian dengan nada mengejek.
" Jawab saja pertanyaan ku, jangan berbelit-belit bodoh," balas Joe.
" Jika ada ya.. mungkin aku akan mengajak kalian berenam untuk melihat sendiri apakah yang kau katakan itu merupakan kebenaran," jawab Qin Tian.
" Kalau itu benar?" tanya Joe.
" Mungkin aku akan mengumumkan nama ku sebagai orang terkuat dan jenius di Bumi.. hahaha.." ucap Qin Tian bercanda.
" Aku akan menantikan hal itu," gumam Joe lirih.
" Apa yang kau katakan Joe?" tanya Qin Tian.
" Tidak ada," jawabnya.
" Lalu, bagaimana dengan dirimu sendiri Joe? Apa yang akan kau lakukan?" tanya Qin Tian lagi yang penasaran dengan apa yang akan dilakukan Joe sahabatnya itu.
" Kau sudah bisa menebak apa yang akan aku lakukan Dion."
" Yah, seseorang sepertimu memang selalu melakukan hal yang diluar batas kewajaran manusia biasa."
__ADS_1
" Akan sangat membosankan jika menunggumu nanti," ucap Joe yang membuat Qin Tian bingung dengan maksudnya.
" Aku tidak mengerti," balas Qin Tian.
" Tidak perlu untuk mengerti sekarang, nanti juga kau akan tahu apa yang aku maksud sekarang," ujar Joe.
Setelah itu tidak ada percakapan diantara mereka berdua. Saat ini hanya ada mereka berdua di markas yang telah membesarkan nama Qin Tian sebagai Dionysus sang Dewa Anggur dari kelompok Mafia Anggur Hitam.
" Jadi, apa yang akan kau lakukan setelah ini? Tidak mungkin bukan kau akan berjalan seperti ini terus," ucap Joe yang penasaran dengan tindakan Qin Tian selanjutnya.
" Mungkin aku akan menyerahkan diri. Dan aku minta padamu satu hal saat aku melakukan itu," ucap Qin Tian.
" Ohh, apa itu?"
" Tolong kau cegah mereka berlima untuk tidak mengikuti jalan yang ku inginkan," pinta Qin Tian dengan serius.
" Hey hey.. tidak perlu memasang wajah seserius itu," ucap Joe menanggapi.
" Bisakah aku mempercayakan mereka padamu?" tanya Qin Tian.
" Itu tidak bisa Dion, mereka punya pilihan masing-masing. Tetapi aku akan menjamin bahwa mereka tidak akan mengikutimu untuk menyerahkan diri juga," ujar Joe.
Hanya itu yang bisa Qin Tian ucapkan pada Joe. Lalu dia keluar dari ruangan untuk memikirkan langkah selanjutnya yang akan dia lakukan.
...• • • • •...
" Ternyata hanya mimpi," gumam Qin Tian saat ia terbangun dari tidurnya.
" Apakah dia bisa meramal masa depan? Perkataan nya saat itu sangatlah konyol, tapi saat ini aku percaya pada ucapannya."
" Dan juga aku berkata akan membuat namaku terkenal karena kekuatan dan kejeniusan ku. Mungkin aku bisa memulai itu dari Bintang Biru ini."
Merasakan pergerakan, Tang Yue Lin pun terbangun dari tidurnya.
" Ada apa Gege?" tanya Tang Yue Lin masih dengan mata terpejam.
" Tidak ada apa-apa Lin'er, aku hanya terbangun saja," jawab Qin Tian.
' Pasti akan kulakukan apa yang kukatakan padamu waktu itu, Joe.' batin Qin Tian.
__ADS_1
Qin Tian tidak melanjutkan tidurnya karena saat ini masih banyak hal yang harus ia kerjakan. Dia meninggalkan kamar nya dan pergi ke kebun herbal miliknya.
" Weidu, apakah kau bisa menceritakan sedikit tentang Domain Dewa dan ras Hewan Surgawi lainnya yang kau ketahui?" tanya Qin Tian saat ia sampai di dekat Lang Weidu.
" Tidak banyak yang saya ketahui Tuan, tapi akan saya ceritakan semua yang saya ketahui pada Anda," jawab Lang Weidu.
" Kalau begitu ceritakan," sahut Qin Tian.
Lalu Lang Weidu menceritakan beberapa hal tentang ras Hewan Surgawi dan Domain Dewa.
Domain Dewa merupakan tempat yang sangat kaya akan energi spiritual. Domain Dewa bukanlah satu Planet seperti di Bintang Biru ini, Domain Dewa terbagi menjadi tujuh tingkatan dengan yang paling rendah adalah tingkat tujuh dan yang tertinggi tentu saja tingkat pertama. Tingkatan itu disebut sebagai 'Lapis'.
Yang memimpin Domain Dewa sendiri merupakan Sekte-sekte terkuat di Lapisan masing-masing. Dan tiap Lapisan, bisa terhubung satu sama lain sama halnya seperti setiap Benua yang ada di Bintang Biru.
Rata-rata tingkat kultivasi penduduk asli Domain Dewa yang baru lahir adalah ranah Half Saint. Dan ada beberapa kasus yang menyebutkan bahwa ada seorang bayi yang baru lahir dengan tingkat kultivasi di ranah Monarch.
Dengan itu sudah dapat dipastikan bahwa bayi yang baru lahir tersebut akan menjadi rebutan para Sekte yang berkuasa.
Domain Dewa dihuni oleh berbagai Ras yang menganggap dirinya suci, termasuk manusia. Di sana, Ras Manusia masih mendominasi jumlah, tetapi untuk kekuatan dibanding Ras yang lain, Ras Manusia sedikit lemah.
Namun dari semua hal itu, belum ada pertikaian antar Ras. Karena ada sebuah aturan mutlak dari Pemimpin tertinggi yang ada di Lapisan pertama Domain Dewa.
Tetapi hal itu sangat berbanding terbalik dengan Ras Hewan Surgawi maupun Binatang Monster, mereka diburu untuk dijadikan budak atau untuk meningkatkan kekuatan seseorang. Kebanyakan mereka yang diburu adalah hewan-hewan terusir atau sedang menjalankan misi dari ras masing-masing.
Kebanyakan Ras Hewan Surgawi berada di Lapis ke empat Domain Dewa, disana merupakan surga bagi para hewan buas maupun hewan surgawi lainnya.
Dan di Lapisan ke empat itu, sama sekali tidak cocok untuk di tinggali oleh manusia maupun Ras lainnya selain yang mempunyai garis darah hewan.
Juga, disana ada satu keberadaan yang tidak pernah di usik oleh Pemimpin Lapisan pertama Domain Dewa.
Bangsa Naga, mereka sangatlah misterius dan juga sangat kuat. Karena keberadaan mereka juga, Pemimpin Lapisan pertama Domain Dewa melarang perburuan secara terang-terangan di Lapisan ke empat Domain Dewa.
Ada perjanjian antara Pemimpin Lapisan pertama dan Bangsa Naga yang melarang ras lainnya selain yang memiliki garis darah hewan untuk membuat onar di Lapisan ke empat.
Tetapi, seiring pergantian zaman. Bangsa Naga mulai jarang terlihat sehingga itu berdampak buruk bagi ras hewan lainnya.
Jika bukan karena iklim dan aura disana yang kurang cocok untuk di tinggali oleh manusia, kemungkinan besar ras hewan akan musnah dari Domain Dewa.
•••
__ADS_1
Terima Kasih.