Tubuh Sialan

Tubuh Sialan
65


__ADS_3

Jam. 04.00 alic sudah siap denggan kendaraan motornya, sebenarnya bukan motornya lebih tepatnya motor kenzo, alic pergi keperusahaan.... Dia melihat sekeliling perusahaan ayahnya, dia tidak inggin langsung masuk perusahaan tanpa pemantauan , dia lebih suka memantau baru bertindak , setidaknya dia bisa berpura pura menjadi pelayan toko roti yang disamping perusahaan ayahnya.


Alic menggerutkan kenimgnya saat melihat ada orang yang keluar dari perusahaan melalu jalan belakang, bahkan dia tidak tau jika ada jalur kecil yang mungkin orang orang tidak akan menduga, bahwa jalan itu menuju perusahaan nya.


Dari kejauhan alic melihat perempuan denggan pakean yank sedikit acak acak kan itu, alic lagi lagi hanya memperhatikannya dari kejauhan... Dia juga tidak lupa merekam hal itu, meliahat perempuan itu telah menjauh, alic segera melajukan motornya kedepan perusahaan, dia fikir dia akan menemukan hal yang menarik lagi, benar saja.... Dari arah pintu utama ada seseorang pria yang keluar dari sana, tapi sosok ini sanggat tidak asing bagi alic.... Bahkan alic langsung turun dari motornya, dia sudah menyiapkan bogem mentah untuk orang tersebut.


"bagggggggggg" alic tanpa tanggung tanggung memukul bahu orang tersebut sampai tersungkur.


"kek.... Kau ternyata orang yang bejat" ucap alic denggan nada yang sudah tidak bisa diartikan denggan marah.... Karena itu lebih dari marah.


"kauuuuu!!!!! Dasar cucu durha... " belum sempat leon meneruskan ucapannya, alic menariknya dan mendudukkan kakenya dimotor, dia segera pergi dari sana.

__ADS_1


Alic menghubunggi kevin, kevin yang saat itu sedang tidur.... Dia harus terbanggun karena Hanya yang terus berbunyyi.


" kak.... Segera kirim cctv yang di semua ruanggan perusahaan , setelah itu hapus" ucap alic yang langsung mematikan panggilan nya, kevin yang masih setenggah sadar..... Mendadak langsung harus bekerja di waktu itu juga.


Sepanjang perjalanan leon ngomel ngomel, karena alic menggunakan motornya denggan cepat, bahkan punggungnya masih sakit.


Sesampainya di masion jovanca alic menarik leon untuk segera masuk kekamar leon, dijam segitu semuanya masih sepi..... Hanya ada orang orang yang bertugas bersih bersih dan membuat sarapan pagi.


"Aaaaaalllllliiiiiicccccc" ucap leon Yang sudah tidak tahan denggan perlakuan cucunya,pertama ditabok punggungnya, masih dikatain bejat.... Leon srmakin tidak tau denggan alasan alic yang diluar dugaan leon.


"demi apapun.... Kakek tidak akan melakukan hal yang seperti itu! "ucap leon Yang tidak sadar bahwa banyak orang yang inggin menjatuhkannya.

__ADS_1


" jika anda berani melakukannya.... Saya tidak segan untuk menghukum anda" ucap alic yang berfikir tentang pelaku dibalik ini.


*jika bukan kakek yang melakukan.... bisa jadi inj jebakkan buat kakek, atau ada orang yang memang senggaja melakukan nya..... Dan kebetulan kakek baru keluar, dan orang yang melakukan nya sudah pergi/belum pergi.


" bisakah anda lebih berhati hati? "ucap alic sambil memejamkan matanya, dia tidak berhak untuk marah..... Tapi dia berhak menginggatkan.


leon hanya diam, dia terus menatap layar hp yang menurutnya ada yang ganjal.


" disini ada orang" ucap leon yang membuat alic ikut menoleh ke hpnya, itu tetlihat seperti bayanggan orang, bukan di pintu yang sama, melainkan sedikit lebih jauh dari tempat perempuan itu keluar.


" aku akan memeberi cctv disetiap sudut tempat itu, aku berharap besok masih ada hal yang serupa, kecuali anda" ucap alic yang segera menggambil hpnya.

__ADS_1


" bagaimana cara anda menyelesaikan masalah ini? "tanya leon yang membuat alic tersenyum, dia sudah memikirkan cara yang unik untuk dirinya sendiri.


" aku punya caraku sendiri"


__ADS_2