Tubuh Sialan

Tubuh Sialan
13


__ADS_3

"nona.. "


ucap vano yang memperhatikan alic dari tadi, semenjak didalam mobil alic hanya fokus kedalam leptobnya dan sesekali melamun, itu sanggat mengganggu vano yang suka bicara.


"apa?" tanya alic tanpa menoleh sedikitpun.


"sebenarnya apa yang anda fikirkan"


"aku merasa... lebih baik tinggal sendiri" ucapan alic yang ada di belakang membuat kevin memutar tubuhnya ke belakang, untuk melihat alic... dia ingin memastikan ucapan alic benar atau tidak.


"anda bisa tinggal diapertemen saya, jika anda mau" ucap kevin penuh semangat, dia tidak ingin meninggalkan kesempatan seperti ini untuk ke2 x nya.

__ADS_1


"aku benar benar ingin sendiri" ucap alic, yang ingat kondisinya yang tidak mungkin tinggal dirumah orang tuanya / orang lain... cepat atau lambat dia akan kembali kerumah sakit,tpi dia juga harus mencari docter terbaik agar tidak memakan waktu yang lama.


"kak vano... tentang obat yang saya berikan, apakah sudah ada hasil?" tanya alic yang mendapat anggukan dari vano, vano sibuk menyetir jadi dia tidak bisa menoleh kebelakang.


"nona... jika anda butuh teman untuk perawatan anda... saya siap menjaga anda" ucap kevin yang dengan seriyus ingin menjaga alic.


"tidak... kamu cukup fokus keperusahaan, aku sangat mampu menjaga diriku sendiri" alic menolak tawaran kevin dengan cepat, karena dia tidak ingin mencari orang lain untuk mempercayakan perusahaan, bagi alic vano dan kevin sudah cukup,tidak perlu orang lain.


Sesampainya diperusahaan, alic langsung di antar ke ruang rapat yang berada dilantai 5.


"cek... kenapa kita harus ikut rapat yang hanya berisi ucehan anak kecil?"

__ADS_1


"bukankah kita seperti orang orang bodoh yang mau ikut rapat bodoh ini?"


"bisa apa anak sekecil dia?"


"dia hanya akan membuat bisnis ayahnya bangkrut, karena kebodohannya"


bisikkan seperti ini membuat kefin dan vano emosi, ingin rasanya mereka menghabisi para pemegang saham yang terusan mengoceh,tapi alic memberi kode kepada mereka agar tidak bertindak gegabah,belum selesai para pemegang saham menghujat alic... para pemilik jabatan tinggi diperusahaan dan meneger datang guna mengikuti rapat yang sebenarnya mereka tidak diundang,tetapi pemegang saham itu yang menggundang para meneger untuk melihat betapa bodohnya alic yang masih kecil ini.


"jika obrolannya sudah selesai saya akan langsung saja memberi selamat" ucap alic yang membuat suasana tambah riyuh karena tawa semua orang yang duduk disana kecuali kevin ,vano, dan beberapa orang lainnya.


"nona alic... saya tau anda masih kecil dan tidak tau apa apa tentang perusahaan, jadi jangan bertindak gegabah untuk menggbil alih perusahaan, anda memang anak dari pak jovan... tpi bukan berarti otak bisnis ayah anda turun seketika ke otak kecil anda yang taunya hanya bermain" ucap salah satu pemegang saham dengan tawa meledeknya, alic yang melihat hal itu langsung tersenyum miring, dia membisikkan kevin sesuatu yang membuat kevin tersenyum dengan melirik pemegang saham yang baru saja berucap,kevin segera keluar guna melakukan tugas yang diberikan alic kepadanya.

__ADS_1


"nona... kenapa anda tidak segera memulai.... apa anda takut tidak tau apa yang ingin anda bicarakan?" ucap salah satu meneger yang kembali membuat alic tersenyum.


"saya menunggu beberapa orang, biar rapat semakin ramai" ucap alic yang terkesan lucu ditelinga mereka


__ADS_2