
📨 kak tolong panaskan masakkan yang kutaruh dialmari makanan tadi📨
pesan alic segera dibaca vano yang sudah tidak sabar inggin menyantap masakkan alic yang dari tadi menggoda mata, hidung, dan tenggorokkannya.
📨denggan senang hati📨 balas vano yang segera memanaskan semua hidanggan yang alic masak, beda denggan benzai yang dari tadi cemberut... dia senggaja duduk diteras... bahkan dia belum masuk kerumah, karena dia senggaja menunggu kevin dan alic... dia berjanji akan memarahi alic yang tidak menunggunya.
📨tolong disajikan sekalian📨 vano dengan senang hati menata makan... karena dia bisa menaruh piringnya juga, sesuai kebutuhan nafsu makannya yang sudah memuncak.
Benzai yang melihat mobil yang biasa mengantar jemputnya segera menghadangnya.
"Kak kevinnnnn berhenti!!!!!!" ucap benzai yang menggehentikan mobil kevin, benzia mendekat ke arah pintu depan, yang mana diarah pintu yang biasanya ditempati alic... tpi setelah kaca itu dibukak, itu bukan alic... pria dewasa denggan kaca mata hitam yang menambah ketampanan pria tersebut.
"adik kecil.... kamu bisa menyingkir" ucap rivom sembari melepaskan kaca matanya, melihat itu bukan Alic... benzai denggan langkah pelan menyingkir dari mobil kevin, kevin lembali meneruskan mobilnya ke garasi mobil.
__ADS_1
"siapa dia?" tanya rivom yang menoleh ke belakang ... lebih tepatnya kearah alic yang sedang tertidur dibahu kenzo.
"anak docter anggara" kevin membantu menjawab ketika dia melihat nona kecilnya melalui kaca diatasnya dan sesuai dugaan bahwa nona kecilnya tertidur .
"sepertinya dia sedang marah" lanjut rivom yang memperhatikan benzai melalui kaca sepion, dari kaca sepion benzai sanggt antusias mengikuti mobil mereka.
" itu karena... aku tidak menunggunya" jawab alic yang masih menutup matanya, rasa kantuknya sudah berkurang sedikit.
" nonaaaaaa!!!!!! kenapa kamu tidak menungguku?!!!" ucap benzai layaknya remaja yang baru berumur 16th terlihat marah dan manja bersatu.
"aku menjemput ke2 kakakku" jawab alic yang sebenarnya merasa bersalah karena lupa menyuruh vano untuk menjemput benzai, setidaknya ada supir lain yang menjemput benzai mungkin....
"aku tidak mau tau apa alasan nona....!!! yang aku mau, nona harus memberi hadiah permintaan maaf.!"
__ADS_1
kenzo dan rivom melihat hal ini sedikit aneh... tapi mereka bisa mempelajari trik tersebut agar lebih dekat dengan adik mereka.
"okey... persiapkan dirimu, besok kita kemping" ucap alic yang kemudian menarik kakaknya kedalam, sedangkan benzai yang mendenggar hal tersebut.... dia langsung antusias masuk ke rumahnya untuk menyiapkan perlengkapan kemping pertamanya denggan alic.
"nonaaa.... akhirnya anda datang" ucap vano yang melihat Alic dan grombolannya masuk ke ruang makan.
"kak... silahkan makan" ucap alic yang menyuruh mereka ber4 untuk segera memakan masakan alic.
"wuahhh ini beneran kamu dek yang masak?" ucap rivom tidak percya ,adiknya pintar memasak... dari baunya, warna dan cara penempatannya semuanya terlihat enak.
"ya" ucap alic yang sebenarnya dia sedikit sedih, karna dia inggat didunia aslinya yang biasanya dia akan memasak untuk keluarganya, bahkan teman temannya juga ikut kebagian.... melihat kenzo ,rivom ,kevin ,dan vano lahap memakannya,itu semakin membut alic ingin menangis... dia jelas sanggat merindukan keluarga aslinya, tapi dia tidak berani untuk menggatakan yang sebenarnya, sebelum dia mengetahui teka teki dibalik obat racun tersebut.
"dek... kamu gak makan?"tanya kenzo yang menggelus rambut alic, alic hanya menggelengkan kepalanya, bagi alic yang sekarang butuhkan bukan makanan... melainkan pelukkan untuk menenagkan diri.
__ADS_1