
Alasan Qin Tian tidak berbicara di tempat tadi karena dia tidak ingin seorangpun mengetahui hal ini, termasuk Yun Ling dan juga Tang Yue Lin.
Sekitar lima belas menit kemudian, Qin Tian berhenti dan mendarat di tanah dengan perlahan.
Baru saja mendarat, Qin Zhong langsung membuka suara agar pembicaraan mereka berdua selesai lebih cepat tanpa ada rasa canggung sama sekali.
" Jadi, apa yang ingin kau ketahui, Tian'er?" tanya Qin Zhong.
" Sepertinya Ayah sudah mengetahui maksud dan tujuanku membawa Ayah kesini," jawab Qin Tian.
" Ya, setidaknya biarkan Ayahmu ini basa-basi terlebih dahulu," balas Qin Zhong tersenyum.
Lalu dengan gerakkan sederhana, Qin Tian melambaikan tangannya dan menciptakan dua buat kursi dari elemen es untuk mereka berdua duduki.
" Dari mana kau ingin mengetahui nya?"
" Ceritakan semua, Ayah. Jangan ada satupun yang terlewatkan."
" Baiklah," terdengar helaan nafas berat dari Qin Zhong.
Lalu setelah memantapkan diri, Qin Zhong mulai bercerita tentang ingatan masa lalu yang sudah ia dapatkan kembali. Ingatan itu mengenai kebenaran jati diri Qin Zhong puluhan juta tahun yang lalu.
Qin Zhong merupakan salah satu dari lima leluhur pendiri keluarga Qin yang ada di Benua Surga. Karena tingkat kultivasi Qin Zhong saat itu sudah mencapai puncaknya, ia berencana untuk pergi ke dunia yang lebih tinggi lagi dari Benua Surga, yaitu, Domain Dewa.
Tepat sebelum kepergian Qin Zhong, ia mendapatkan pencerahan yang membuatnya mengurungkan niat untuk pergi ke Domain Dewa. Dan beberapa bisikan lainnya yang menambah rasa keingintahuan Qin Zhong meningkat.
Pencerahan yang didapatkan oleh Qin Zhong adalah hal yang biasa pada saat itu, karena setiap manusia di zaman itu sangatlah kuat. Jadi yang membedakan kekuatan mereka adalah Pencerahan yang mereka dapatkan.
Jadi, pada saat selesai menerima Pencerahan, Qin Zhong mendapat bisikan yang mengatakan bahwa ratusan tahun di masa depan, akan datang sebuah bencana yang sangat mengerikan. Bahkan jika seluruh dunia bersatu untuk melawan bencana itu, maka dapat dipastikan kerugian hanya berada di pihak dunia.
Dan jika Qin Zhong pergi dari Benua Surga saat itu juga, maka bencana itu akan segera datang.
__ADS_1
Di sela keraguannya, Qin Zhong kembali mendapat bisikan.
' Saat bencana itu selesai, kau bisa mencapai puncak dari apa yang kau inginkan. Tetapi, jalan menuju kesana sangatlah berat untukmu saat ini.'
' Kami bisa saja untuk memberikanmu kekuatan mutlak, tetapi hal itu tidak akan sesuai dengan apa yang selalu kau tekankan selama ini pada dirimu dan orang lain.'
' Dan jalan yang harus kau tempuh juga tidaklah panjang, hanya saja akan ada beberapa rintangan dan juga saat kau bertemu dengan ORANG PILIHAN kedua kalinya di dua kehidupan yang berbeda, maka pada saat itu kau telah menyelasaikan tahapan untuk menjadi manusia terkuat selain ORANG PILIHAN.'
Suara itulah yang didengar oleh Qin Zhong pada saat dia masih menjadi leluhur pendiri keluarga Qin.
Dan juga ingatan lainnya adalah saat ia bertemu dengan Yun Ling, walaupun dengan rupa dan nama yang berbeda saat Yun Ling berada di Bumi. Walaupun Qin Zhong belum pernah bertemu dengan Qin Tian saat di Bumi, tetapi ia bisa mengetahui jika Anaknya yang ada di Bumi adalah Qin Tian juga, karena merasakan saat Qin Tian terbangun dari kematian tidak terduga dulu, saat di desa.
Ikatan takdir terus terjalin dengan pertemuan jiwa kedua kalinya Qin Zhong dengan Qin Tian saat mereka berdua. Meskipun hanya merasakan jiwa, bukan menatap secara langsung saat masih di dalam kandungan, tetapi itu di akui oleh makhluk yang memberi bisikan pada Qin Zhong.
Dan kali kedua, saat Qin Zhong selesai menyerap Inti Petir Kekosongan. Saat itu juga Ingatan dirinya di masa lalu kembali.
Dirinya tidak menyangka, jika dua kehidupan miliknya akan mendapat istri dan anak yang sama. Lingkaran takdir yang seharusnya mengikat setiap orang, seolah hanya berputar disekitar mereka saja.
Terlepas dari semua ingatan yang ia dapatkan, ia tidak menerima kembali kekuatan yang dimilikinya dulu saat masih menjadi Leluhur pendiri Keluarga Qin.
" Begitulah, Tian'er," ucap Qin Zhong mengakhiri cerita nya pada Qin Tian.
" Jadi begitu, ternyata Ayah adalah orang yang sangat hebat, bahkan saat tidak memiliki kekuatan di Bumi, Ayah juga sangatlah hebat," ujar Qin Tian dengan mata berkaca-kaca.
Qin Tian tidak menyangka, jika Ayah yang selama ini menjadi sosok yang selalu ia impikan untuk bertatap muka secara langsung kini berada dihadapannya.
" Tetapi, mengapa aku di targetkan oleh orang-orang di Benua Surga untuk dibunuh, bahkan saat aku belum mengetahui tentang adanya kehidupan yang lain selain di Bumi," ujarnya lagi yang membuat Qin Zhong mengernyitkan dahi nya.
" Tunggu dulu, apa maksudnya itu, Tian'er?" tanya Qin Zhong.
" Jadi begini, Ayah."
__ADS_1
Seberkas sinar hijau keluar dari jari telunjuk Qin Tian menuju ke dahi Qin Zhong.
Beberapa saat kemudian, Qin Zhong terkulai lemas saat mengetahui penderitaan yang di alami Qin Tian dulu
" Sepertinya Ayah tahu siapa yang melakukan hal itu," ucapnya dengan gemetar karena menahan kemarahan yang menyelimuti dirinya.
Apa yang di lihat Qin Zhong itu sama persis dengan yang di perlihatkan Qin Tian pada Yun Ling. Walaupun untuk Qin Zhong, ia hanya memperlihatkan lebih sedikit ingatan.
" Siapa mereka Ayah?" tanya Qin Tian yang sudah di selimuti amarah.
" Tahan dulu amarah mu itu, tidak akan berguna jika kau marah disini. Sampai saatnya kita tiba di Benua Surga, kita akan memberikan kejutan untuk orang-orang itu," ucap Qin Zhong dengan senyum tipis yang menakutkan, ia telah menargetkan orang-orang itu untuk dilenyapkan.
Berbagai rencana telah masuk di otaknya, hanya tinggal menunggu waktu eksekusi, dan semuanya akan lenyap.
Akan tetapi Qin Tian berbeda dengan Qin Zhong yang ingin melenyapkan musuh sekali jalan. Qin Tian saat ini sangat ingin mendengarkan teriakan putus asa musuh. Ia sangat ingin menyiksa musuh yang telah membuat penderitaan jangka panjang di hatinya itu, yang sampai saat ini masih membekas dan menjadi tumpuan baginya agar bisa lebih kuat lagi dan lagi.
Jiwa nya tidak akan tenang jika belum menyiksa orang-orang yang menjadi dalang yang selama ini di carinya.
Lalu mereka berdua mengakhiri pembicaraan itu dan kembali agar tidak menimbulkan pertanyaan pada yang lain.
Setelah hampir malam, Qin Tian dan Qin Zhong kembali ke tempat tinggal mereka di dunia jiwa. Mereka berdua membuat Yun Ling sangat ingin mengetahui apa yang keduanya bicarakan karena mereka menghilang sangat lama.
Tapi, Yun Ling tidak menanyakan hal itu pada keduanya. Setidaknya ia tidak akan bertanya untuk saat ini.
...• • • • •...
Keesokan harinya, Qin Tian meminta Si Kembar untuk menjaga kedua orang tuanya, karena hari ini Yun Ling berniat mengambil pusaka yang di katakan Qin Tian kemarin.
Tang Yue Lin akan berdiam sejenak di dunia jiwa, karena Qin Tian mengatakan dia membutuhkan bantuan Tang Yue Lin.
Qin Tian berencana untuk menyatukan dua kekuatan Elemen yang bertolak belakang itu dengan bantuan Tang Yue Lin. Karena saat ia menyatukan kedua Elemen, ia membutuhkan bantuan dari luar yang menjaga array formasi yang akan dibuatnya agar lebih stabil dan tidak membahayakan sekitarnya.
__ADS_1
•••
Selamat Membaca.