
"kakkkkk lari"
mendenggar triakkan itu, sasa tanpa menoleh kanan, kiri ,bahkan belakangpun tak di tenggoknya,dia teus lari... tapi instingnya menggatakan lari keluar gudang... jadi dia hanya bisa menhikuti instingnya saja.
melihat hal itu, alic sedikit lega karena sasa menggambil jalur yang tepat, tapi tidak menguntungkan buatnya... karena harus berhadapan dengan 2 singga yang mulai mendekat kearahnya.
"singga kecil kemarilah.... akan kubuat kalian takhluk kepadaku " ucap alic yang sudah bersiap diri denggan pisau kecilnya.
"guuuuurrrrrrrrrrrrr" suara para singga itu yang seolah siap untuk menerkam alic.
"seharusnya usia mereka baru 1th kurang 1bulan" ucap alic yang melihat ke2 singa itu yang meloncat kearah nya.
...****************...
"gawattttt!!!!! kenapa aku lari????" ucap sasa yang berhenti tepat didepan mobil devan dan yang lainnya.
__ADS_1
"begoknya aku!!!! aku kesini mau melatih hasil latihan ku!!!! kalo caranya seperti ini.... aku dianggap cupu oleh nona.... duhhhh besok nya " lanjut sasa yang meruntuki kebodohannya itu.
"kenapa kamu keluar?" tanya bara yang keluar dari mobil, yang lain juga ikut keluar... mereka akan masuk kegudang itu.
"oh iya.... nona" ucap sasa yang inggat jika tadi dia disuruh alic lari, tapi dia lupa denggan keadaan alic.
"nona kenapa????" tanya devan yang langsung menanyakan keselamatan alic, ketika melihat kekhawatiran sasa.
"nona tadi menyuruhku lari, tapi aku tidak tau siapa yang menggejarku" jawab sasa yang membuat devan dan yang lain menepuk jidat mereka, mereka tidak menyangka disamping alic masih ada orang selola sasa.
"sudahlah.. kita segera masuk saja" ucap devan yang tidak mampu jika mendenggarkan ocehan sasa.
"kak... bawa kami kerumah sakit hewan terlebih dahulu" ucap alic yang menarik tanggan devan untuk segera menjalankan mesinnya.
Sedangkan yang lain hanya terbenggong saja melihat 2singga itu mengikuti alic, mereka tidak bisa fikir bagimana nona nya mengikuti alic begitu saja, padahal mereka baru saja berkelahi.
__ADS_1
"ini sama sekali tidak masuk akal...."
"apa kita masuk dunia tipu tipu????? sehingga kita bisa ditipu denggan penglihatan kita?"
"mungkin nona punya ilmu hipnotis hewan"
"atau janggan janggan nona punya pelet khusus memelet hewan buas?"
ocehan ocehan itu membuat alic sedikit sebal dia memutar tubuh nya agar bisa menatap 4 orang yang baru saja mengunjingnya, devan yang disamping alic tidak bisa jika tidak tertawa mendenggar ocehan para rekannya dan sasa.
"apa kalian, ingin masuk dunia tipu² agar merasakan hipnotis dan ilmu pelet hewanku.... biar kalian semakin tau rasanya melakukan hal yang tidak masuk akal?" ucap alic yang membuat ke4 orang tersebut menutup mulutnya dan lekas masuk ke gudang denggan brlari secepat mungkin.
"nona.... anda membuat mereka takut" ucap devan yang secepat mungkin mengentikan tawanya.
"mereka layak untuk takut" jawab alic yang segera membuka pintu belakang, alic membantu ke2 singga itu masuk kedalam mobil... setelah memasikan ke2 singga itu aman, dia masuk mobil disamping devan.
__ADS_1
"nona.. kenapa anda meninggalkan mereka.?" tanya devan penasaran, pasalnya seorang pemimpin harus menunggu sampai tuntas baru keluar dari ruanggan kejadian tersebut, tapi alic leluar terlebih dahulu... dia tidak menunggu sampai rekan rekannya keluar, dan melihat kondisi rekan rekannya selamat atau tkdak.
"karena ini tes buat mereka,"