
"Max, kamu yakin? Kalau begitu Regastara.."
Secara tidak langsung Ragastara yang membuat Max kehilangan ibu dan ayahnya.
^^^'kenapa bisa tuan Regas setega itu sampai mengadopsi Max, apa itu juga kebetulan? Atau sudah incaran' terheran ^^^
"Lexa karena itu gua sekarang hidup di jalan, gua tidak suka rumah mereka semua munafik!" Max
"Max, maaf melenceng dari yang Lo alami, ibu tiri Lo apa memperlakukan Lo dengan baik" tanyaku
Teringat Ibu tiri Max adalah ibu kandungku, meski sekarang dia sudah memiliki keluarga utuh dan hidup dengan bahagia bergelimang harta, tetap saja aku selalu memikirkannya.
^^^'Max andai Lo tau sesakit apa gue saat itu, bertemu dengan ibu kandungku yang ternyata membesarkan anak orang lain dan menelantarkan ku begitu saja hanya karena ayah misikin' ^^^
"Ya begitu awalnya gua kira dia seorang ibu, ternyata ibu kandung lebih baik ya dari ibu tiri, gua tidak menyukainya, terlebih dia selalu mengadu pada Ayah saat kami punya salah" Max
JLEB
^^^'max ibu tirmu adalah ibu kandungku max, bagiku lebih baik tidak memiliki ibu saja, di hidupku ibu adalah orang yang hanya melahirkan ku tanpa membesarkanku bahkan tanpa kasih sayang' menahan sedih^^^
"Ke kanak-kanakan memang, tapi begitulah semenjak gua tau siapa dalangnya gua jadi hilang respect, untuk membalaskan dendam tertahan, karena bagaimanapun dia ibu dan ayah yang telah membesarkan gua hingga saat ini" Max
^^^'tegar Lexa, be stronger jika Max menganggap dirinya Batman anggaplah dirimu Wonderwoman' ^^^
"....." Tersenyum meski hati terisak meringis, ku lihat kedalam mata Max, masih kental menyimpan trauma yang tak bisa di hapus. Sehebat namamu Max Julio.
Terlepas dari siapapun keluargamu aku tetap mencintaimu Max, terimakasih sudah terbuka denganku, walau aku adalah orang baru. Kamu telah berjuang cukup lelah bahkan sangat pedih, terkadang semesta adil mereka memberiku kebahagiaan sederhana dengan hadirnya ayah yang saat ini selalu menjadi penyemangat hidupku.
^^^'aku hanya terkadang merendah, kenapa cobaan sangat pedih kurasa, padahal diluar sana bahkan lebih berat, semua tidak seperti yang kau lihat dengan mata, hanya saja kamu tidak tau' ^^^
Memeluk Max dengan dekapan penuh arti, "terlepas dari masalalumu, Lexa siap jadi penawar obat untuk menyembuhkan luka Lo" Sautku dengan rangkulan kasih sayang
"Hahaha Lexa manja, gua bukan anak kecil lagi, lihat gua...! ketua geng motor Argala siapa yang gak takut, si tampan mematikan..." Max berlaga menyembunyikan kesedihannya
Aku mengacungkan diri, "hey hey cowok berbadan besar, ada gue disini yang gak takut ble"
"Lo... yakin!" Tatapannya menuju ke arah mataku sinis, sama seperti kita pertama bertemu
DEG
"Hey pria tampan pacar aku kesayangan gue, itu basi ga mempan ble" Lexa menjulurkan lidahnya
"Oh begitu, terus ngapain ya? gua gak jago gombal! Emm" Max berjalan mendekat ke arahku dan berbisik, "tapi gua jago membuat Lo kaku seketika"
Deg! terdiam beberapa detik, "emm kalau gitu gue ajarin gombal gimana? simple ko sekarang ikutin gue ya, denger ini"
"I.. LOVE ..YOU .. MAX" teriakku kencang mengarah sinar bintang,
"Ga seru ah lebay" Max berlalu pergi melangkah
"Ih dasar Max bajingan" kesal
"Lo bilang apa?" Max berbalik marah tatapannya kesal, aku malah ketakutan
^^^'benar dia sering buat aku takut tak berkutik, bukan raja gombal tapi membuat musuh kaku tak berkutik, begitulah Max raja jalanan' ^^^
"Bajingan terhormat kan ya itu dia kaya Batman hehe" timpalku tersenyum manis
__ADS_1
"I love you Alexa" Max dengan suara lembut menatapku
Aku memalingkan wajahku, "apa? gue gak denger"
Max menghela nafas "I Love You Lexa" Max dengan suara lantang
"LEBIH KERAS LAGI" teriakku mencakar langit
"I LOVE YOU ALEXAAAAAAAAAAA" Max berteriak dengan suara beratnya lalu dia terkejut mengenggam tangannya sendiri, bebannya seketika hilang dan dia merasa sangat puas
"Its work, Lo lihatkan xaaaa, Lo hebat gua ... Gua merasa bebas" Max menghela nafas panjang
"GUA KETUA ARGALA STORTA, SANG PENAKLUK JALANAN HUUUAAAA" Max teriak lagi
"Peluk gua Lexa.." Max membuka lebar tangannya
gep!!
"......" memeluk Max bahagia
^^^'kamu akan mendapatkan pelukan dariku sebanyak apapun kau minta, Max'^^^
Baru ku lihat Max begitu senang, kenangan buruk biarlah terjadi di masa lalu, meski kita berharap memperbaikinya itu sangat mustahil, terlebih bermain dengan waktu. Hidup untuk hari ini, berencana untuk hari esok karena sesungguhnya masa depan telah menanti. Maka kamu tidak akan menyesal karena hidup.
^^^'kunci kehidupan'^^^
...----------------...
Kererkk...
Tiba seorang secara tak sengaja menginjak batang pohon kering, melihat kearah kami. Matanya membulat, mulutnya mangap. Seakan terkejut siapa yang teriak di depannya, tubuhnya diam dan melongo kaget.
Aku menepuk punggungnya dengan pelan
Plak! entah mengapa Bella malah jatuh tersungkur Dug!
"Eh Bella Lo gak papa?" Dengan perasaan cemas aku membantunya berdiri matanya masih melihat ke arah Max melongo.
"Teman Lo apa kerasukan ya" timpal Max
"Hus ngomongnya jangan sembarangan, Bella... Bella ni minum dulu minum" aku mengeluarkan air minum dari dalam kantongku.
Legukleguk
"Ahhhh...." Bella tersadar
"Lo kenapa sih bel, nakutin gue tau gak,,, panik nih" aku cemas lalu membantu Bella duduk di dekat Max
Bella membalikan badannya ke arah Max, "apa gue mimpi, tadi gue denger Max teriak kenceng sekali.. " Bella
"Hiks ...hiks.." Max terlihat tertawa kecil
"Apa sih Bella emang dia ko?" Jawabku
"Serius cowok model begini bisa seperti itu, suara besar, serak, terus seperti bom meletus duar!! menggelegar ke langit, apa jangan tadi auman Serigala ya" Bella yang shock
"Iya kali khayalan Lo aja Bella, Lo kesini mau apa?" tanyaku
__ADS_1
"Oh iya sampai lupa, makanan sudah siap tadi Andre suruh gue kesini ngabarin kalian, udah lah yu kebawah.. ikan lele makan tomat, gue laper, mari berangkat" Bella turun lebih dulu
......................
Aku dan Max tersenyum kecil melihat tingkah Bella yang dari tadi kikuk tidak mengerti apa yang terjadi, Max sampai tertawa karena kekonyolan Bella.
"Teman Lo ada-ada aja hahaha" Max
"Hus.. lain kali tidak usah teriak lagi" menjetikan jari telunjuk ke arah wajah Max
DEG
"sudah ayo turun Max, perut gue sudah bunyi nih" mengikuti Bella
"Gua memang sayang Lo Lexa..." Melihatku berjalan bersuara kecil
Tiba Lexa membalikkan badannya terhenti beberapa saat, saat sudah berjalan seperempat jalan.
"Heh gue denger itu! Ayo buruan ketua geng motor rupawan"
...'anjir dia punya berapa kuping, ko bisa kedengeran eh sudah lah perasaan memang tidak bisa dibohongi cimiwiw' Max ...
"Iya iya kucing bawel" Max
...----------------...
Malam itu di akhiri dengan makan bersama, lalu di lanjutkan bernyanyi malam ditemani api anggun, aku duduk disamping Max merasa penuh hangat, max memeluk badanku agar tidak di terpa angin malam.
Bella asik dengan Andre, bernyanyi bersama. Aku melihat mereka begitu cocok, Bella penyuka musik di kampus dan Ale pandai bermain alat musik. Di temani gemerlip bintang dan sinar rembulan.
Aku masih merasakan aroma capuccino di dekat Max, menyenderkan kepalaku dengan nyaman, tangan kami bergandengan berpelukan hangat, Max sesekali tersenyum bahagia penuh arti, ulangtahun Argala berjalan sukses. Ditemani aku dan Bella yang membuat suasana terasa lebih lengkap.
^^^'peluk lah aku seperti aku memelukmu, genggam erat tangan ini ketika aku mulai terbang, tutup mata dan telingamu jika banyak sekali orang yang menganggu hubungan kita, aku ingin hubungan kita damai' Alexa ^^^
"Max ada hal penting yang ingin gue bilang denganmu perihal dikampus" tanyaku
"Soal apa Lexa sayang" Max
"Gue masih butuh Aleandro untuk jadi teman di kampus dan saat ini harap hubungan kita jangan sampai terdengar mahasiswi kampus dulu, dengan terpaksa aku bilang kita... break" menghela nafas berat
Meski berat Max harus tau beban yang ku alami sejak Max di skors kala itu. Betapa mengerikannya kehidupan kampusku yang sekarang baru berjalan membaik, bagaimana jadinya kalau ternyata aku dan Max masih bersama.
^^^'apakah mereka akan mengucilkanku lagi, jika memang seperti itu,, Ale tidak akan dapat masuk Blacktunder dan mengungkap kematian Bara hanya khayalan'^^^
Max terdiam mendengar apa yang ku ucapkan, tangannya mengepal menahan amarah.
"Max kamu tidak apa-apa" melihat ke arah Max
.
.
.
"Siapapun yang merusak kebahagiaan ini, berurusan dengan tangan gua! Lihat saja" Max
DEG
__ADS_1
bagaimana kehidupan Lexa nanti ya, Bertahan dengan sang Badboy dan Menderita atau (...) Next episode 🌹
Blacktunder Vs Argala Storta