Tubuh Sialan

Tubuh Sialan
24


__ADS_3

•gila ya mereka!!!! demi apa sih??? mereka melakukan hal itu???!!!!!• ucap imay yang marah mendengar ucapan sahabatnya itu


•terus bagaimana denggan kondisi anak perempuan mu itu? • lanjut imay yang tidak bisa berhenti sepertinya, dan zian menunggu kabar baik yang diucapkan miscel.


°dia sedang menjalani perawatan dirumah docter° jawab miscel yang membuat zian tersenyum.


*pantas saja aku mencarinya diseluruh rumah sakit tidak ada dia... jadi dia dirawat dirumah docter... dasar gadis cerdik* batin zian yang sudah 1th mencari alic disetiap rumah sakit... dari rumah sakit sedang, besar, sampek rumah sakit kecil pun dia slidiki dan tidak ada hasil sama sekali, bahkan dia sudah memasang penyadap di masion damien, sampai keseluruh hp penghuni masion, bahkan tidak membuahkan hasil dan 1 lagi dia terus menyuruh orang untuk mengikuti kenzo dan rivom... yang semuanya tidak membuahkan hasil juga.


•loh... kenapa tidak dirumah sakit saja?kan peralatan dirumah sakit lebih lengkap?•


° 1th ini keluarga ku ada yang menggintai terus , bisa dipastikan mereka mengincar alic... jadi kami tidak inggin alic kenapa napa, makanya kami menaruh alic dirumah docter saja, agar orang yang menggintai itu lelah denggan sendirinya, bahkan rumah kami selalu diawasi dan hp keluarga kami disadap kata tuan leon jovanca, jadi kami kalo mau membahas alic /menelvon alic selalu diluar rumah dan tidak menggunakan hp yang sama° ucap miscel yang selalu jujur apa adanya kepada sahabatnya itu,dia yakin sahabatnya adalah teman curhat terbaik setelah suaminya.

__ADS_1


Mendenggar hal itu, imay menatap anaknya denggan tajam... tangganya juga sudah mulai meraih telingga zian dan mengangkatnya keatas.


•itu masalah gampang... aku akan menyuruh anak laki lakiku yang kebetulan juga ahli dalam restat meresaat... agar keluarga kalian tidak terganggu lagi, masalah orang yang menggikuti ke2 putramu juga bisa ku urus... Kamu tenang saja• ucap imay yang tidak melepaskan tanggannya dari telinga zian yang sudah kesakitan dari tadi hanya saja dia tidak berani melawan, karena dia memang salah.


°hhhhh gak usah, bukankah ini sanggat merepotkan?, soalnya suami ku juga kuwalahan menggurus orang yang terus menggintai kami°


•kamu serahkan saja kepada saya,kalo begitu .... sampai jumpa 1minggu lagi... aku mau kemasionmu•


°denggan senang hati° ucap miscel yang memutuskan sambunggannya.


"mom... inikan usaha zian untuk menemukan keberadaan alic" ucap zian sambil mengelus telinganya yang merah.

__ADS_1


"tapi, kamu udah kelewatan!!!! kamu masuk privasi orang low!!!" lanjut imay yang sanggat marah dengan perbuatan anaknya.


"tapi, zian punya alasan sendiri mom... agar mengetahui keberadaan alic"


"critakan"


"saat itu.. zian memprovokasi preman... zian lupa 3/4 orang preman gitu, agar menyerang zian...zian sanggat inggin tau sampai mana ... batas kelemahan zian, tpi siapa sangka alic datang dan menghajar preman preman itu, mungkin alic fikir q terluka parah karena dihajar preman preman itu,,,, trus alic memapahku yang banyak luka lebam... luka itu kebanyakkan dari perang melawan para penggedar narkoba dan ditambah sedikit akibat preman preman itu... saat dipertenggahan memapahku alic tiba tiba batuk darah dan pingsan... siap pun pasti inggin tau keadaan alic jika diposisi zian kan mom?" ucap zian jujur dan itu membuat imay bisa memaklumi keadaan zian yang sekarang ini.


"tapi, kamu tidak boleh bertindak seperti itu lagi.. oh ya... ngomong ngomong alic itu usia berapa??? masak dia mampu melawan preman preman itu??? apa dia melapor kepolici?" tanya imay yang penasaran denggan alic.


"entah... mungkin sekitar kelas 4 dasar" ucap zian yang inggat betapa kecilnya tubuh alic, tapi zian tidak menjawab pertanyaan terakhir momynya... karena alic melawan mereka dengan tanggan kosong... bahkan tidak memanggil polici.

__ADS_1


"syukur deh kalo dia masih kecil... itu tandanya kamu tidak boleh menyukainya sebagai perempuan... tpi, kamu boleh menyukai nya sebagai adik perempuan"


"itu terserah Zian " ucap Zian sambil pergi meninggalkan imay.


__ADS_2