Tubuh Sialan

Tubuh Sialan
38


__ADS_3

Nona... sebenarnya bagaimana kita dapat menggetahui mereka pekerja gratis/ pekerja asli?" tanya benzai yang penasaran, karena dia tidak dapat mengetahui nya.... setelah berkeliling dan berpapasan dengan berragam orang, dia masih tidak dapat membedakan pekerja gratis dan pekerja asli.


"itu hal yang muda" ucap alic sambil memiringkan senyum liciknya, melihat senyum alic... benzai merasa akan ada hal yang menarik lainnya yang akan datang, dan dia sangat menantikan hal ini terjadi.


Sedangkan leon jovanca yang didampingi riris jovanca sudah berada dikediaman anggara, sebelumnya anggara memang tidak pernah memberi tau keadaan alic secara rinci, dan disinilah anggara memberitau detainya tentang kondisi alic saat ini.


"jadi... apakah alic punya rencana tetap tinggal disini?" tanya leon setelah mendengarkan penjelasan Anggara.

__ADS_1


"ya... dia inggin menyelesaikan sekolahnya disini, nona alic berencana kembali kenegara singga setelah lulus sekolah nya, dia inggin masuk universitas dinegara singga bukan disini" jawab anggara sesuai perkataan alic.


"mungkin aku bisa menyelesaikan masalah perusahaan 1th ini... tpi ,jika th selanjutnya... aku tidak yakin aku mampu menyelesaikan semua urusan perusahaan apalagi menginggat usia q ... yang sudah seharusnya tidak memusingkan pekerjaan" ujar leon jovanca yang sudah biasa urusan perusahaan ditanggani oleh anak bontotnya, jadi dia sedikit malas jika harus menggurus perusahaan, leon jovanca juga menggurus perusahaan hanya 3th, sebelum dia pegang... perusahaan itu masih dipegang oleh ayahnya... leon jovanca lebih senang menjalani sebagai militer dari pada penggusaha, sampai akhirnya ayahnya menyuruh leon untuk meneruskan perusahaan yang sudah turun temurun itu, dari awal leon sudah menolak nya... sampai anak bontotnya yang mau tidak mau ditarik untuk tinggl denggan ayah leon untuk mempelajari bisnis, jovan tinggal denggan kakeknya sekitar 2th , karena periatiwa kekeknya yang meninggal... walhasil leon jovanca menggambil alih perusahaan, karena saat itu jovan menggaku belum mampu untuk menjadi pemimpin, sampai akhirnya leon menunggu 3th untuk menyempurnakan pembelajaran anak bontotnya, merasa anak bontotny mampu... leon menyuruh anaknya menggambil alih perusahaan, leon sudah muak bertatap muka denggan orang orang berwajah 2.... begitulah menurut leon jovanca.


"tapi, nona alic masih kecil untuk menggelola perusahaan , apalagi jika orang orang perusahaan menentang kehadiran nona alic... hanya gara gara nona alic belum lulus sarjana... bagimana nona alic menyelesaikan perkara ini? saya sanggat takut... mental nona alic... kembali seperti dulu" beber anggara ,yang merasa kasian dengan keadaan alic... jika diusianya dia harus menanggung beban seberat itu.


"baiklah... sudah diputuskan, jika alic tinggal sisini, biarkan dia berkantor secara online... jika dia kembali kenegara singga, itu akan lebih memudahkannya untuk mengerjakan semuanya" ucap leon yang menggambil jalan tengahnya saja, karena dia tidak inggin memusingkan perkara ini, bagaimanapun pekerjaan perusahaan sudah menguras tenaga dan emosinya... jadi dia inggin bersantai untuk sejenak.

__ADS_1


"kapan mereka akan kembali?"tanya riris yang sudah merindukan keponakkannya itu.


" entahlah, jika melihat gaya pesan nona alic.... dia inggin menghabiskan masa liburannya diluar" jawab anggara yang membuat leon san riris kaget mendenggarnya, jika menunggu masa liburan alic, itu akan memakan waktu yang banyak untuk mereka, mereka menolak itu... riris mengirim pesan kepada alic bahwa dirinya inggin bertemu dengannya secepat mungkin.


📨sayang... Tante dan kakek sudah dirumah docter anggara, janggan membuat kami menunggu lebih lama...Okey📨


📨tunggu 2hari okey📨 balas alic yang kebetulan sedang membuka hp nya.

__ADS_1


"hehhhhhhhh!!!!! kalian berdua!!! sini" triak seseorang kepada Alic dan benzai dengan suara yang keras .


__ADS_2