Tubuh Sialan

Tubuh Sialan
56


__ADS_3

jam 12.00 alic banggun , perlahan dia membuka matanya dia berjalan kearah singganya yang sepertinya sudah kelaparan,alic pun keluar dari kamar dan menggejutkannya kenzo tidur didepan kamarnya .


"kak kenapa tidur didepan kamarku?" tanya alic keherannan, melihat kenzo tidur didepan kamarnya.


"alic akhirnya kamu keluar... kamu bagaimana bisa membiarkan ke2 singga itu tidur dengganmu????" ucap kenzo yang sebenarnya inggin ikut menunpang tidur dikamar adiknya karena kamarnya dibuat istirahat oleh a


dedy dan momynya, tapi siapa sangka bahwa ada singga didalam yang memandangnya penuh pandanggan senggit, sehingga itu membuatnya takut untuk masuk ke kamar adiknya.


"tenanglah mereka sebenarnya singga sirkus yang sudah jenak.. mereka diambil paksa oleh kelompok ayah lucy untuk berjaga jaga saja, mereka tidak sehebat dalam bertarung sama sekali, tapi karena sudah bertemu dengganku... harus pandai bertarung" ucap alic dengan senyum miringnya.


"oh ya.... dedy dan momy jg kesini, sebenarnya banyak yang inggin menemui mu tadi ...hanya takut saja danggan singga mu... jadi mereka menunggu kamu keluar saja, emmmm sebenarnya sasa tadi sudah memberi tau kami, bahwa hewan itu sudah kamu jinakkan.... hanya saja kami tetap saja tidak berani..." ucap jujur kenzo yang mendapati anggukan dari alic, alic yang mendenggar hal itu kembali membukak kamarnya dan menyuruh ke2 singga itu keluar bersamanya.

__ADS_1


"adikkkkkkk..... kenapa kamu senakal iniiiiiiii...." ucap kenzo yang langsung mencari perlindunggan disamping adiknya.


alic yang melihat hal itu tak bisa untuk tidak tertawa... dia belum pernah melihat kakak pertamanya setakut ini, ini sanggat lucu baginya apalagi melihat raut wajah kenzo itu semakin membuat alic tertawa.


"adiiiiiiikkkkkkk.... apakah bagus!!!!! menertawakan kakak sendiri haaaa???!!!!!!" ucap kenzo denggan raut wajah panik, alic pun memberi tau kepada ke2 singga itu seperti memberi kode, kenzo fikir memang seperti itulah orang orang sirkus menggajak bicara pada hewan hewannya.


"mereka tidak akan mengganggumu, percaylah" ucap alic sambil menarik tanggan kenzo untuk menyentuh bulu singga itu.


"lihat... dia tidak menyakitimukan?" ucap qlic yang mendapat anggukan dari kakaknya.


"mereka sudah kelaparan... saatnya dia makan" ucap alic yang berjalan mendahului kakaknya yang masih suka menyentuh bulu singga itu.

__ADS_1


"kakkkkkkkkkkk" triak alic yang sudah turun... dan kakaknya masih menyentuh 1singga yang dari tadi dia pegang.


"ya..... ya" jawab kenzo yang menggajak singga itu untuk turun, alic telah membawa 2 ekor ayam... dia akam melepaskan 2ayam itu, jika sudah berrada di taman belakang.


alic senggaja memberikan makanan ditaman belakang, mungkin itu juga bagus untuk tempat tinggal ke2 singganya dan tempat berlatih yang pas, ya walaupun kurang luas buat latihan singganya.... tapi itu sudah bagus lah dari pada tidak sama sekali.


Setelah sampai di taman belakang alic memerintahkan ke2 singga harus menangkap ayam masing masing denggan cepat, karena itulah satu satunya makanan mereka., alic dengan cepat melempar ke2 ayam itu.


"adik... bukan kah ini sedikit keterlaluan?" ucap kenzo yang menyayangkan singga itu, kenzo tidak inggin singga itu menjadi singga buas.


"ini lah satu satunya agar membuat singga tidak cupu"

__ADS_1


__ADS_2