Takdir Sang Pendosa

Takdir Sang Pendosa
45. Bagian Dari Bencana


__ADS_3

Qin Tian yang tidak bisa berkultivasi dengan bebas di Bintang Biru hanya bisa menunggu sambil membuat beberapa Pil yang akan diberikannya pada orang-orang terdekatnya.


Dan jika dia memaksakan diri untuk berkultivasi menggunakan Teknik Kosmik Bintang, bisa dipastikan bahwa Bintang Biru akan menjadi bintang mati, karena energi di inti Bintang Biru akan diserap habis Qin Tian.


Berbeda dengan yang lain, Si Kembar, Tang Yue Lin dan kedua Orang Tua Qin Tian, mereka sedang berlatih di dunia jiwa, untuk meningkatkan kultivasi mereka sampai puncak ranah yang bisa dicapai di Bintang Biru ini.


Sumber daya langka yang tidak diberikan kepada Sekte Bunga Api bertebaran didalam dunia jiwa. Dan juga sampai saat ini Qin Jian serta Ming Yifei belum di beri tahu mengenai keberadaan dunia jiwa Qin Tian.


Qin Tian sangat memilih orang-orang yang dapat di percaya olehnya.


Jika sudah mendapat kepercayaannya, sepanjang hidupnya akan selalu dipenuhi dengan kenikmatan.


" Sudah cukup untuk saat ini. Pil yang kubuat semuanya sudah mencapai kelas Surgawi, dan ada beberapa yang berada di tingkat Dewa."


Pil yang bisa ia buat hanya sampai di tingkat Surgawi, karena beberapa sumber daya yang dierlukan untuk ke tingkat Dewa sangatlah terbatas.


Untuk tingkat Kuno, sumber daya itu sama sekali tidak ada di dalam dunia jiwa miliknya.


" Sepertinya Lin'er akan menerobos lagi," ucap Qin Tian saat merasakan fluktuasi energi di sekitar tempat Tang Yue Lin berada.


" Setelah ini, mungkin lebih baik meningkatkan pemahamannya dalam penguasaan elemen Es," sambung Qin Tian.


Lalu Qin Tian beranjak untuk mendekati Tang Yue Lin, yang akan menerobos ke tahap Puncak di ranah Half Saint.


" Ayah, Ibu, mengapa kalian berhenti?" Qin Tian bertanya saat melihat Ayah dan Ibunya berdiri tidak jauh dari Tang Yue Lin.


" Ayah dan Ibu berhenti karena merasakan fluktuasi energi yang sangat kuat mengelilingi tubuh Lin'er," jawab Qin Jian.


" Apakah ini tidak masalah Tian'er?" Yun Ling bertanya dengan sangat penasaran melihat fluktuasi yang sangat besar mengelilingi Tang Yue Lin.


" Tidak akan terjadi apapun yang akan merugikan Lin'er, Ibu," jawabnya dengan tersenyum.


" Baiklah, Ibu dan Ayah akan kembali berkultivasi," balas Qin Jian.


Qin Tian hanya mengangguk kecil, namun mata nya tidak lepas dari tempat Tang Yue Lin berada.


" Lin'er mendapat pencerahan?" ucap Qin Tian saat melihat proses yang di alami Tang Yue Lin bukan hanya menaikkan tingkat kultivasi nya.

__ADS_1


Dan jika Tang Yue Lin bisa melewati tahap pencerahan itu, tingkat kuktivasi nya akan meningkat sangat cepat, dan tidaj menutup kemungkinan bahwa ia akan bisa melampaui tingkatan yang bisa dicapai di Bintang Biru ini.


" Aku harus menbantu nya," gumam Qin Tian.


Pada dasarnya, jika orang yang mendapat pencerahan dibantu oleh yang lain, hanya kegagalan yang menanti dirinya.


Namun, Qin Tian mengetahui cara untuk membantu proses orang yang sedang mendapat pencerahan, dan itu akan membuat tingkat keberhasilan orang itu menjadi sempurna.


Lalu Qin Tian menembakkan seberkas cahaya hijau yang keluar dari ujung jari nya. Itu merupakan pecahan jiwa yang dimiliki Qin Tian.


Hal itu tidak akan menyebabkan kerusakan pada jiwa Qin Tian, justru itu bisa meningkatkan sedikit kekuatan jiwa nya.


Tidak lama kemudian, Si Kembar mendekati Qin Tian.


" Bos, sepertinya ada yang salah dengan Yue Lin," ucap Tian Chu.


" Iya Bos, jumlah energi ini sangat tidak masuk akal," sambung Tian Zhu.


" Tenanglah, saat ini dia sedang mendapat pencerahan, itulah yang menyebabkan jumlah fluktuasi energi di sekitarnya menjadi tidak normal."


" Ah, jadi seperti itu."


" Kami menemukan titik buntu, Bos," jawab Tian Chu.


" Ya, bisakah kau memberi beberapa saran pada kami, Bos?" balas Tian Zhu.


" Baiklah, dengarkan ini."


Setelah itu Qin Tian menjelaskan kepada mereka mengenai hal yang berkaitan erat dengan menguasai elemen Api. Di mulai dari esensi Api, cara terbentuknya Api hingga seberapa panas suhu yang bisa di hasilkan oleh Api itu sendiri.


Sebagai makhluk hidup, manusia memiliki beberapa elemen bawaan, namun hanya mereka yang memiliki kualifikasi khusus yang bisa membangkitkan esensi sejati dari elemen itu.


Elemen Api, Air, Tanah, Angin menjadi elemen dasar yang mengikat hukum sekitar dan menjadi elemen paling umum yang bisa dimiliki oleh setiap makhluk hidup.


Akan tetapi, setiap orang hanya mampu menguasai satu sampai dua elemen, jika mereka bisa menguasai lebih dari itu, bisa di pastikan orang itu adalah seorang jenius.


Untuk memperbanyak penguasaan elemen, itu sangat mustahil terjadi, kecuali orang tersebut memang memiliki kecocokan dalam menguasai salah satu elemen tersebut.

__ADS_1


Dan untuk Qin Tian sendiri dia mampu membangkitkan semua elemen yang ada, karena tubuhnya merupakan tubuh khusus dan satu-satu nya yang pernah ada.


Semakin banyak elemen yang di kuasai seseorang, maka semakin banyak juga sumber daya yang diperlukan orang itu untuk meningkatkan kultivasi nya.


Untuk setiap elemen bisa di kembangkan sesuai dengan apa yang di pelajari, dan tidak menutup kemungkinan jika elemen bawaan orang itu akan ber evolusi menjadi tingkatan yang berbeda.


...• • • • •...


Dua Bulan kemudian.


Crack.. Dhuaarr...


" Akhirnya!... Segel sialan ini akhirnya hancur!"


" Hahaha... Dengan ini aku akan menguasai seluruh alam semesta!..."


Orang misterius yang selama ini di penjara itu akhirnya terbebas, dan bencana yang selama ini terkurung telah kembali.


Qin Tian yang ada di Benua Tengah pun dapat merasakan hal tersebut. Dengan ini dia mengumpulkan semua petinggi Sekte Bunga Api dan juga Kekaisaran Ming.


" Ada apa, Tian'er? Mengapa kau terlihat sangat terburu-buru?" Qin Jian tidak bisa menahan rasa penasarannya, karena raut wajah Qin Tian sekarang menunjukkan dia sangat terburu-buru untuk melakukan sesuatu.


" Ini berkaitan dengan firasat yang kukatakan beberapa bulan yang lalu, Kakek."


" Dan untuk kalian semua, kuharap bisa menenangkan penduduk, dan juga jika bisa kalian segera evakuasi sebanyak mungkin manusia yang ada di Benua Utara. Apa yang menanti disana adalah sebuah bencana berjalan yang akan melenyapkan setiap makhluk hidup," ujar Qin Tian tanpa menutup-tutupi apa yang ia ketahui.


" Bagaimana bisa ada yang seperti Tuan Muda katakan? Ini terdengar sangat tidak masuk akal bagi kami," ucap seorang tetua Sekte Bunga Api.


" Jika kalian tidak percaya dengan kata-kata ku ini, maka kalian berhak untuk pergi dari tempat ini sekarang," ucapnya dingin.


" Satu hal yang perlu kalian ketahui, peningkatan setiap orang yang menjadi anggota dari Aliansi Aliran Hitam adalah perbuatan orang ini."


" Kakek, Kakek Ming, kuharap kalian tidak menganggap remeh perkataanku ini," sambungnya yang membuat semua orang yang ada disana terdiam.


Lalu Qin Tian pergi dari sana sendirian. Ayah, Ibu Tang Yue Lin serta Si Kembar masih berlatih di dunia jiwa, jadi Qin Tian tidak perlu mengabarkan pada mereka mengenai kejadian ini.


•••

__ADS_1


Selamat Membaca.


__ADS_2