Terjerat Pesona Gadis Tomboy

Terjerat Pesona Gadis Tomboy
bab 53


__ADS_3

Berapa hari kemudian, kehidupan mereka kembali seperti semula dan tidak terjadi sesuatu yang menegangkan


"aku berangkat kerja dulu ya sayang Maaf aku tidak bisa mengantar. soalnya, klien aku sudah menunggu."ucap Dion saat mereka tengah menjalankan rutinitas harapan pagi.


Membuat Jovita yang mendengar penuturan dari sang suami, seketika menduga menatap ke arah laki-laki itu.


"iya Mas nggak papa, aku bisa berangkat sama temen-temen kok."ucap Jovita Soraya tersenyum kecil ke arah laki-laki itu.


Sontak saja, ucapan dari Jovita itu, membuat Dion seketika memasang wajah yang sangat masam. karena laki-laki itu tahu, diantara teman-teman wanita istrinya ada seorang laki-laki yang diam-diam mengagumi istri kecilnya dan Dion tidak menyukai hal itu.


"kenapa wajah Mas seperti itu?"tanya Jovita yang merasa heran dengan raut wajah suaminya.


"aku cemburu,"jawabnya lirih. tentu saja hal itu membuat Jovita yang mendengarnya, seketika menautkan alis karena merasa kebingungan.


"cemburu sama siapa?"tanya Jovita yang masih menatap suaminya itu cuman tatapan keheranan.


"tentu saja dengan teman laki-lakimu itu,"ucapnya Seraya memanyunkan bibir. membuat Jovita seketika menganga tidak percaya. karena ternyata, suaminya itu dapat bersikap seperti anak kecil.


Setelah beberapa saat, senyuman jahil seketika terbit di kedua sudut bibir gadis tomboy itu. "iya sih kalau dipikir-pikir Reiner itu ganteng banget. kenapa aku tidak dari dulu menerima cintanya, kan kalau dulu aku sama dia, aku nggak perlu ngerasain sakit hati,"ucap dengan senyuman menggoda.

__ADS_1


Seketika itu pula, Dion yang mendengar ucapan dari istri kecilnya itu, segera membulatkan kedua matanya. menatap tajam ke arah gadis cantik itu.


Sekuat tenaga, Jovita berusaha menahan diri agar tawanya itu tidak meledak. namun gadis tempuh itu tidak mampu merealisasikannya. Jovita tetap tertawa dengan terbahak-bahak. tentu saja hal itu membuat Dion yang melihatnya, semakin merasa cemburu.


"aku bercanda Mas, Mas enggak usah serius-serius."ucap gadis tomboy itu pada akhirnya karena tidak tega melihat ekspresi suaminya yang sangat melas.


"ya udah kalau gitu, aku permisi dulu ,"ujar Jovita Seraya bangkit dari tempat duduk dan langsung menyalami punggung tangan laki-laki itu. tak lupa, gadis tomboy itu juga menghampiri Putri kecilnya yang masih berada di dalam stroller kemudian menggendongnya dan memberikan beberapa kali kecupan ke arah bayi mungil itu.


"bunda pergi ke sekolah dulu ya Disya sayang,"ucap Jovita Soraya kembali meletakkan bayi mungil itu di tempat yang semula.


Kemudian melangkahkan kakinya untuk keluar dari rumah itu. beberapa saat, langkahnya terhenti setelah mendengar ucapan dari sang suami.


"bawel!"ucap Jovita dengan menggunakan nada seperti dulu. tentu saja hal itu membuat Dion seketika tersentak kaget.


"sayang," ujar laki-laki itu yang sepertinya mengira bahwa istri kecilnya itu kembali ke mode awal.


"nggak nggak mas, aku bercanda kok, ya udah kalau gitu aku berangkat dulu bye!"ujar Jovita Soraya melambaikan tangan kepada sang suami.


Tentu saja hal itu membuat laki-laki itu, seketika menggeleng-gelengkan kepalanya. "dasar bocah!"gumamnya Soraya tersenyum kecil.

__ADS_1


setelah beberapa saat, akhirnya Dion juga memutuskan untuk berangkat ke kantor. karena hari ini, laki-laki itu juga ada meeting di kantor.


Setelah menyerahkan baby Disya kepada sang pengasuh, laki-laki itu segera berangkat ke kantor. dan tak membutuhkan waktu lama, akhirnya laki-laki itu telah sampai di depan perusahaannya yang bergerak di bidang tekstil.


Dion segera disambut oleh kehadiran ibunya dan juga seseorang yang sangat laki-laki itu hindari. saat Dion, baru saja membuka pintu kantor itu.


"Mama, Alicia, untuk apa mereka ada di sini?"tanya laki-laki itu pada dirinya sendiri.


"halo Dion apa kabar?"tanya Alicia Seraya tersenyum manis dan mengulurkan tangannya kepada laki-laki itu.


Namun di luar dugaan, laki-laki tampan itu langsung berjalan dan masuk ke ruangannya tanpa memperdulikan kehadiran Alicia.


"sudah sabar, sekarang kamu masuk dan kerjakan tugasmu."ucap Olivia Seraya menepuk bahu wanita itu. Alicia yang mendengar itu, menganggukkan kepala dan menuruti ucapan dari wanita itu.


******


Sementara itu di sekolah, Jovita dibuat terkejut dengan keluarnya Miss Alicia secara tiba-tiba. padahal setau Jovita, guru yang mengajar di tempat itu, telah menandatangani kontrak yang menyatakan dirinya harus mengajar selama 2 tahun. dan jika melanggar, akan langsung dikenakan denda dan juga sanksi.


Terlebih lagi, setahu Jovita, Miss Alicia tidak pernah melanggar apapun saat mengajar di tempat itu. tapi, mengapa tiba-tiba langsung resign dari tempat ini.

__ADS_1


__ADS_2