
Tepat jam 00.00 alic sampai didepan gerbang masion damien,garbang yang begitu mewah dan megah terlihat seperti gerbang raksasa yang menjulung tinggi keatas.
✉aku ada didepan masion,bisakah anda membukaknya? Satpam anda tidak mempercayai ucapan saya✉ alic mengirim pesan kepada miscel yang saat itu miscel juga sudah tidur,tpi tidak dengan devanos yang masih asik dengn leptobnya... mendengar suara HP istrinya berbunyi dia segera membuka pesan itu, dia tidak menyangka alic akan kembali secept ini, meliaht istrinya sudah tidur pulas,devanos tidak tega untuk membanggunkannya, dia segera menelfon satpam untuk membukakkan gerbang terlebih dahulu, jika menunggunya sampai didepan gerbang memakan waktu yang cukup lama.
"maaf nona...saya benar benar tidak tau..." ucap satpam itu yang membukak kan gerbang untuk alic, tpi ucapqn satpam itu terhenti ketika alic langsung masuk tanpa memperpedulikan ucapan satpam itu,alic menatap masion yang lebih besar dari pada masion milik ayahnya,
"tau jika seperti ini, aku akan menyuruh kak kevin mengantarkanku sampai masuk.... benar benar taman yang panjang dan melelahkan" batin alic yang terus berjalan melewati taman Depan masion.
"akhirnya kamu datang" ucap devanos ketika membukak pintu tepat alic didepannya.
"anda...??? " tanya alic yang menatap devanos penuh slidik
"aku devanos,suami momymu"
__ADS_1
jawab devanos yang tau arah ucapan alic kemana, alic mengangguk tanda mengerti.
"bisakah anda jongkok" ucap alic yang membuat devanos mengerutkan dahi,tpi dia tetap melakukannya,dengan cepat alic naik kepunggung devanos.
"bisakah anda membopong saya?saya lelah" ucap alic yang membuat devanos tersenyum, dia tidak menyangka alic bisa berprilaku seperti ini,ini cukup menggemaskan bagi devanos yang tidak memiliki anak perempuan.
"kata sekertaris ku... aku punya 2 kakak... benarkah itu?" tanya alic yang mendapat kan anggukan dari devanos.
"kalo begitu... aku ingin tidur dengan kakakku..
"nah... kamu akan tidur dikamar siapa? kak kenzo atau kak rivom?"
tanya devanos yang terus melangkah.
__ADS_1
alic menginggat inggat kejadian tadi saat dia merebut hp ibunya, dia melihat panggilan itu dengan kenzo.. sesuai nama panggilan itu, dia tidak menyangka kakaknya rela jadi tukang kebun untuk mengetahui siapa pemberi obat untuknya.
"kak kenzo" jawab alic santai
"oh iya... bisakah anda tidak memberi tau momy dan kak rivom bahwa saya ada disini?" lanjut alic.
"biarkan ini menjadi kejutan" ungkapnya yang membuat devanos tersenyum, dia tidak memyangka alic ternyata mempunyai kepribadian yang sangat menyenangkan, lantas kenapa selama ini dia menjauh dari keliarganya? bahkan tidak ingin bertemu dengan keluarganya??!!! ini sangat mengganjal bagi devanos,dia merasa ketika alic tidak ingin bertemu dengan micsel.. pasti ada dalang yang membuat alic tidak ingin bertemu miscel.
*aku akan menyelidikinya* batin devanos dalam hati.
sesampai didepan kamar kenzo, alic segera masuk dan kembali menutup pintu yqng tidak terkunci itu... dia perlahan melihat kenzo yang lelap dalam tidurnya.
"jadi... dia kakakku? " ucap alic yang menatap wajah kenzo dari dekat.
__ADS_1
"sudahlah... lebih baik tidur, dan menunggu kamar baru untuk disiapkan" lanjut alic yang tau... bahwa dia pasti belum punya kamar... dian memilih tidur dengan kenzo , karena dia yakin kamar tamu tidak sebersih kamar yang sudah ada penghuninya, alic langsung masuk kedalam slimut yang dipakai kenzo.