
"nona,,,izinkan saya tinggal diapertemen kevin, guna mempermudah kerja saya" ucap vano yang mendapat plototan tajam dari kevin,kevin jelas tidak mau jika vano ikut tinggal di apertemennya.
"kakak minta izinlah sama kak kevin,dia kan yang punya apartemen" jawab alic yang membuat kevin makin seneng, karena jawaban alic mempermudah baginya menolak vano secara langsung.
"vin...." ucap vano yang memasang wajah sok cute nya, sontak saja kevin yang gak pernah melihat wajah vano seperti itu kaget.
"gak" tolak kevin tanpa basa basi.
" kamu mah tega sama teman sendiri"
"terserah" jawab kevin sambil pergi dari ruang rawat alic
jam 22.00 alic memutuskan untuk keluar dari rumah sakit, alic fikir ibu tirinya pasti sudah memastikan villa yang dia tuju, jika kesana sekarang itu sudah aman, tpi siapa sangka ketika dijalan kecil dia melihat seorang pemuda sedang berantem dengan 3pemuda lainnya,alic memperhatikan setempat dan melihat 2 orang didepan mobil sedang berbincang bincang,dengan cepat alic menghampiri ke2nya
__ADS_1
"maaf... boleh pinjam hp bentar gak?" ucap alic yang membuat ke2 pemuda itu benggong,tpi sedetik kemudian salah satu pemuda itu menyerahkan hp nya kepada alic, alic yang menerima hp itu segera menghampiri pertempuran didekat gang kecil yang dia lewati, dengan hati² dia merekam aksi mengerikan itu... alic tidak habis fikir, sebenarnya apa yang difikirkan pemuda itu??? kenapa dia diam saja ketika dipukuli???.
"trimakasih" ucap alic yang mengembalikan hp itu kepemiliknya, alic tidak mungkin merekam terlalu lama, dia sudah tidak tega meliht pemuda itu dikroyok.
"kakak kakak besar? kok mainnya kroyokkan kaya anak lecil aja" triak alic yang menghampiri pengkroyok itu
"eh salah.... anak kecil aja tau harga diri... kalo kroyokkan gak gentel, nah kakak kakak besar berarti cupu dong...mainnya kroyokkan" ucap alic yang munyulut emosi 3pemuda itu, sedangkan pemuda yang dari tadi dapat bogem mentah ,dengan mata lelahnya memperlihatkan alic dengan seksama.
"lumayan, kita menemukan mangsa yang masih segar" ucap salah satu pemuda itu dengan tatapan siap mengikuti alic.
"duhhhh... dah lama pula gak latihan, kita coba dengan tubuh kecil ini... seberapa kuat dia bertahan" gumam alic yang bersiap untuk tempur,dengan tubuhnya yang kecil alic segera bertempur... walau tubuhnya tidak sesehat dulu, asal itu beliz yang sudah terlatih dari kecil dimiliter, itu sanggat mudah baginya untuk menghabisi 3 pemuda sekaligus.
Sedangkan 2pemuda yang sempat dihampiri alic untuk meminjam hp , mereka diam diam mengikuti alic... mereka sungguh kaget ketika melihat alic berani berantem dengan 3 orang preman,dengan tubuh alic yang lincah... mereka fikir mungkin alic sudah terlatih,maka sebab itu dia bisa seberani itu.
__ADS_1
"brakkkkk brakkkk brakkkk..." merasa 3pemuda itu tidak mampu menghqbisi alic, mereka memilih kabur.
"kenapa diam saja...!!!!!!!, kenapa tidak melawan????!!!
kamu mau cepet cepet mati ya!!! " ucap alic yang menghampiri pemuda penuh lebam itu,pemuda itu perlahan bangkit dan tersenyum kepada alic,dia tidak menyangka ank kecil ini punya pondasi yang kokoh untuk bertarung,dia merasa sangat beruntung bisa melihat dan bertemu dengan anak kecil yang memapahnya.
"terserahlah... tpi ,ingatlah untuk melawan ketika kamu dalam bahaya!!! jika kamu sampai mati dikejadian seperti ini... tandanya kamu orang bodoh!!!" lanjut alic yang tidak berhenti untuk mengomel,apalagi hanya mendapat senyuman bodoh menurutnya.
"uhuuuuuukkkkk uhuukkk" batuk alic yang sedari tadi dia tahan ,kembali mengeluarkan darah,... itu membuat pemuda yang disampingnya terkejut, dengan cepat pemuda itu menangkap alic yang hampir jatuh.
"benar benar tubuh sialaaaaaannnnnnn" triak alic yang disusul dengan tak sadarkan diri.
" alicccccccccc" triak kenzo dan rivom kompak, mereka ber2 adalah orang yang dihampiri alic untuk meminjam hp, awalnya mereka keluar mobil karena sudah lelah berkeliling untuk mencari alic yang tidak kunjung bertemu, siapa sangka ketika mereka sedang asik dengan obrolan mereka,.. alic yang mereka cari menghampiri nya
__ADS_1