Tubuh Sialan

Tubuh Sialan
48


__ADS_3

Alic membantu lucy masuk mobil,setelah memasangkan sabuk penggaman pada tubuh lucy, alic masuk kemobil diposisi peenggemudi..dia segera menyalakan mesin mobil ...baru beberapa detik alic berrada didalam mobil, dia harus turun lagi untuk membuka gerbang agar dia bisa keluar dari masion ayah lucy ini.


Lucy yang melihat tingkah alic hanya tersenyum... lucy fikir alic akan selalu diposisi yang super teliti, tidak tau nya... dia melihat sisi kecerobohan alic, entah itu disenggaja / memang alic yang sedikit ceroboh.


"aku gak nyangka kamu bisa menggendarai mobil " ucap lucy yang salut kepada alic, karena lucy belum bisa menggemudi sama sekali, baginya alic orang yang super keren yang baru dia temui, cara bicara alic yang terdenggar santai tapi sanggat mendominasi, pakean alic yang terkesan nyaman denggan model asal pakai aja ditubuh kecil alic, senyum alic yang terkadang mistiriyus... tapi ada sisi jujurnya... itu menambah kekaguman tersendiri bagi lucy.


"aku pertama kali ini menggendarai mobil" jawab alic jujur... memang ditubuh baru ini, alic pertama kali menggendari.... jika di tubuhnya yang lama, janggan ditanya berapa seringnya dia menggendarai mobil dan motornya sebdiri... karena selama dia mengingginkannya ... itu yang akan terjadi.


"kamu... seriyus?" tanya lucy denggan perasaan khawatir nyawanya dan nyawa alic bisa melayang jika alic asal menyetir,begitulah yang ada dibenak lucy.

__ADS_1


"ya" jawab alic sambil menyerahkan hp nya kepada lucy.


"bantu aku panggilan kak kevin" ucap alic yang dituruti oleh lucy... lucy menyetelnya denggan volume full agar alic mendenggarnya denggan sempurna.


"nona" ucap kevin yang sudah dirawat dirumah sakit, kevin dan rivom dijaga oleh 2 rekan zian.


"apakah ada intel yang ikut dengan kalian?" tanya alic yang matanya fokus kedepan.


"ya"

__ADS_1


"hallo nona" ucap salah satu rekan zian setelah menerima hp kevin yang masih terhubung dengan alic.


"aku sudah menggirim lokasi dimana rumah pemilik pabrik, jika para intel tidak menggepung masion mereka dalam jangka 15menit,,, kalian tidak akan menemukan mereka denggan sanggat cepat, karena... perusahaan mereka juga sudah dikosongkan" ucap alic yang membuat intel itu melihat pesan alic tentang lokasi rumah pemilik bos bandar itu.


"baik... saya akan laporkan" ucap intel itu yang memutuskan panggilan , dia juga dengan cepat menggirim kan pesan itu kepada zian dan rekan rekannya.


"kukira... kamu akan menangkap mereka denggan tangganmu sendiri, ternyata masih membutuhkan tanggan orang lain" ucap lucy yang langsung faham apa yang sedang alic bicarakan denggan orang yang dia panggil tadi.


"aku hanya anak sekolah yang tidak ada sangkut pautnya denggan penangkapan ayahmu dan rekan rekannya, itu tugas para intel untuk menangkap mereka" jawab alic sesekali tersenyum, dia merasa masih ada yang harus dia kerjakan setelah menggantar lucy kerumah sakit.

__ADS_1


"lantas... kenapa kamu dan kakak kakak mu menghancurkan usaha ayahku?" tanya lucy, lucy sepanjang malam ini mendengar ayahnya marah setelah mendengar ada gadis dan 4/5 pemuda yang menghancurkan bisnisnya, bahkan gadis itu berani membasmi anak buah ayahnya.


alic menoleh ke lucy sebentar kemudian kembali fokus, alic kemudian menceritakan semuanya kepada lucy agar lucy tau betapa kejamnya ayahnya itu.


__ADS_2