Transmigrasi Menjadi Pelakor

Transmigrasi Menjadi Pelakor
TMP- Bab 40 - Kenangan Apa Yang Ingin Dilupakan?


__ADS_3

Pagi menjelang saat helikopter yang mereka tumpangi mendarat di rooftoop gedung perkantoran Hawei Group. Pagi ini setelah kembali dari kota Z, Anna, Alex, beserta Kay tidak kembali ke apartemen mereka masing-masing, melainkan mereka akan langsung ke ruangan masing-masing dikarenakan pekerjaan penting sudah menumpuk dan menunggu mereka disana.


"Sebentar malam kita akan makan malam bersama, Carissa sudah mengatur waktu dan tempatnya," ucap Alex sambil tersenyum tipis, berharap saat dirinya menyebut nama tunangannya itu, ada hati yang memanas.


"Baik, Presdir," jawab Anna dan Kay bersamaan.


Alex masuk ke dalam lift lebih dulu, disusul oleh asisten dan sekretarisnya. Begitu dia berbalik, tatapannya langsung tertuju pada wajah Anna, berharap dia bisa menangkap raut yang membuatnya puas. Namun nyatanya, dia tidak mendapati seperti yang dia harapkan, Anna malah terlihat sibuk memeriksa jadwalnya untuk hari ini. Hal itu tentu saja membuat hati Alex mencelos.


Sementara itu, mengetahui bahwa Carissa mengajak mereka untuk makan malam bersama, dengan identitasnya yang sekarang sebagai Anna Harold, Bella tentu saja sudah mempersiapkan diri dengan baik, mengingat hubungan Carissa dengan Anna tidaklah baik. Dan jika nantinya Carissa ingin menjahati Anna, Bella pasti tidak akan tinggal diam dan akan melawan.


Untuk sementara Bella belum melakukan banyak hal dulu untuk melancarkan misinya. Dia ingin menilai keadaan lebih dulu sebelum mencari tahu semua bukti kejahatan yang telah diperbuat oleh Carissa dan nyonya Irene Harold saat ingin menyingkirkan Anna di masa lalu. Terutamanya bukti kebenaran tentang tuduhan keji yang menyatakan bahwa Anna pernah tidur dengan 3 orang pria yang berbeda.


"Presdir, saya akan menyebutkan jadwal Anda untuk hari ini," ucap sekretaris Anna.


"Hem, sebutkanlah. Aku ingin mendengarnya," jawab Alex seraya keluar dari lift disusul oleh Anna dan Kay.


"Pukul 10 nanti akan ada meeting dengan pimpinan baru Galaxy Group, yaitu tuan Zacky Dirgantara. Kemudian setelah jam istirahat selesai akan ada pertemuan dengan tuan Keenan yang ingin membahas mengenai persiapan dan jadwal peresmian hotel Mars. Dan yang terakhir makan malam dengan tunangan Anda di apartemennya," jelas sekretaris Anna.


Ketika mereka bertiga sudah berdiri tepat di depan pintu ruangan Alex, ketiganya lalu menghentikan langkah. Alex kembali berbalik menatap wajah Anna, ingin mencari sesuatu yang membuat hatinya terhibur, namun lagi-lagi dia tidak mendapati apa yang dia harapkan.


Alex terperangah saat kembali menyaksikan bahwa sekretaris Anna sama sekali tidak memperlihatkan raut tidak suka setelah menyebut rencana makan malam mereka di unit Carissa malam ini.


Apakah dia benar-benar Anna Harold yang pernah mengejarku selama bertahun-tahun? Batin Alex tidak percaya.

__ADS_1


Kesal karena Anna sama sekali tidak menampakkan raut cemburu atau pun tidak suka, seketika Alex jadi berniat mengerjai gadis itu untuk melampiaskan kekesalannya.


"Sekretaris Anna, siapkan sarapan untukku," titah Alex.


"Baik, Presdir."


"10 Menit!" tambahnya, membuat Anna dan Kay langsung menatap ke arahnya.


"Lex, kamu jangan keterlaluan," protes Kay. Tidak rela jika kaki Anna kembali terkilir karena berlari terburu-buru seperti waktu itu. "Apa kamu tahu, waktu itu kaki Anna sempat terkilir karena dia berlari seperti dikejar setan hanya gara-gara takut waktu 10 menit yang kamu berikan padanya habis sebelum dia berhasil kembali ke ruanganmu? Apa kamu tahu, bagaimana rasanya tidak bisa berjalan karena kaki terkilir?"


Melihat Kay melayangkan protes atas perintah presdir Huang, Anna langsung menarik lengan pria itu dari belakang. "Tidak apa-apa, Kay. Aku bisa kok melakukannya," bisiknya.


"Tapi Anna, dia benar-benar sudah keterlaluan," kata Kay tanpa mengecilkan volume suaranya sedikit pun. Itu artinya, dia bahkan tidak takut jika Alex akan marah padanya nanti.


"Duduklah di tempatmu, aku yang akan turun membeli sarapan untuk kita bertiga," kata Kay, kemudian menuntun Anna duduk di kursi meja kerjanya.


"Tapi-"


"Tidak ada tapi-tapi. Duduk saja. Jika dia berani memarahimu, katakan saja padaku, biar aku yang memarahinya balik," ujar Kay, sekilas dia melirik tajam ke arah Alex.


"Cih, sok pahlawan." Alex bergumam seraya masuk ke dalam ruangannya sendiri. Rencananya mengerjai Anna seketika gagal karena Anna memiliki Kay yang selalu sigap menjadi dewa penolong di belakangnya.


.

__ADS_1


.


Malam tiba, Anna sudah lengkap dengan balutan gaun malam berwarna hitam, senada dengan warna jas yang akan dikenakan oleh Kay malam ini. Itu karena mereka berdua sama-sama mencari baju di butik yang sama, jadi sekalian saja mereka memilih pakaian dengan warna senada.


"Bagaimana dengan presdir Huang, apakah dia sudah berangkat?" tanya Anna begitu dia dan Kay sudah sampai di parkiran apartemen tempat mereka akan menghadiri undangan makan malam, tepatnya di unit apartemen milik Carissa.


Kay menanggapi ucapan Anna dengan tersenyum. "Apa kamu belum tahu kalau sejak 6 bulan yang lalu presdir Huang sudah pindah kesini?"


"Hah, yang benar? Aku pikir dia masih tinggal di unitnya yang lama," ucap Anna tidak menyangka. "Kalau boleh tahu kenapa presdir Huang pindah? Bukankah unitnya yang lama juga sangat bagus dan nyaman?"


"Ya, karena katanya terlalu banyak kenangan yang mesti dia lupakan di apartemennya yang lama," jawab Kay.


"Kenangan? Kenangan apa maksudnya?" tanyanya kurang mengerti.


Seingat Bella, Alex dulu hanya tinggal sendirian di apartemen lamanya. Lalu maksudnya kenangan apa yang sangat ingin dilupakan oleh pria itu? Membuat Bella penasaran saja.


"Sudah, tidak perlu dibahas lagi. Tidak baik membicarakan orang lain saat orangnya tidak ada." Kay terkekeh, lalu keluar dari mobil ingin membukakan pintu untuk Anna.


Kenangan apa maksudnya? Bukankah presdir Huang sejak dulu hanya tinggal sendirian? Aneh. Batinnya.


B e r s a m b u n g ...


...__________________________________________...

__ADS_1


...Maaf Bestie naskah bab ini cukup pendek dikarenakan otor sudah sangat mengantuk🙏🏼 Minggu ini menjadi minggu paling sibuk buat Otor dikarenakan ada beberapa kerabat Otor yang menikah dan akan segera menikah besok lusa😄 jadi waktu menulis hanya pas malam hari saja. Semoga setelahnya Otor bisa kembali fokus menulis lagi🙏🏼...


__ADS_2