
"apa... kakanya nona alic gila???" bisik benzai kepada kevin dan vano yang ke3nya mengguping dipintu kamar alic, mereka ber3 berbondong bondong lari kearah kamar alic ketika mendenggar triakkan rivom yang terdenggar marah.
"mari kembali... nona pasti punya alasan kenapa dia sampai dimarahi kakaknya" ucap kevin yang bisa menebak permasalahan nonanya, dia merasa tidak layak untuk terus terusan mengguping... jadi dia memutuskan kembali kekamarnya,beda denggan vano dan benzai yang masih penasaran.
"maaf" ucap alic kembali tertunduk,melihat alic kembali tertunduk membuat rivom makin sebal.
"8TH HANYA DISELESAIKAN DENGGAN UCAPAN MAAF!!!!????? APA ITU LAYAK???!!!!!" lanjut rivom yang segera memutuskan keluar dari kamar alic.
"BRUUUUUUUKKKKKKK" vano dan benzai jatuh... mereka tidak tau kalo pintu akan terbuka secepat itu, rivom denggan kaki panjangnya melewati vano dan benzai yang masih terduduk dilantai. Vano dan benzai sambil memamerkan senyum canggungnya "maaf" ucap ke2nya pada akhirnya ,mereka ber2 memutuskan untuk segera pergi dan menutup kembali pintu kamar alic.
"kak.. maaf ,alic egois untuk waktu yang lama.... " ucap alic yang langsung mendapat pelukkan dari kenzo.
"kakak tau,,,, kamu punya kesulitan sendiri dimasa itu" jawab kenzo yang tak henti menciumi puncak kepala alic, bahkan kenzo juga tidak bisa bayangkan jika dirinya yang menjadi alic... mungkin dia juga tidak akan bisa bertahan hidup, bahkan dia memilih mengakhiri dirinya sendiri dari pada terus terusan disiksa oleh penyakit dan ibu serta kakak tirinya itu.
__ADS_1
"kak... sebenarnya hari ini adalah.... hari pringgatan kematian ayahku dan aku menggacaukannya" ucap alic yang membuat kenzo kaget mendengarnya, dia tidak menyangka jika hari ini pringgatan kematian ayah alic.... dia bisa merasakan betapa hancurnya hati alic saat ini, kenzo inggin menginggatkan kepada rivom agar sesegera mungkin meminta maaf kepada alic... tapi,sepertinya alic masih membutuhkan seseorang disampingnya.
"kamu tidak menggancaukannya sayang, mari kita berdoa untuk paman jovan" ucap kenzo yang disetujui oleh alic.
Sedangkan kevin dikamarnya menggecek perlengkapan kemping, dan dia yakin... semuanya sudah disiapkan denggan sempurna.
"hallo tuan" ucap kevin yang mendapatkan panggilan dari leon jovanca.
"hari ini adalah pringgatan kematian jovan, bagimana denggan alic? apa dia baik baik saja?" ucap leon yang merasa khawatir denggan keadaan alic .
"dia tidak baik baik saja, tapi anda bisa tenang... karena para tuan muda dari keluarga damien menenangkan hati nona alic" ucap kevin sambil menatap kejendela.
"baguslah kalo begitu"
__ADS_1
"tuan, ada yang inggin kulaporkan kepada anda"
"katakan"
"besok nona alic menggajak untuk kemping kepegununggan terdekat dari rumah docter anggara"
"biarkan dia berolahraga sedikit, mungkin ini akan mempercepat dia sembuh" ucap leon yang berfikir ini baik buat hati alic yang masih sedih itu.
"baik" ucap kevin yang mengakhiri panggilan nya.
"apa... tuan leon menyuruh kita untuk kembali?" tanya vano yang sudah masuk kamar kevin ketika kevin melangsungkan panggilan.
"beliau menanyakan keadaan nona alic" jawab kevin yang masih sibuk menatap luar melalui jendela kamarnya.
__ADS_1
" ngomong ngomong sampai kapan para tuan muda itu ada disini? kita gak mungkin harus satu kamar teruskan...? " tanya vano yang kamarnya ditempati kenzo dan rivom saat ini... oleh sebab itulah dia tidur dikaramar kevin untuk saat ini, sebenarnya rumah anggara ada 3kamar untuk tamu yang datang mingginap, tapi karena adanya alic, vano dan kevin... kamar tamu itulah yang menjadi kamar mereka .... jadi jika ada tamu yang mengginap, terpaksalah vano merelakan kamarnya untuk beberapa saat, seperti hari ini.