Tubuh Sialan

Tubuh Sialan
02


__ADS_3

setelah memperhatikan sekitar alic segera bergegas kekamar ayahnya,melihat computer diatas meja ayahnya alic segera mengotak atik computer itu alic menancapkan usb untuk menyalin semua yang ada didalam computer ayahnya, sambil menunggu alic mencari semua data data yang dia cari


Alic fikir hampir semua kertas yang ada di ruangan kerja ayah nya adalah data data penting, alic dengan cepat memasukkan semuanya kedalam tas yang sudah dia sediakan.


"kufikir ini akan sedikit menantang " ucap alic sambil menggapai leptob dan pondsel ayahnya.


merasa semua yang dia butuhkan telah tercapai, alic segera keluars dari ruangan ayahnya dengan tas besar dipundaknya.


Tubuh mungil elic otomatis berbalik ketika mata tajam nya menangkap beberapa botol obat yang semuanya sama persis,alic menggambil 2 botol yang masih ada obatnya.


Hebat....!!!!!!!! jadi selama ini ayah mengkonsumsi obat pereda yang sebenarnya juga racun, benar² barengsek!!!!!!!

__ADS_1


tunggu... jangan² obat yang diberikan oleh monic (ibu tiri alic) juga hal yang sama???!!!!


siaaaaaaaalllllllllllllllll!!!!!!!!


brengsek kau monic!!!!" umpat alic ketika mengetahui hal gila yang telah dilakukan oleh ibu tirinya ,alic tak habis pikir sebenarnya apa tujuan monic menikah dengan ayahnya???


demi harta kah???? jika benar hanya demi harta, tidak sewajarnya jika sampek harus menghabisi nyawa Ayahnya dan dirinya,apalagi mengetahui monic telah menjadi ibu tiri alic selama 6th, ini bukan hal wajar jika membunuh ayahnya hanya demi harta, pasti ada tujuan lain yang tidak diketahui oleh alic.


18.00 monic dan merin sampai dirumah dengan blanjaan yang banyak sambil tertawa hahahihi tanpa beban


"mah... Merin ke kamar dulu y, tubuh merin butuh asupan air, alias mandi hhhhh" ucap merin dengan tawa renyahnya, monic hanya menganggukkan kepalanya, seoalah tanda menyetujui ucapan merin.

__ADS_1


Sebenarnya mata monic menatap sekeliling yang banyak para pembantu bersliwar sliwer untuk menyiapkan makanan untuk acara 7hari meninggalnya suami monic.


" nyonya... nona alic menghilang" ucap salah satu pembantu yang bertugas membersihkan kamar alic sore ini.


"tidak mungkin!!!!!!!! bocah itu penyakitan mana mungkin bisa keluar dengan tubuh penyakitnya?!!!!!! celatttttt segera cari kesemua tempa. ....!!!" triak monic yang kaget melihat anak tirinya senekat itu, dia tidak habis pikir, bagaimana bisa tubuh penyakitan itu keluar dengan mudah!??? apakah banyak penjaga dirumahnya.


"hebat kamu alic,bisa kabur disaat aku pergi!!!!! lihat bagaimana aku akan menghukummu kalo sampek tertangkap!!!!!" monic benar benar marah dengan alic yang menghilang tanpa jejak itu, sejenak monic terdiam kemudian disusul dengan senyum liciknya.


\* jika dia benar benar menghilang itu juga ada bagusnya, rumah, beberapa villa dan perusahaan akan menjadi milikku sepenuhnya... hahahaha aku juga tidak perlu membeli obat sialan itu setiap minggu, aku bisa bayangkan beta irinya orang orang melihat wanita cantik seperti ku menjadi CEO diperusahaan besar Jovanca\* gumam monic yang sudah membayangkan betapa mulyanya hidup dan tatapan takjub orang orang terhadapnya.


"sepertinya aku besok harus menemui asisten alex untuk mengubah hak rumah dan perusahaan menjadi milikku ,toh si alic masih terlalu dini untuk memegang semua itu,jadi dia tidak akan bisa menerima apapun dari harta ayahnya, jika pun bisa... nyawanya paling tidak sampek setengah tahun sudah meninggal.

__ADS_1


__ADS_2