
Merea telah sampai di ruang kultivasi khusus milik Paviliun Harta. Dan juga Qin Tian meminta Manajer Wang untuk membiarkan mereka disana tanpa gangguan siapapun selama satu minggu. Manajer Wang tentu saja menyanggupi permintaan kecil Qin Tian dengan sangat sopan. Hal ini membuat Qin Zhong merasa bahwa Manajer Wang terlalu berlebihan dalam sikap yang ditunjukkannya.
" Apa kau merasa ada yang aneh dalam sikap Manajer Wang?" tanya Qin Zhong.
" Ini hal yang wajar Ayah, bukankah Ayah sendiri sudah bisa menebak hal ini dari awal aku memberikan Pil tingkat Dewa untuk mereka jadikan salah satu barang yang di lelang," ujar Qin Tian menjelaskan.
" Ya, tapi Ayah hanya tidak menyangka jika akan berubah sampai seperti ini sikap Manajer Wang," sahut Qin Zhong.
" Bukankah ini jadi lebih baik, kita bisa mendapat banyak keuntungan dari pihak Paviliun Harta," balas Qin Tian.
" Sepertinya ucapan mu semua nya benar," ucap Qin Zhong lalu diam lagi diruang kultivasi khusus milik Paviliun Harta.
" Aku akan memperbaiki Mata Tombak ini untuk Ayah. Apakah Ayah ingin ikut ke dunia jiwa?" tanya Qin Tian menawarkan.
" Baiklah, sepertinya akan lebih tenang jika berkultivasi di dunia jiwa milikmu," jawab Qin Zhong.
Didalam dunia jiwa, setelah menemui Tang Yue Lin yang sedang memberikan beberapa pengajaran pada Xue Diao, ia lalu menuju ke tempat yang sangat jauh dari Istana Dunia Jiwa miliknya.
Setelah dirasa cukup jauh, Qin Tian mengeluarkan Mata Tombak yang ia dapatkan dari lelang dan sebuah tongkat berwarna perak.
Tongkat perak itu merupakan sebuah senjata tingkat Kuno lainnya yang ia dapatkan di dunia kecil saat masih di Benua Timur.
Karena ia tidak terlalu senang menggunakan senjata seperti tombak atau sejenisnya, akhirnya ia hanya menyimpan tongkat itu didalam cincin penyimpanan miliknya dan bukan ditempatkan diruang harta Istana Dunia Jiwa.
" Sepertinya Mata Tombak yang kubeli memiliki ikatan dengan tongkat perak ini."
Dengan pengendalian Api Pelahap Semesta, ia berhasil meleburkan karat yang hampir menyelimuti Mata Tombak sepenuhnya. Dan proses gila terjadi lagi, ia menggabungkan kedua senjata tingkat tinggi itu hingga menyebabkan riak energi yang saling berbenturan.
Perlahan namun pasti, kedua senjata itu terlihat menyatu dengan ditandai petir-petir ke emasan yang menyambar dilangit dunia jiwa.
__ADS_1
Awan tebal dan gelap berkumpul dengan percikan petir didalamnya. Menandakan kelahiran senjata yang mampu mengguncang Dunia.
Qin Tian mengangkat tinggi-tinggi tombak yang sepenuhnya sudah menyatu, pertanda bahwa ia menantang langit dengan tombak ciptaannya. Meskipun itu tidak sepenuhnya diciptakan oleh dirinya.
Hal yang sama terjadi juga di langit dunia jiwa. Siluet Naga emas muncul dan turun ke arah tombak dengan kecepatan yang sangat gila. Seakan tidak merestui terlahirnya senjata mematikan, siluet Naga emas itupun menyambar dengan kerusakan yang sangat parah.
Kawah yang sangat lebar tercipta, Qin Tian berdiri di pusat kawah dengan sangat tenang. Bahkan pakaian yang ia kenakan sedikitpun tidak memiliki kerusakan.
" Tombak Naga," gumam Qin Tian mengucapkan sebuah nama saat melihat tombak yang sedang ia pegang.
" Dengan ini, Ayah bisa meningkatkan potensi nya melebihi batas kewajaran umat manusia," ujar Qin Tian yang terlihat sangan senang.
Lalu ia melesat lagi menuju ke Istana Dunia Jiwa untuk memberikan Tombak Naga pada Qin Zhong. Sesampainya disana, ia disambut dua wanita cantik yang merupakan Yun Ling dan Tang Yue Lin.
" Ibu mendengar ada suara petir yang sangat keras di kejauhan. Apakah kau mengetahui apa penyebabnya Tian'er?" tanya Yun Ling dengan wajah yang terlihat sangat penasaran.
" Baiklah," sahut Yun Ling mengangguk dan tidak bertanya lebih banyak lagi.
Saat berada didalam, Qin Tian langsung menuju ke arah tempat Qin Zhong sedang berkultivasi. Karena merasa beberapa aura mendekatinya, Qin Zhong pun menyudahi kultivasinya.
Ia bangkit dari posisi duduk dengan sikap lotus, lalu keluar ruang kultivasi untuk menemui orang yang mendekatinya.
" Ada apa Tian'er?" tanya Qin Zhong saat baru saja keluar dari ruangan.
" Aku hanya ingin memberikan ini Ayah," jawab Qin Tian sambil mengeluarkan Tombak Naga.
Perlu diketahui jika Tongkat Perak dan Mata Tombak yang sudah menyatu itu tampilannya sekarang sangat berbeda dibandingkan saat belum menyatu.
Kini hanya terlihat sebuah tombak perak dengan ujung runcing serta di sepanjang tombak terdapat ukiran berbentuk naga, serta ujung runcing dangan dua mata yang terlihat sangat tajam.
__ADS_1
Aura yang sangat kuat memancar keluar dari tombak tersebut. Aura nya bahkan lebih kuat dari senjata Kuno tingkat tinggi manapun.
Tentu saja karena tombak itu telah melebihi batas dari tingkat Kuno. Dan fakta yang lebih mengejutkan adalah, senjata itu sebenarnya adalah satu kesatuan dan juga senjata itu merupakan salah satu dari lima pusaka yang menjadi saksi bisu saat dunia tercipta, sama seperti Ice Orb milik Yun Ling.
Karena keberuntungan yang sangat tinggi, Qin Tian dapat menemukan pusaka yang telah memecahkan diri menjadi dua bagian dan terpisah jarak miliaran mil jauhnya. Tetapi, hal itu tidak diketahui oleh Qin Tian.
" Ti–tidak mungkin!.." teriak Yun Ling dengan tubuh gemetar.
" Kenapa Ibu?" tanya Qin Tian berbalik menuju Yun Ling yang terkejut karena kemunculan salah satu dari lima pusaka yang sangat luar biasa kuatnya.
" Dari mana kau mendapatkan tombak itu Tian'er?" tanya Yun Ling yang sudah dapat menguasai dirinya.
" Tombak inilah yang menyebabkan suara keras serta guncangan beberapa saat yang lalu Ibu, apakah Ibu mengetahui tentang tombak ini?" Qin Tian balik bertanya saat melihat ekspresi Yun Ling.
" Tombak itu adalah Tombak Naga yang merupakan salah satu dari Lima Pusaka yang tercipta saat Dunia ini tercipta," jawab Yun Ling yang membuat Qin Tian, Qin Zhong serta Tang Yue Lin menjadi sangat terkejut.
Melihat ekspresi mereka semua, Yun Ling menceritakan lebih banyak lagi tentang Lima Pusaka, namun ia juga tidak mengetahui ketiga pusaka lainnya sebelum melihat secara langsung seperti saat ini.
Hal itu dikarenakan ada sebuah segel yang memaksa pengguna pusaka tidak akan mengetahui jenis serta nama pusaka lainnya sebelum melihat secara langsung.
' Padahal aku menamainya dengan sembarang, tidak kusangka jika namanya sama seperti yang kupikirkan,' Qin Tian membatin.
Ia tidak terlalu perduli jika Tombak Naga yang merupakan salah satu pusaka terhebat di dunia, yang ia pikirkan adalah apakah Ayahnya bisa menjalin kontrak dengan tombak ini.
Keahlian Ayahnya adalah pengguna tombak, jadi akan sangat tinggi kekuatannya saat berhasil menjalin kontrak dengan salah satu pusaka itu, seperti Ibunya, Yun Ling.
•••
Terima Kasih.
__ADS_1