Takdir Sang Pendosa

Takdir Sang Pendosa
39. Janji Setia


__ADS_3

Qin Tian dan Tang Yue Lin baru kembali Sekte Bunga Api saat matahari hampir terbenam sepenuhnya.


Yun Ling dan Ann Meiling yang melihat mereka berdua kembali dengan wajah sumringah Qin Tian disertai wajah malu-malu Tang Yue Lin langsung mengetahui apa yang baru saja terjadi pada mereka.


Kedua wanita yang merupakan Ibu mereka itu tidak marah, bahkan mereka mendesak Qin Tian dan Tang Yue Lin untuk segera memberikan mereka berdua cucu, agar hidup mereka terasa lebih lengkap.


Hal itu membuat Tang Yue Lin menjadi lebih malu lagi saat mereka berdua mengetahui apa yang baru saja dilakukannya bersama Qin Tian.


Ia tidak menyanggah, juga tidak menjawab perkataan kedua wanita itu.


Kurang dari tujuh hari lagi, acara pernikahan Qin Tian dan Tang Yue Lin akan dilaksanakan. Banyak yang di undang pada acara kali ini, namun dari semua yang mereka undang, tidak ada satupun dari kalangan biasa.


Dan bisa di prediksi jika pada saat acara itu dilangsungkan, akan ada saja orang-orang bodoh yang tidak bisa menempatkan situasi, mereka hanya menuruti nafsu saja.


...• • • • •...


Enam hari kemudian.


Kawasan Sekte Bunga Api kini sudah berubah total, disana terdapat banyak hiasan khas pernikahan yang hampir didominasi dengan warna merah.


Hidangan super mewah dapat ditemui di berbagai meja yang ada disana. Bahkan arak dengan kualitas terbaik juga menjadi salah satu daya tarik bagi para tamu yang datang.


Para tamu dari berbagai Kekaisaran serta Sekte mulai berdatangan, diselingi rumor buruk tentang Kaisar Tang Yin, Qin Tian dan Tang Yue Lin. Tapi, untuk Tang Yue Lin itu adalah kasus yang berbeda.


Mereka mengatakan jika Kaisar Tang Yin hanya menjadikan Tang Yue Lin sebagai bahan pertukaran agar Kekaisaran Tang miliknya mendapatkan perlindungan dengan menjadikan Tang Yue Lin sebagai menantu di Sekte Bunga Api.


Dan Qin Tian yang dianggap tidak bisa berkultivasi karena tidak terasa sedikitpun aura kultivasi memancar di tubuhnya, oleh sebab itu juga selama ini Pemimpin Sekte Bunga Api tidak menunjukkan keberadaan anak dari Qin Zhong tersebut.


Mereka melakukan itu tentu karena sudah mengetahui jika yang akan menjadi pengantin wanita adalah kecantikan nomor satu di Benua Timur, bahkan mungkin di Lima Benua.


Semua rumor negatif itu tidak lepas dari pendengaran Qin Tian. Bahkan jika mereka berbisik sekalipun, Qin Tian masih dapat mendengar dengan jelas apa yang mereka katakan.


Rumor mengenai Tang Yue Lin bukanlah sekedar rumor belaka, karena sejak Tang Yue Lin berusia sepuluh tahun, kecantikannya sudah terpancar. Dan saat itu, banyak sekali bangsawan yang datang ke Kekaisaran Tang dengan niat untuk menjodohkan anak mereka dengan Tang Yue Lin.


Namun hal itu dengan tegas ditolak oleh Ann Meiling.


Karena hal inilah Kaisar Tang Yin di cap sebagai Kaisar yang menjual anaknya.

__ADS_1


Ini membuat amarah Qin Tian sedikit memuncak, bagaimanapun juga, Tang Yue Lin telah dibesarkan mereka dengan kasih sayang, yang membuat ia merasa marah karena mereka menganggap Tang Yue Lin dijadikan sebagai barang yang bisa ditukar ataupun diperjual belikan.


Tapi, ia menahan semua itu. Setidaknya sampai acara pernikahannya selesai.


Tapi itu beda cerita jika mereka terus dijadikan sebagai bahan gunjingan di antara Bangsawan dari Benua Tengah.


Saat-saat yang telah ditunggu mereka akhirnya telah tiba.


...• • • • •...


Diatas panggung Qin Tian sedang berdiri dengan tenang sambil menunggu kedatangan Tang Yue Lin, ia terlihat sangat gagah saat mengenakan pakaian berwarna merah dengan corak emas, serta jubah yang juga berwarna merah dengan gambar naga berwarna emas terukir dibelakang jubahnya.


" Tuan Muda kita sangat tampan," ucap salah satu murid dalam Sekte Bunga Api.


" Iya, kau benar. Tuan Putri Tang Yue Lin sangat beruntung bisa bersanding dengan pria tampan yang sangat hebat, kuat serta gagah seperti Tuan Muda. Seandainya yang berada di posisi Tuan Putri itu aku," balas wanita lainnya dengan wajah memerah saat membayangkan dirinya yang berada di posisi Tang Yue Lin.


" Itu sangat tidak mungkin. Lebih baik kau segera bangun dari tidurmu itu," ujar pemuda yang berada didekat mereka.


Pembawa acara memanggil pengantin wanita yang menjadi tokoh utama dalam acara ini.


" Pengantin Wanita memasuki Aula!.." ucap pembawa acara itu.


Nampak raut wajah Tang Yue Lin yang terlihat sangat gugup, tapi segera di tenangkan oleh Kaisar Tang Yin.


" Memang sangat pantas untuk Putri Tang Yue Lin mendapatkan gelar sebagai wanita tercantik di Lima Benua ini. Aku jadi merasa iri."


" Bukan cuma dirimu yang merasa iri, mungkin hampir dari semua wanita yang hadir disini akan iri dengan kecantikan Putri Tang Yue Lin."


Mendengar pujian dari sesama wanita, Tang Yue Lin merasa sangat senang sekaligus malu. Tapi dia sangat pandai menutupi semua itu.


Saat telah sampai di atas panggung, Tang Yin melepas genggaman tangannya dari Tang Yue Lin, menyerahkannya pada Qin Tian. Lalu Tang Yin mundur ke belakang dan berdiri disebelah Qin Jian, Ming Dao dan Qin Zhong.


" Pengantin Pria, silahkan ucapkan janji pernikahanmu," ucap pembawa acara itu.


" Aku Qin Tian, dengan ini berjanji kepada Bumi dan Langit serta Surga, untuk selalu membahagiakan serta menyayangi dan nelindungi Istriku dengan segenap jiwa dan ragaku," ucap Qin Tian dengan lantang.


" Pengantin Wanita, silahkan ucapkan janji setia."

__ADS_1


" Aku Tang Yue Lin, dengan ini berjanji akan dengan senang hati menerima segala kelebihan serta kekurangan yang dimiliki Suamiku, serta menjadi istri yang baik dan bisa berguna untuk Suamiku dan selalu siap untuk berada disamping nya sampai nafas terakhirku," ucap Tang Yue Lin.


" Kalau begitu, Pengantin Pria, apakah kau menerima Tang Yue Lin sebagai Istrimu?" tanya pembawa acara.


" Aku menerimanya."


" Pengantin Wanita, apakah kau juga mene–,"


Belum sempat pembawa acara itu menyelesaikan apa yang ingin ditanyakannya, karena terlalu bersemangat Tang Yue Lin telah memotong ucapannya itu.


" Ya, aku juga menerimanya," ucap Tang Yue Lin dengan semangat yang menggebu-gebu.


Sehingga membuat para tamu undangan tersenyum dengan tingkah Tang Yue Lin yang menjadi sedikit agresif itu.


Lalu Qin Tian meraih pundak Tang Yue Lin dan mendekatkan wajahnya ke wajah Tang Yue Lin, lalu ia mencium bibirnya tepat dihadapan semua orang yang hadir. Sehingga semua orang bersorak lalu bertepuk tangan karena pernikahan mereka dinyatakan resmi saat mereka berciuman.


Kakek, serta Ayah mereka yang ada dibelakang langsung mengucapkan kata selamat untuk pernikahan mereka berdua.


Qin Tian dan Tang Yue Lin menghampiri mereka dan memeluk mereka satu persatu, dengan tangis bahagia Tang Yue Lin karena impiannya selama ini telah dikabulkan.


Tak lupa mereka juga memberikan hadiah kepada pasangan pengantin baru itu.


Para tamu yang hadir juga telah dipersilahkan untuk memberikan hadiah mereka kepada pengantin.


Hal ini dijadikan para Bangsawan sebagai ajang untuk unjuk gigi dengan Hadiah yang telah mereka persiapkan.


Tidak ketinggalan ada juga yang secara terang-terangan memperlihatkan wajah tidak suka pada Qin Tian yang telah resmi menjadi Suami Tang Yue Lin.


Jika saja Tang Yue Lin tidak mencegah, pasti pesta pernikahan mereka berdua akan menjadi pesta berdarah.


Tang Yue Lin sangat memahami sifat Qin Tian, tentu ia tidak mau jika dihari bahagia ia dan Qin Tian berubah menjadi suasana yang mencekam.


Untung saja perlakuan para Bangsawan itu cepat ditanggapi Qin Jian, lalu dengan otoritas nya sebagai Pemimpin di Sekte Bunga Api, Qin Jian langsung mengusir para Bangsawan yang berniat mengacaukan pesta pernikahan cucunya itu.


•••


***Note : Maaf jika di bab ini mungkin terkesan membingungkan, karena saya juga tidak mengetahui tata cara prosesi pernikahan dengan gaya Chinese. Dan ini juga saya nyontek dari cerita LDB.

__ADS_1


Selamat Membaca***.


__ADS_2