TERIKAT PERJANJIAN BADBOY TAMPAN

TERIKAT PERJANJIAN BADBOY TAMPAN
Bab 27 Frist Kiss!!


__ADS_3

"Max istirahatlah dulu gue cape, belum makan emm sakit perut" merengek


"Yasudah gua gendong sini" Max


Tak berlangsung lama Max menggendongku dengan kedua tangannya, malam yang gak bisa aku ungkapkan. Mereka memanggilnya badboy bolehkah menghormati aku hingga sampai seperti ini.


'im like a queen'


"Auch Max gue berat loh"


"Engga.. Lo itu kucing gak berat emang harusnya di gendongkan" Max menggodaku


^^^'gue\=kucing / gue\=pacar' bingung ^^^


Hingga sampai puncak Bogor ku lihat ramai orang mendirikan tenda bersiap camping, Max menurunkan ku, aku sangat takjub melihat sekeliling banyak lampu Kerlip dikelilingi tenda bahkan banyak anggota Argala Storta ikut serta memeriahkan tempat ini.


"Nah sudah sampai sayangku" Max menurunkan ku


"Max ini apa?"


^^^'apa hari ini aku akan di lamar ah tidak! Itu kejauhan, aku melupakan sesuatu, apa mungkin aku wanita seorang diri di kumpulan para pria geng motor ini!' jangan sampai ^^^


Aku sembunyi di balik punggung Max, terlebih ketakutan saat mereka memandangiku.


"Gue takut"


"Ahh sini, kan udah pernah ketemu guys gua ajak pacar imut gua ni paling cantik sejagat raya" Max merangkul dan menyapa kawannya.


"Ehehe emm hai gue Lexa," gugup


Tiba seseorang keluar dari arah tenda berlari ke arahku.


Gep!


"Lexa aaaa gue kira Lo nyasar" Bella


"Loh Bella disini juga?" Tanyaku


"Iyap Andre ngajak gue, oh iya perlengkapan handuk baju dll gue bawain di tenda kita kesana yok" Bella merangkul ku


Aku mengikuti Bella masuk dalam tenda, di dalam bilik hanya kami berdua, Alexa meminta Bella menjelaskan apa yang terjadi.


"Bell apa yang terjadi? Apa hanya kita wanita disini" tanyaku


"Lo tenang aja, ada ko beberapa sebelah sana tapi mereka udah pada nikah, bahkan ada yang pada bawa anak" Bella sambil membereskan barang-barangnya


"Mereka siapa? Ini acara apa sih ko gue gak tau"


"Lexa, ini acara ulangtahun Argala Storta yang ke tiga tahun, keren kan... oh iya Lo jangan takut sama mereka, gue tau dari Andre kebanyakan anggota adalah anak yatim/piatu yang gak punya ibu/bapaknya dan Max menampung mereka menjadi sebuah komunitas" Bella


"Serius?"


Pantas saja ketika di base camp Argala banyak sekali yang bermalam hingga tidur disana ternyata mereka bukan hanya Anak geng motor Argala, tentu saja mereka di anggap keluarga oleh Max.


^^^'apa yang terjadi pada keluarga dan masa lalu mu Max, secara psikologis kamu memiliki masalah dengan sebuah keluarga dengan membangun Argala' ^^^


Gara-gara Blacktunder tau basecamp kami, lalu Max pindah ke sebuah perumahan tua, bahkan dia menyuruh para anggotanya berpencar agar tidak tertangkap.


"Malam non" bibi masuk tenda


"Loh bibi ikut?" Tanyaku


"Iya atuh.. bibi anak the geng pisan hehe" bibi datang memakai jaket Levis dan mencepol rambutnya.


"Waaaa keren" Bella bahagia


^^^'aku terdiam, Max memang aneh bibi pun di ajak' ^^^


"Bibi kesini bawa Leta, yaaa wah kangennya" menggendong kucing bernama Leta si bulu putih mulus.


"Meong meong"


"Yasudah bibi titip kucingnya, soalnya harus bikin makanan buat Raden dan kawan-kawanya" bibi


"Eitttt jangan bi... Bibi disini saja istirahat nikmati pemandangan malamnya, akan gue buat mereka masak sendiri" tersenyum sinis


"Lexa itu terlalu kejam" Bella

__ADS_1


"Apa Lo takut? Kalau gitu ayo ikut bantuin gue hehe"


GUBRAK


...----------------...


Aku mengumpulkan semua anggota Argala yang tengah mengobrol ria. Karena suaraku kecil dan di keramaian susah sekali untuk menyatukan mereka.


"Perhatian semua, hallo.." sambil menepuk tangan bahkan tak satu orangpun peduli,


^^^'Max kemana lagi sih, udah malam masih kelayapan.. mencari Max' ^^^


Tiba Bella datang membawa microphone besar.


"PERHATIAN!!" Suara Bella langsung keras terdengar menggelegar bahkan yang sedang makan popmie langsung terkejut hingga menumpahkan makanannya.


"Upsi sorry, nih Lexa gue cari max aja ya malu bye" Bella pergi meninggalkanku


^^^'semangat Lexa Lo bisa, di kelas aku sebagai ketua murid dan saat ini aku sebagai pacarnya ketua geng motor, bahkan untuk memimpin Pramuka aja aku gak bisa apa lagi ini' merinding^^^


"Emm teman-teman semua, saya Lexa diperintahkan langsung oleh ketua kalian siapa lagi pacar tampan gue.. yang sekarang gak tau dimana, untuk semuanya mari kita mulai memasak dan menyiapkan makanan untuk semua Anggota" Sautku


"Hahaha serius, emang bibi kemana?" Salah satu anggota Argala


"Iya nih ada-ada saja"


Selama tiga tahun ini bibi setia mendampingi Max, bahkan masak banyak untuk mereka kenapa seakan mereka tidak peduli.


^^^'apa ini yah di namakan orang miskin keenakan, kaya aku misalnya,' ^^^


"Hey denger ya, kalian ini udah tua, sombong pada belagu lagi, seenaknya minta terus di layani, bukannya ini komunitas malah makin manja! Kalau gak mau akan gue buat Argala bubar! biar kalian ga usah so so anak geng motor lagi" Tegas ku


Aku marah ketika mereka mulai seenaknya, di beri tampungan malah makan tuan.


^^^'kalau sekali tersinggung, apapun yang ada dalam mulut gue keluar! Padahal aku tidak melakukan salah emang apa susahnya sih masak, pada manja banget katanya komunitas tapi kaya monolitas, Alexa seharusnya di tahan.. huh mulut dasar nyeroscos gak jelas kena karma langsungkan, bagaimana tanggapan mereka, tapi kalau gak gini, mereka takan jera' ^^^


"Cih siapa Lo? pedes banget ngomongnya dasar cewek, bukannya bibi pembantu ya sudah tugasnya"


"Ngaca Lo, hidup Lo mulai dari mana?"


Deg aku mulai gugup mematung seharusnya aku tidak ikut campur, kenapa aku aku tidak tahan ketika melihat orang lain diperlakukan seenaknya seperti ini (bibi), tapi saat dikelas, bahkan aku tidak berkutik saat dibully.


^^^'Max membawa pengaruh yang besar' ^^^


^^^Prok ^^^


Prok


prok!


Tiba Max datang bertepuk tangan tersenyum sinis melihat keadaan sekitar yang makin ricuh karena tidak terima.


"Gua setuju, sekarang yang berani membantah keluar sekarang dari Argala! CEPAT" Max tegas teriak dan marah


"Max ko Lo jadi belain dia sih?" Saut salah satu pria


Bukannya aku bahagia di bela max, tapi malah khawatir bagaimana jika Argala bubar karena perkataan ku tadi.


^^^'seharusnya aku tidak mengatakannya terlebih disaat ulang tahun komunitas geng' ^^^


"Bukan di bela! Dia Lexa ha-ha-ha, dengar semua kalau ada yang berani membentak seperti itu pada pacar gua, gua akan berbaik hati untuk kalian cabut dan tidak ada lagi komunitas disini!" Max


"Max terimakasih" mengenggam tangannya


"Gua butuh orang jujur dan setia, bukan orang pamer dan tak punya etika" Max


Mereka semua tertunduk malu, selama ini Max lah yang berjasa untuk kehidupan mereka terlebih anggota Argala Storta, pantas saja Andre sangat peduli dengan Max, hanya dia yang paling setia.


"Max maaf gua salah" pria yang menghina tadi


"Iya gua juga sorry"


"Bukan urusan gue, silahkan tanya pacar gua," Max berlalu pergi


Mereka memohon ampun padaku sambil bersujud, kehidupannya 180° berubah saat masuk Argala. Aku yang kebingungan sangat ingin mengejar Max tapi tertahan pria ini. Lalu Andre mendekat,


"Sudah dengar semua! Komunitas bukan hanya tentang formalitas, kalian semua adalah keluarga bukan tentang untung! Gua harap dengan ini sem-ua" Andre berpidato panjang lebar

__ADS_1


"Lexa udah kejar Max, dari tadi dia sendirian di bukit sebelah kanan, masalah ini biar gue dan Andre yang hadapi" Bella


"Lo yakin ?"


"Engga sih udah sana buruan" Bella


......................


Aku terburu-buru mengejar Max hingga kakiku tersandung ranting pohon dan terluka,


"Auch"


Max datang menghampiriku dan membantu ku berdiri


"Kenapa Lo kesini? Bukannya itu yang kamu mau menghancurkan Argala?" Max datar


JLEB


"Buk-an itu maksud gue cum-a gak suk-a"


Cup!!


Tiba Max menarik badanku dan mengecup bibir merah ini, moment yang sedari tadi ku tunggu. Tak berlangsung lama Max melepaskan ciumannya,


"Le-xa saya-ng" Max


Cup!!


^^^'gue masih mau' ^^^


Aku dulu yang mengecup Max sesekali Max mulai menggerakkan bibirnya. Perasaan cinta sudah muncul di antara kami. Aku dan Max sama. Tidak ingin kehilangan moment paling berharga, terlupa sekejap bahwa apakah mungkin, Alexa dan Max beda kasta.


Tiap jam ku lihat kamu, bahkan tak terasa banyak yang kita lalui bersama, kamu menjadikanku seekor kucing dan aku menerimanya, lalu aku memutuskan untuk pergi meninggalkanmu dan kamu mengejarku. Bahkan tiap darah yang berjalan di dalam tubuhku, aku tidak bisa lepas darimu. Telah ku coba namun tetap saja selalu kamu.


Hanya terkadang aku tidak suka jika kamu anak geng motor, seakan semuanya rumit. Semoga suatu hari ini nanti hatiku terima apapun kondisimu dan tuhan membuka pintu hatimu lebar untuk memilihku, selalu.


Sinar rembulan seakan tahu suasana hati, ingin ku katakan pada seluruh dunia.


^^^'Max Julio pria pertama yang membuatku jatuh hati, ketika orang lain berkata Badboy!' ^^^


...----------------...


Kami terduduk berdua dalam gelapnya malam, hanya sinar rembulan. ku lihat pemandangan di bawah seperti kunang-kunang. Gemerlip banyak lampu, Max terus saja mengenggam tanganku dan tak melepaskannya.


"Max .. lain kali jangan memanjakan mereka," Sautku


"Kamu benar sayang, tapi bayangkan jika mereka anak-anak kita" Max tersenyum berbunga-bunga


^^^'apa katanya anak-anak NO! orang mereka udah pada berumur ^^^


"Lo kenapa sih sangat meninggikan Argala, emang mereka berharga banget buat Lo?" Tanyaku


Selalu di pikiranku geng motor adalah kumpulan pria yang tidaak taat hukum dan aturan. Bahkan gak jelas tujuannya!


Kebanyakan mereka hanya ugal-ugalan di jalan. Bahkan sebuah nama hanya formalitas.


Max melangkah menghadap sinar rembulan, menatap langit seolah hari sudah berhenti baginya.


"Gua bukan asli anak Regastara, gua besar di panti asuhan dan di adopsi oleh Regas saat usia 5 tahun" Max


.


.


.


.


.


.


"APA!"


Aduh sudah first kiss selamat Alexa&Max


Next episode 🌹

__ADS_1


__ADS_2