Tubuh Sialan

Tubuh Sialan
67


__ADS_3

Vano yang membaca itu sanggat kaget, karena dia tidak punya persiapan apapun untuk pergi keperusahaan, apalagi ketika dia membuka hpnya Itu tepat jam 07.48, dia hanya punya waktu beberapa menjt lagi....


" siallllll..... Bisa dihukum mati kalo sampai telat"ucap vano yang segera banggun dari tidurnya.


Beda denggan alic yang sudah siap denggan pakean dan rambut palsunya, dia mengunakan rambut palsu yang sebahu,kaca mata hitam dan masker. Dia masih harus menutupi wajahnya, karena ini hal yang penting untuk memicu musuh.


setelah selesai makan, alic masih menunggu vano yang tak kunjung tiba,


"bareng kakak yuk" ajak kenzo yang ditolak oleh alic.


" bareng dedy aja" ucap devanos yang ikut menawarkan, alic juga menolaknya.


"ya sudah kakak dan dedy berangkat dulu "ucap kenzo gang mendapatkan anggukan dari alic, miscel jam 07:30 sudah pergi dari masion.


" nanti jika asisten vano datang biar kakak saja yang bilang" ucap rivom yang merasa sebal denggan vano, karena sudah membuat adiknya menunggu.


Jam 08.15 vano baru sampai, dan benar saja rivom segera menyambut kedatangan vano denggan bahagia.


" selamat.... Hari ini hari kerja terakhir anda" ucap rivom yang membuat vano panik.

__ADS_1


" nona..... Kakak anda tidak seriyuskan?... "ucap vano yang segera menghampiri alic yang diam saja dan menatap kekacauan yang dibuat kakaknya.


" kak.... Antarkan aku" ucap alic yang semakin membuat vano srmakin panik, dia tidak percaya hari ini dia dikeluarkan hanya karena telat 15menit.


"aku tidak memecatmu, kamu tenangkan dirimu.... Dan berhati hatilah ketika berkendara"ucap alic yang segera pergi denggan rivom, rivom hanya diam sambil menjulurkan lidahnya kearah vano yang inggin menghantam wajah rivom yang sanggat menyebalkan baginya.


Berita tentang alic yang akan datang keperusahaan sudah gempar dilingkunggan perusahaan, bahkan sudah disiapkan penyambutan untuk alic.


📨kak... segera tunggu aku didepan perusahaan 📨 alic menggirim pesan kepada kevin dan vano, alic melihat mobil kakaknya yang didahului oleh vano, mungkin srtelah membaca pedan itu.... Vano fikir alic menyuruhnya untuk mendahului mobil rivom.


" dek.... Bukannya kamu inggin masuk perusahaan tidak secepat ini... "


" awalnya begitu, tapi setelah melihat kejadian tadi pagi.... Aku jadi penasaran dan mungkin lebih cepat lebih baik"


jawab alic yang menginggat vidio cctv yang dikirim oleh kevin, semakin kesini semakin menarik buatnya.


"jika butuh sesuatu, langsung memintalah kepadaku" ucap rivom dengan banggannya.


"baik "

__ADS_1


Sesampainya di perusahaan alic disambut oleh Kevin dan vano, rivom yang melihat kepergian adiknya, sepertinya semakin kesini dia tertarik denggan urusan perusahaan.


" jika dia bisa..... Maka saya juga bisa! " ucap rivom sebelum meninggalkan perusahaan jovanca.


" cari data tentang Rafael darmarga, sedetail mungkin" ucap alic yang diampit kevin dan vano.


"baik nona" jawab kevin, beda denggan vano yang hanya mengikuti.... Dia masih binggung denggan yang terjadi saat ini, dia belum menyiapkan segalanya..... Bahkan dia masih belum siap untuk masuk keperusahaan.


" SELAMAT DATANG NONA ALIC" ucapan itu membuat alic berhenti dadakkan, dia tidak suka denggan keramainnya yang tidak diperlukan, ini sanggat membuang waktu kerja mereka.


"trimakasih..... " ucap alic yang segera melanjutkan perjalanan kekantornya.


sontak saja karyawan yang menyambut alic sedikit kaget, mereka tidak percaya alic secuwek itu, hanya menggucapkan trimakasih dan pergi begitu saja, tapi banyak karyawan yanh suka denggan gaya alic, petinggi petinggi mereka yang hendak mencari muka didepan alic, seketika tidak dapat berkutik lagi.


"katakan kepeda mereka, kembali kepekerjaan masing masing.... Jika dalam 1menit belum kembali.... Bersiaplah mendapat sangsi dari ku" ucap alic kepada vano, denggan sigap vano menyampaikannya.


"nona alic meminta kalian segera kembali kepekerjaan kalian dalam 1menit,jika tidak........bersiap lah terkena sangsi" ucap vano yang seketika membuat semua karyawan bubar denggan lari terbirit birit.


" wow.... Nona, anda sanggat hebat' baton vano yang melihat orang orang berlari denggan cepat.

__ADS_1


__ADS_2