
Semuanya diam , ucapan alic seperti bom yang meledakkan telinga ke 3 pria yang sedang bersamanya,,,, mereka fikir alic tidak akan pernah menggatakan hal seperti itu, siapa sangka dugaan mereka salah, hari ini alic mengungkapkannya.... tentu saja mereka senang denggan ucapan alic, hanya saja ini masih sanggat sulit dioercaya.
"sayang.... benarkah kamu mau memanggilku dedy?" tanya devanos denggan suara yang bergetar dan air mata yang menggalir, dia terlalu senang dengan hal ini.... sampek devanos tidak bisa mengontrol dirinya sendiri, ini terlalu mendadak bagianya.
"jika diperbolehkan"
"tentu saja boleh...." ucap devanos semakin mempererat pelukkannya, air mata bahagia itu menggalir lebih deras dari pada sebelumnya, devanos benar benar bersyukur alic mau menganggapnya sebagai ayahnya.
kenzo dan rivom merasakan perasaan mereka yang menghanggat, bahkan sanggat hanggat melihat dan mendengar alic seperti saat ini.
*aku harap ini menjadi selamanya* batin kenzo yang melihat alic masih dipelukkan devanos.
...****************...
__ADS_1
Lucy yang baru saja sampai dimasion ayah alic ,sedikit penasaran dengan masion yang semuanya dihuni oleh pria.
"kak... mereka pria semua kan?" tanya lucy kepada bara yang hanya menganggukkan kepalanya.
"mereka gak gay kan?????"
"plaaaaaaakkkkkkkkk" bara gak tanggung tanggung untuk memukul bahu lucy ,setelah mendengar pertanyaan lucy yang terakhir.
"ada beberapa yang sudah menikah, dan mereka akan kesini pada siang hari.... malam jika dibutuhkan, oh ya... kita yang masih lajang mungkin ada 6orang yang tinggal disini, emmmm sekarang menjadi 8 orang karena ketambahan kamu dan benzai." ucap bara yang menjelaskan kepada lucy,oh iya janggan tanya tentang keberadaan benzai.... karena dari tadi dia masih tidur didalam mobil, padahal lucy sudah membanggunkannya dengan berbagai cara, tapi hasilnya gak ada perubahan, dia tetap setia denggan mimpi indahnya, sampai akhirnya lucy dan bara memutuskan untuk meninggalkan benzai sendiri didalam mobil.
"nyoya miscel menyuruh penggantar singga untuk menggirim kesini, kamu harus tau... nyonya miscel sanggat takut dengan singga, maka sebab itu... dia meminta supir boxs untuk menggirim ke2 singga itu kesini." jawab devan yang tiba tiba nonggol dari arah samping lucy, itu sedikit membuat lucy kaget ,hanya saja lucy tahan.... agar tidak kentara saja.
"oh ya.... nona nanti malam mau kesini, dia sudah menggumpulkan beberapa tugas untuk kita" lanjut devan yang sudah tidak sabar inggin menjalankan tugas bersama alic, dia sudah menunggu momen ini sejak dia pulang dari negri gajah, 2th yang lalu.
__ADS_1
"tugas ini mungkin mengguras tenaga ,fikiran, dan waktu kalian, karena tugas ini akan mengakibatkan kesalahan fatal, jika kalian melakukan 1 kesalahan kecil sekalipun" ucap lucy yang sudah tau semua rencana dan target alic.
"aku tau... nona tidak akan membuang waktu setelah sampai di negri singga, dia pasti akan mencari tau dalang dibalik kematian tuan jovan dan penyakit nona" ucap bara yang mulai denggan raut wajah seriyus, dia selalu begitu... dia selalu memposisikan dirinya sesuai keadaan.
" tapi, aku takut.... nona tidak memberikan tugas itu kepada kita, malah kita diberikan tugas yang lain... dan nona mencari tau tentang kematian tuan jovan dan penyakit nona sendiri" sambung devan yang membuat mereka terdiam ... mereka fikir itu mungkin saja terjadi, apalagi melihat sifat alic yang sepertinya lebih senang menyelesaikan masalahnya sendiri, tanpa sepengetahuan orang lain.
"WOIIIIIIIIIIIII BENZAI DATANG NIHHHHHH???? SAMBUTANNYA MANA????!!!" triak benzai yang sekarang berdiri tepat disamping pintu mobil.
"sepertinya... aku salah menjemput orang" ucap bara yang langsung menoleh kesumber suara.
"ya.... sepertinya kamu harus menggirimnya ke rumah kejiwaan" ucap lucy yang sedikit tidak menduga denggan kelakuan benzai yang sanggat abstrak itu.
"kalian salah.... harusnya bara menggirimnya kekebun binatang... karena dia terlihat 11_12 denggan GOR**A, urat malunya sudah putus" ucap devan... yang sepertinya didenggar oleh benzai, yang tidak jauh dari mereka.
__ADS_1
"TEGA KALIANNNNN!!!!!! KALO AKU GORILA.... LALU KALIAN APAAAAAAA!!!! ???? E..E..K NYA, PARA GORILA!!!!!!!!"