Takdir Sang Pendosa

Takdir Sang Pendosa
53. Penyatuan Dua Elemen Terkuat


__ADS_3

Setelah semua persiapan sudah dilakukan. Qin Tian mulai membentuk array formasi dengan gerakan tangan yang rumit.


Bantuan Tang Yue Lin dan Lang Weidu sangat diperlukan Qin Tian, karena diantara semua yang dikenalnya, hanya Tang Yue Lin dan Lang Weidu yang bisa mempertahankan array formasi ini, meskipun keduanya bukanlah seorang ahli formasi.


" Apakah Gege yakin dengan ini? Dari yang ku ketahui, tingkat keberhasilan penyatuan Elemen sangatlah kecil," tanya Tang Yue Lin yang masih mengkhawatirkan Qin Tian.


" Tenanglah, meskipun kecil bukan berarti itu tidak bisa berhasil bukan," jawab Qin Tian sangat percaya diri.


" Baiklah, Gege harus selamat dan berhasil," balas Tang Yue Lin.


" Pasti... Aku akan memulai ini, bersiaplah Lin'er, Weidu."


" Baik!.." jawab keduanya serempak lalu menempati posisi masing-masing.


Keduanya berdiri saling berhadapan dengan Qin Tian yang berada di tengahnya. Jarak antara Qin Tian dan yang lainnya pun tidak terlalu jauh. Hanya berkisar lima puluh meter, karena array formasi yang dibuat Qin Tian cukup besar.


Dengan gerakan tangan yang sederhana, terlihat dua Elemen berbeda yang sedang berada di kedua telapak tangan Qin Tian. Ia memfokuskan dirinya untuk menyatukan kedua Elemen itu selama beberapa jam.


Kedua Elemen itu terlihat enggan untuk disatukan, seperti halnya seorang manusia, kedua Elemen itu seperti memiliki sikap egois yang menganggap dirinya sebagai yang paling superior.


Tetapi dengan tekanan yang dikeluarkan Qin Tian, sesaat kemudian kedua Elemen itu terlihat saling mendukung dan berbagi di satu tempat yang sama.


Kejadian itu sangat mengejutkan Tang Yue Lin dan Lang Weidu.


" I–ini... Tidak bisa dipercaya, kedua Elemen yang seharusnya tidak akan mungkin bisa bergabung, kini menjadi satu kesatuan yang sangat mengerikan," Tang Yue Lin membatin.


" Sosok Tuan tidaklah sederhana seperti yang terlihat, bahkan kedua Elemen terkuat sekalipun dapat ditundukkan dan disatukan," tidak berbeda jauh dari Tang Yue Lin, Lang Weidu pun mengagumi apa yang sekarang sedang dilakukan Qin Tian.


Sementara itu, di tengah-tengah array formasi, Qin Tian tersenyum karena berhasil menyatukan kedua hal yang sangat berlainan. Pencapaian ini tentu tidak semua orang bisa melakukannya.


" Akhirnya.. meskipun tingkat kultivasi ku tidak meningkat sedikitpun, tetapi dengan kedua Elemen yang baru saja menyatu, ini akan menjadi kartu truf ku jika menghadapi seseorang dengan tingkat kekuatan seperti Heian Jin," gumam Qin Tian lirih.


Lalu dengan sekejap, array yang dibuat Qin Tian dia lepaskan, begitu array terlepas Tang Yue Ling dan Lang Weidu langsung saja mendekat.


" Selamat karena Tuan telah berhasil menyatukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain," ucap Lang Weidu memberi selamat dengan tulus.


" Terima kasih Weidu," jawab Qin Tian dengan senyum tipis.

__ADS_1


" Selamat Gege," ucap Tang Yue Lin seraya memeluk tubuh Qin Tian.


" Terima kasih, Lin'er," ucap Qin Tian membalas pelukan Tang Yue Lin.


" Jadi, sekarang apa yang akan Gege lakukan?" Tang Yue Lin bertanya karena dia merasa Qin Tian tidak hanya akan melakukan penyatuan kedua Elemen saja.


" Ada hal lainnya yang akan kulakukan, bisakah kau membantuku lagi, Lin'er?"


" Tentu saja, apapun itu akan kulakukan untukmu, Gege," balas Tang Yue Lin tersenyum manis.


" Kalau begitu kita akan memindahkan beberapa tanaman yang sudah ber evolusi dan setelah itu aku akan memberikanmu sesuatu yang sangat berharga," ujar Qin Tian.


" Itu tidak perlu, karena aku tidak menginginkan yang lainnya selain dirimu, Gege," ucap Tang Yue Lin yang membuat Lang Weidu yang mendengarnya merasa menyesal karena belum memiliki pasangan.


' Apakah ada wanita lain diluar sana seperti Nona Lin,' batin Lang Weidu.


Ditengah lamunan Lang Weidu, Qin Tian menyadarkannya dan segera menanyakan tanaman apa saja yang sudah ber evolusi.


Lalu Lang Weidu menjelaskan jika ada hampir dua puluh jenis tanaman yang sudah ber evolusi, dan Anggur Bumi pun termasuk ke dalam tanaman yang ber evolusi.


Mendengar apa yang di ungkapkan Lang Weidu, Qin Tian tidak bisa menyembunyikan raut wajah gembira nya. Hal ini memang sangat di tunggu Qin Tian sejak dari awal menanam tanaman herbal dan buah-buahan khusus yang ia ambil dari dunia kecil dulu.


Dengan campuran dari Kulit Kayu Pohon Apel Emas, Persik Putih, dan beberapa herbal berkelas lainnya yang sudah dimiliki Qin Tian, ia sangat yakin dengan rasa minuman yang akan dibuatnya nanti merupakan sebuah mahakarya tertinggi.


Memikirkannya saja sudah membuat dirinya ingin cepat-cepat membuat dan meminumnya.


Tang Yue Lin tersenyum tipis melihat tingkah Qin Tian yang memang sangat menyukai buah anggur, apapun jenis anggur tersebut pasti akan bisa membuatnya seperti orang konyol saat memakannya.


Dibalik sikap Qin Tian yang sangat dingin dan tidak terbuka pada orang asing, siapa yang akan menyangka jika dia sangat fanatik pada buah anggur.


Sedangkan Lang Weidu yang tidak mengetahui rahasia terbesar Qin Tian itu hanya bisa memasang wajah bingung melihat tingkah Qin Tian yang merupakan hal baru bagi dirinya.


Qin Tian pun langsung memerintahkan Lang Weidu untuk memanen beberapa buah serta herbal yang akan di olehnya menjadi minuman.


Dengan penuh hormat, Lang Weidu langsung meninggalkan Qin Tian dan Tang Yue Lin untuk mencari beberapa buah serta herbal yang di inginkan Qin Tian.


" Apakah kau ingin membuat minuman, Gege?" Tang Yue Lin bertanya.

__ADS_1


" Ya, sudah lama aku tidak meracik minuman, kau pasti menyukai minuman yang akan ku buat kali ini Lin'er," jawab Qin Tian.


" Aku akan menunggu minuman itu selesai Gege buat," balasnya dengan tersenyum manis.


...• • • • •...


Sementara itu, disaat Qin Tian mengeluarkan Ayah, Ibu serta Si Kembar. Mereka berempat keluar di tempat terakhir kali Qin Tian berada.


Pandangan mata mereka berempat terpaku pada seluruh kawasan yang sangat tandus, itu sangat bertolak belakang dengan Benua Utara yang seharusnya di selimuti salju yang sangat dingin.


Tetapi, apa yang mereka lihat adalah hal yang nyata, itu karena efek pertarungan Qin Tian dengan Heian Jin. Lalu saat mereka masih menyesuaikan diri dengan dunia luar, mereka merasakan aura keberadaan dua orang yang mendekati mereka.


" Zhong'er, Ling'er," ucap kedua orang itu serempak. Mereka berdua adalah Qin Jian dan Ming Yifei yang masih setia menunggu kedatangan Qin Tian untuk memastikan keadaannya.


" Bagaimana kabar kalian, dan dimana Tian'er sekarang?" tanya Ming Yifei saat baru saja mendekati mereka.


" Ayah, Ibu jangan khawatir, Tian'er saat ini baik-baik saja, dan dia sekarang dengan istrinya sedang melakukan sesuatu untuk meningkatkan kekuatannya," ujar Qin Zhong yang membuat rasa khawatir mereka seketika lenyap beralih menjadi kebahagiaan karena harapan mereka beberapa bulan ini terkabul.


" Lalu, mengapa kalian tidak menemani Tian'er dan Lin'er?" tanya Qin Jian.


" Kami tidak memiliki kualifikasi untuk membantu mereka berdua, lagi pula ada sesuatu yang harus di ambil Ling'er disini," ungkap Qin Zhong.


" Apa itu?" tanya Ming Yifei.


" Sesuatu yang sangat diperlukan Ling'er saat ini, Ibu," jawab Qin Zhong.


" Apakah Ayah dan Ibu mau ikut menemani kami berempat?" tanya Yun Ling.


Mereka berdua yang ditanya saling menatap kemudian mengangguk.


" Baiklah, kami akan menemani kalian," ucap Qin Jian.


" Akan kami jelaskan didalam perjalanan nanti. Kalau begitu, apakah kau sudah merasakannya Ling'er?" tanya Qin Zhong pada Yun Ling.


" Sudah Gege, kearah sana," ucap Yun Ling seraya menunjuk arah tempat yang selama ini menjadi penjara abadi yang mengurung Heian Jin.


•••

__ADS_1


Selamat Membaca.


__ADS_2