
"kamu mempeliharanya?" tanya seseorang yang membuat alic dan kenzo menoleh.
"kakek.... paman" ucap alic yang segera mdnjabat tanggan leon dan devanos secara sopan, begitu juga denggan kenzo mengikuti hal yang sama dengan alic.
"dari mana kamu mendapatkannya?" tanya devanos penasaran, baginya alic selalu membawa sesuatu yang menggejutkan.
" dari gudang " jawab alic yang membuat mereka faham ,gudang yang dimaksud alic.
" oh ya... dimana momy?" tanya alic yang belum bertemu dengan momynya itu.
" mom... sedang memasak bersama bibikmu dan istri anggara" jawab leon santai.
"oh... " jawab alic yang kembali memperlihatikan singganya, dia merasa senang keluarganya ada disini, menemani liburan nya.
"kek... setelah sekolah disini, aku akan tinggal di masion Jovanca.... milik ayahku" ucap alic yang membuat semuanya tidak setuju.
__ADS_1
"TIDAK BISAAAAAAA!!!!!!" ucap leon ,devanos, dan kenzo kompak.... mereka tidak akan pernah setuju jika alic tinggal sendirian.
"denggarkan aku dulu..." ucap alic mencoba menjelaskan maksud dia tinggal dimasion ayahnya.
"tidak ada yang perlu didenggarkan!!!! kamu hanya bisa memilih tinggal denggan ku / tinggal denggan momy mu!!!! " bantah leon yang langsung pergi meninggalkan taman belakang, leon tidak habis pikir... kenapa cucu kecilnya memilih tinggal sendiri??? padahal jelas jelas ada keluarga yang mencintainya.
" dengganrkan paman.... kami tidak inggin kamu sendirian, apalagi selama ini kamu suka menyendiri.... kami tidak inggin kamu kembali seperti dulu" ucap devanos sambil mengusap kepala alic dengan lembut.
" paman... alic tidak sendiri dimasion ayah, alic ...." ucap alic yang dipotong oleh kenzo
" mereka sudah menantikan dirimu, jika kamu tetap menggambil keputusan seperti itu.... itu semakin membuat mereka sedih, pilihlah keputusan yang bijak" ucap devanos yang kemudian ikut pergi, kini tinggal alic yang diam... memikirkan keputusannya.
"kenapa mereka tidak mendenggar kan penjelasan ku dulu???" ucap alic sambil menjatuhkan dirinya direremputan, padahal alic inggin menjadikan masion ayahnya sebagai tempat tinggalnya karena dia inggin melatih para anak angkat kakeknya , dan membiarkan mereka tinggal disana untuk pelatihan yang lebih bagus dari pada sebelumnya, tentu saja alic bisa tinggal dirumah keluarga ibunya/ kakeknya, karena sejatinya masion ayah nya cuma menjadi tempat latihan saja .
" sebenarnya apa yang adik fikiran ded???? memangnya kita kurang dalam segi apa??" ucap kenzo setelah melihat devanos menghampiri nya.
__ADS_1
"sebenarnya, kita harus mendengarkan penjelasan alic, setelah mendengar nya.... baru kita bisa memutuskannya, ini sedikit egois menurut dedy" ucap devanos denggan tampang yang tenang, devanos sanggat yakin alic pasti punya alasan yang tepat tentang keputusannya.
"tapi, ded,.... " ucap kenzo yang terhenti karena suara momynya yang memanggil semua orang untuk makan bersama.
"ded akan panggil alic untuk makan bersama..." ucap devanos yang hendak pergi ketaman belakang,tapi dicegah oleh kenzo.
"biar aku saja ded yang panggil" ucap kenzo yang bergegas untuk memanghil adiknya.
" kenzo mau kemana ded?" tanya miscel yang melihat kenzo pergi .
"manggil alic" jawab devanos sambil melirik kearah taman belakang.
Kenzo yang sudah ditaman belakang melihat alic sedang tiduran direremputan sambil memeluk salah satu singganya membuat kenzo inggin menggambil gambar itu, denggan cepat dia memfotonya ,selesai memfoto kenzo mendekat kearah alic.
"kuharap kamu menjelaskan nya" ucap kenzo yang membuat alic tersenyum.
__ADS_1
"aku akan tinggal denggan kalian"