
Saat ini Cherry berada di depan sebuah bangunan yang tidak jauh dari sekolahan itu. gadis tomboy itu sesekali menatap ke kiri dan ke kanan untuk mencari seseorang yang telah membuat janji terhadapnya.
Cherry bernafas dengan lega, saat gadis cantik itu melihat seseorang yang dia kenal, berhenti tepat di depannya.
"ada apa?"tanya Alvaro saat laki-laki itu baru saja turun dari atas motornya.
Cherry yang mendengar itu, tak merespon. gadis cantik itu langsung memeluk tubuh kekar Alvaro. membuat laki-laki itu, merasa sedikit terkejut. namun tak lama berselang, tangannya ikut melingkar di pinggang gadis itu.
"kamu kenapa?"tanya Alvaro dengan nada yang sangat lembut. membuat Cherry yang mendengarnya, seketika mendunggakan kepala dan menatap laki-laki itu dengan tatapan memohon.
"tolong lindungi aku!"ucap Cherry dengan raut wajah yang sangat frustasi. karena gadis itu tahu, keluarga Jovita pasti tidak akan pernah terima saat dirinya ketahuan mencelakai gadis tomboy itu.
"aku tidak ingin menghabiskan usiaku dan masa mudaku di dalam penjara!"ujar Cherry menangis terisak.
Seketika itu pula, Alvaro tersenyum menyeringai. nampaknya laki-laki Playboy itu, memiliki rencana yang akan menjadi kejutan untuk semua orang.
"sudahlah kamu tenang saja, aku akan melindungimu. Lagi pula, kekayaan keluargaku sebanding dengan kekayaan keluarga Jovita. pasti ayahku akan melindungiku!"ucapnya dengan penuh percaya diri.
Cherry yang mendengar perkataan dari laki-laki itu, seketika bernafas dengan lega. dan dengan segera, gadis cantik itu melerai pelukan mereka.
__ADS_1
"syukurlah. jadi apa yang kamu inginkan?" tanya Cherry pada laki-laki itu.
Mendengar hal itu, Alvaro segera mendekatkan wajahnya ke telinga gadis itu. "tubuhmu," bisik laki-laki Playboy itu.
Sontak saja, hal itu membuat Cherry yang mendengarnya, merasa sangat terkejut. bahkan saking terkejutnya, gadis itu beberapa kali melangkah mundur.
"maksudnya?"tanya Cherry dengan tubuh yang bergetar hebat.
Alvaro yang mendengar pertanyaan bodoh dari gadis itu, segera berdecak sebal. "CK, kau pasti tahu apa maksudku!"ucapnya Seraya melayangkan tatapan tajam.
Tentu saja, hal itu membuat Cherry yang mendengarnya, merasa begitu gugup " ta..tapi, aku tidak bisa melakukannya"ucapnya terbata-bata.
Namun jika soal perasaan, mereka memang menjalin hubungan spesial di belakang Jovita. itu sebabnya, Cherry langsung mendorong tubuh sahabatnya, saat gadis tomboy itu mengetahui rahasianya.
"kenapa? apa kamu takut dengan laki-laki lain?"tanya Alvaro yang memang sengaja untuk memancing.
Membuat Cherry yang mendengarnya, seketika melayangkan tatapan tajam kepada laki-laki itu. "jaga bicaramu, aku tidak pernah melakukan hal-hal yang kamu tuduhkan. karena aku hanya mencintaimu,"ujarnya dengan tegas.
Alvaro yang mendengar itu, seketika tersenyum manis. "buktikan kalau kamu memang mencintaiku,"laki-laki itu Seraya melangkah pergi dari sana.
__ADS_1
Meninggalkan Cherry yang mengepalkan tangannya karena merasa sangat kesal dengan ucapan laki-laki Playboy itu.
******
Sementara itu, di tempat lain lebih tepatnya ruang perawatan VVIP, terlihat Dion masih setia untuk menjaga gadis kesayangannya itu.
"apa kau tidak lelah dan tidak bosan hanya tertidur saja, hmm?"tanya laki-laki itu pada sang istri.
Walaupun dia tahu, tidak akan pernah ada jawaban dari gadis kesayangannya itu. karena memang, kata dokter, Jovita akan mengalami kondisi, seperti ini hingga dua bulan ke depan. tentu saja hal itu membuat laki-laki tampan itu merasa begitu terpukul.
Sementara kedua orang tua Jovita, belum mengetahui hal itu. karena Dion merasa belum siap untuk mengatakan kondisi terburuk tentang putrinya.
"apa benar kamu akan tertidur seperti ini selama 2 bulan?"tanya Dion masih mencoba untuk berbicara dengan gadis kesayangannya itu.
"tolong bangunlah, aku merasa tidak sanggup jika kamu mendiamkan aku seperti ini terus-menerus, hiks hiks,"laki-laki tampan itu seketika menangis terisak dan tersedu-sedu.
Ajaib memang, seorang Dion Alexander yang terkenal begitu dingin dan juga datar, dapat menangis tersedu-sedu hanya karena seorang wanita. Padahal saat laki-laki tampan itu ditinggalkan oleh kekasihnya, tak pernah bereaksi sehebat itu. jika hal itu diketahui oleh masa lalunya, pasti wanita itu akan merasa sangat marah. saat mengetahui, laki-laki yang ia tinggalkan, ternyata memiliki perasaan yang sangat dalam dan juga tulus saat mencintai seseorang.
"semoga kau segera bangun istriku sayang,"ucapnya Seraya mengecup kening gadis tomboy itu barang beberapa detik. kemudian, laki-laki tampan itu ikut naik ke atas Brankar dan ikut memejamkan mata Seraya memeluk tubuh istrinya itu dengan sangat erat.
__ADS_1
"semoga perlakuanku ini dapat membantumu untuk segera bangun dari tidur panjang,"ujar Dion Seraya memeluk tubuh istrinya itu dengan sangat erat.