
Sesampainya alic dimasion utama jovanca, alic disambut para paman, bibik, dan sepupunya... alic sedikit binggung karena dia tidak tau keluarga jovanca sanggat banyak.
"adik alic... aku sanggat suka gayamu" ucap perempuan yang mungkin berusia 23th
"kamu harus mengajari kami cara membobol pondsel orang, aku sanggat ingin membobol pondsel ayahku, aku sanggat takut ayahku punya selingkuhan seperti anjaz itu" lanjut yang lainnya, elic tidak menyangka jika camera kecil itu telah ditonton keluarganya , dia fikir hanya kakeknya saja.
"Maaf... kesehatan nona kurang baik, bisakah nona masuk dulu ?" ucap vano yang melihat alic terus memeganggi dadanya, apalagi dari tadi ketika dimobil alic sering batuk, awalnya vano menawarkan kerumah sakit terdekat, tpi alic menolak ,mungkin sakit dada alic disebabkan alic menahan batuknya saat sampai dimasion .
__ADS_1
Melihat alic seperti hampir jatuh vano dengan cepat membopong alic,,, alic hanya pasrah,karena dadanya benar benar sakit,dia sudah mencoba menahannya tpi,semakin dia menahannya ...semakin sakit pula rasa sakit itu.
"kak... aku gak kuat lagi dengan tubuh sialan ini" ucap alic yang bersamaan dengan pingsan , sontak saja semua yang meliahat hal itu kaget, mereka tidak menyangka didalam otak alic yang cerdas ternyata ada tubuh yang rapuh.
"cepat... bawa dia keatas!!!" triak leon yang ada diatas, dia juga tidak tau bahwa cucu yang baru dia lihat setelah sekian lama, mempunyai tubuh yang sanggat lemah.
"telfon docter anggara secepat mungkin, jika dia tidak datang dalam 10menit, segera pecat dia" triak leon kepada anak anaknya yang ada dibawah.
__ADS_1
Sesampainya disana, dia sanggat kaget dengan kondisi alic, tubuh kecil itu mampu menahan racun lambat umur, ini adalah sejenis racun berbahaya jika dikonsumsi terus menerus.
"izinkan saya membawa nona alic kenegara asal saya, dia butuh perawatan paling cepat 3/4th" ucap anggara yang membuat semua orang kaget , mereka tidak menyangka ternyata sakit alic memakan banyak waktu.
"baik.... biarkan dia fokus ke kesehatan nya, masalah perusahaan itu hal yang kecil" jawab leon yang menjutujui ucapan anggara
"vano... apa kamu sudah mencari tau tentang racun yang ada didalam tubuh alic?" tanya leon yang merasa kasian dengan keadaan alic.
__ADS_1
"sudah.. saat itu nona alic menyuruh saya untuk meneliti 3 botol, 1botol milik tuan jovan dan 2 botol milik nona alic.. kata nona alic itu adalah obat pereda dari ibu tirinya yang selalu di konsumsi 1bulan setelah ibu tiri nona alic menikah dengan tuan jovan, docter yang meneliti menggatakan obat tersebut pereda sesaat yang sebenarnya adalah menanam racun didalam tubuh nona dan tuan jovan. " ucap vano dengan lancar, dia sanggat ingin monic dan merin ditendang dari masion milik jovan.
"oh iya... saat saya pertama kali bertemu dengan nona, saya melihat tubuh nona penuh lebam, saya juga meneliti lebam tersebut, nona dapati lebam itu dari kakak dan ibu tirinya, bukan itu saja sebenarnya yang membuat nona alic tidak pernah berani untuk keluar kamar, karena ibu dan kakak tiri nona alic yang menyuruhnya, mereka akan memukul nona alic dengan sadis jika alic melanggar perintah mereka, maka dari situlah nona alic tidak pernah mau menemui siapa pun termasuk ibu kandung nona alic... sebenarnya.........