Takdir Sang Pendosa

Takdir Sang Pendosa
47. Qin Tian Vs Heian Jin


__ADS_3

Saat sedang memikirkan hal itu, dengan cepat Heian Jin melesat kearah Qin Tian.


" Teknik Kegelapan! Jalan Hampa!" seru Heian Jin yang langsung menyerang Qin Tian.


Swossh...


Secara tiba-tiba muncul sekelebat bayangan hitam pekat yang seperti tongkat memanjang keluar dari tangan Heian Jin menuju ke arah Qin Tian yang sedang melamun.


Bommm... Dhuaarr...


Seketika ledakkan terdengar, mengakibatkan area sekitar yang semula dipenuhi dengan es menjadi padang tandus.


Untungnya Qin Tin sempat mengalirkan energi spiritualnya untuk membentuk sebuah perisai energi transparan.


' Untung saja masih sempat untuk membuat pelindung. Meskipun dia mengalami penurunan basis kultivasi, tapi tetap saja tidak mudah untuk mengalahkannya,' Qin Tian membatin.


Sementara itu.


Jauh dari tempat Qin Tian dan Heian Jin bertarung saat ini. Rombongan Qin Jian dan Kaisar Ming Dao telah sampai di Benua Utara yang sekarang dalam keadaan sangat kacau. Kini mereka semua menyesal tidak langsung mempercayai kata-kata Qin Tian.


Hampir sebagian Benua Utara sekarang sudah menjadi kacau, akibat teknik yang dilepaskan terus menerus oleh Heian Jin. Teknik ini tidak bisa dibatalkan, kecuali pengguna nya mati.


Segera saja Qin Jian dan Kaisar Ming Dao memerintahkan beberapa orang untuk membentuk sebuah kelompok kecil dan pergi ke beberapa Kota serta Desa di sekitar.


Lalu jika masih ada kemungkinan, evakuasi semua orang yang tidak terkena dampak dari efek pencucian otak ini.


Sebenarnya mereka berdua hanya menduga-duga saja mengapa orang-orang itu mengamuk, dan tidak mengetahui dengan pasti Teknik Aura Pencucian Otak yang dilepaskan oleh Heian Jin.


Setiap detik aura kehidupan mereka yang mengamuk perlahan terkikis dan sedikit demi sedikit mulai berangsur menghilang. Sehingga yang mengamuk setelah itu hanyalah wadah kosong seperti boneka hidup.


" Ini buruk. Aura kehidupan mereka sudah sepenuhnya menghilang," ucap Qin Jian yang tidak lagi merasakan aura kehidupan dari setiap orang yang mengamuk.


" Benar Kakak. Lalu bagaimana tindakan kita selanjutnya?" Kaisar Ming Dao bertanya karena dia juga tidak menemukan solusi untuk menolong mereka.


" Tidak ada lagi yang bisa kita lakukan pada mereka. Kita hanya bisa menolong yang tidak terkena dampak saja," ujar Qin Jian.


" Hubungi Hong Zhi, katakan padanya untuk segera menyelamatkan siapapun yang bisa di selamatkan anggota Sekte mereka," sambung Qin Jian kepada Ming An yang langsung di angguki oleh Ming An.


...• • • • •...


Swooshh... Swooshh...

__ADS_1


Heian Jin dan Qin Tian saling beradu setiap detiknya.


Qin Tian yang memang belum mempelajari teknik hanya bisa menggunakan seni beladiri yang dia kuasai saat di Bumi.


Karate, Taekwondo dan teknik lainnya yang hanya menggunakan tangan kosong di tunjukkan Qin Tian, dengan sedikit improvisasi gerakkan itu terlihat sangat indah.


" Teknik apa yang dia gunakan? Terlihat aneh, tetapi mengapa sangat kuat dan juga seperti terstruktur gerakkan nya?" gumam Heian Jin dalam hati.


" Gawat, jika terus seperti ini kejadian dulu bisa terulang lagi," gumamnya lagi lalu melesatkan serangan dari jarak jauh.


Swooshh... Swooshh...


Serangan berbasis Elemen Kegelapan terus dilancarkan oleh Heian Jin. Tetapi Qin Tian seolah tidak terdampak dengan itu semua.


Bahkan Teknik Aura Pencucian Otak yang dimiliki Heian Jin tidak berdampak sedikitpun. Tentu tipe serangan jiwa tidak akan berdampak pada Qin Tian.


" Jika dibiarkan seperti ini, Benua Utara akan menghilang dari peta Bintang Biru," gumam Qin Tian yang merasakan jika serangan kedua nya terus berlanjut, maka dampak yang ditimbulkan akan sangat mengerikan.


Swooshh...


Qin Tian melesat lagi kearah Heian Jin, menyerang dengan seni beladiri yang dia kuasai saat masih di Bumi.


Dua jam kemudian.


" Sangat hebat!.. kau bahkan mampu bertahan selama ini saat bertarung denganku," ucap Heian Jin di sela pertarungan mereka berdua.


" Aku tidak butuh pujian darimu," balas Qin Tian dingin.


" Bukankah pertarungan ini sia-sia. Lebih baik kau bergandengan tangan denganku, lalu kita kuasai seluruh alam semesta ini," ujar Heian Jin.


" Dalam mimpi sekalipun, aku tidak akan pernah menuruti keinginanmu itu."


' Saatnya menggunakan itu,' Qin Tian membatin dan mengeluarkan Seruling Xian Yu.


Dia berniat untuk menggunakan tahap terakhir dari Teknik Pemusnahan.


Heian Jin yang melihat Qin Tian mengeluarkan Seruling Xian Yu merasakan ancaman yang sangat mengerikan.


" Se–seruling Xian Yu!.. dari mana kau mendapatkan Seruling itu!.." teriak Heian Jin dengan mata yang berbinar melihat Seruling Xian Yu.


" Untuk orang yang sebentar lagi akan mati, kau terlalu banyak bicara," balas Qin Tian.

__ADS_1


Lalu dengan sangat terburu-buru Heian Jin melesat dengan semua yang dimilikinya, berharap jika serangan satu ini bisa menumbangkan Qin Tian. Dan dia bisa merebut Artefak Legendaris yang bahkan jika senjata itu muncul di Domain Dewa, akan menjadi rebutan para monster kultivasi disana.


...• • • • •...


" Bagaimana Gege, apakah sudah ada kabar dari Tian'er," tanya Ming Yifei pada Qin Jian.


" Belum ada, kurasa dia sedang bertarung dengan seseorang saat ini. Karena aku merasakan ada dua aura kuat saling beradu kekuatan," ujar Qin Jian.


" Lagi pula, mengapa para tetua di Sekte kita bisa bertindak bodoh seperti itu?" ujar Ming Yifei.


" Aku tidak tahu itu Fei'er. Saat kita kembali aku akan menghukum mereka semua, meskipun saat ini hampir semua dari mereka berjasa besar bagi keselamatan orang-orang di Benua Utara ini," balas Qin Jian yang sedikit marah mengingat kejadian beberapa jam yang lalu.


Apa yang para tetua Sekte itu lakukan bisa berakibat sangat fatal.


" Bagaimana dengan para penduduk yang selamat Dao'er?" tanya Ming Yifei.


" Semuanya yang bisa di selamatkan saat ini dalam keadaan buruk Kakak. Dan beberapa kelompok dari Sekte serta Kekaisaran Benua Tengah sedang bekerja sama dengan Kekaisaran dan Sekte di Benua Utara masih mencari keberadaan penduduk yang lain," ujar Ming Dao.


" Segera siapkan Tabib dan Pil Penyembuh yang bisa digunakan saat ini," titah Qin Jian.


" Baik, Kakak."


Jika ada yang melihat tingkah Kaisar Ming Dao sekarang, pasti mereka mengecap jika Kaisar adalah seorang pengecut yang tunduk pada Pemimpin Sekte.


Tetapi, semuanya sudah mengetahui jika Pemimpin Sekte Bunga Api sangatlah kuat, bahkan lebih kuat dari Kaisar terdahulu Kekaisaran Ming.


...• • • • •...


Pertarungan kedua orang terkuat di Bintang Biru masih terus berlanjut dengan sengit.


Qin Tian belum sempat untuk melancarkan serangan Teknik Pemusnah tahap terakhir. Karena Heian Jin seakan mengetahui niat nya. Oleh karena itu, Qin Tian terus di tekan oleh Heian Jin.


Qin Tian bisa saja menyerang langsung dan mengeluarkan Rantai Neraka yang ada di pergelangan tangannya untuk melindungi dirinya saat menggunakan Teknik Pemusnah. Tetapi alasan Qin Tian belum mengeluarkan Rantai Neraka, karena untuk menghadapi Heian Jin, Rantai Neraka tidak bisa melindunginya.


" Cihh.. Bencana sialan ini sangat merepotkan," gumam Qin Tian.


Lalu kedua nya memulai bentrok lagi secara langsung. Heian Jin dan Qin Tian sama sekali tidak menggunakan pedang atau senjata apapun. Bahkan saat Qin Tian mengetahui niat Heian Jin yang ingin merampas Seruling Xian Yu, dia langsung menyimpan Seruling itu lagi di dalam dunia jiwa nya.


•••


Selamat Membaca.

__ADS_1


__ADS_2