Tubuh Sialan

Tubuh Sialan
35


__ADS_3

"Janggan mendekat kesini....didalam tidak sesederhana yang terlihat dari luar " ucap zian yang sedang menyamar menjadi pekerja didalam pabrik ganja, dia juga diam diam memberi tempat tempat tertentu sisitv yang sudah dirancang sekecil mungkin .


"berapa lama anda bisa menyelesaikan masalah didalam?" tanya anggota militer yang lainnya.


"disini terlalu luas, jika menambah orang lagi... aku merasa mereka akan curiga, jika aku menggelilingi sendiri.. ini sedikit membituhkan waktu lama" jawab zian yang mengangkat kardus kardus kedalam boxs yang telah tersedia.


zian memutuskan sambunggannya... dia menatap sekeliling, memperhatikan pekerja yang terkadang bercanda satu sama lainnya,kemudian zian menatap kelangit langgit... dia mencoba memperlihatkan desain banggunan yang sedikit unik baginya.


"sebenarnya tumbuhan apa ini?" batin zian yang terus menenggok keatas.. untuk memperhatikan tumbuhan merambat diatasnyaa itu.


Hari semakin malam, alic dan rombongannya telah lelap tertidur... sampai langkah kaki yang mendekats tenda mereka, denggan sigap alic membuka matanya... dia perlahan banggun dan menggendap endap untuk menggetahui siapa yang datang ke tenda mereka.

__ADS_1


"tangkap mereka....jadikan mereka pekerja gratis dipabrik" ucap seseorang yang memandu rekan rekanny, denggan cepat alic keluar sambil mengguap dan merentangkan kedua tangganya seolah dia baru banggun dari tidurnya.


"kalian siapa?" tanya alic sambil pergi ketenda yang lain guna membanggunkan yang lainnya, alic tidak menggubris grombolan itu yang mulai menggoceh.


"denggar... kami tidak ada urusan sama sekali denggan kalian, lebih baik... kalian pergi" lanjut alic yang tidak melihat tatapan mereka kepada tubuh alic yang terlihat lezat bagi mereka.


" masih petang... kenapa kamu membanggunkan kita?" tanya rivom yang banggun paling akhir, karena yang lainnya sudah berada didekat alic .


"kita kedatanggan tamu dari pabrik narkoba" ucap alic yang membuat semua orang² itu kaget,karena alic mengucapkan denggan enteng, seolah dia sudah tau semuanya.


"kamu mau mencobanya??" bales alic yang sepertinya membiarkan semua orang merasakan adu fisik yang sesungguhnya, sebenarnya disela sela makan sore tadi, alic sudah menggatakan kondisi ditempat mereka, alic juga sudah menawarkan kepada yang lain agar kembali kerumah sebelum petang.... tapi siapa sangka mereka inggin disini dan merasakan perkelahian yang sebenarnya, hanya saja alic tidak menyangka bahwa mereka juga sudah diincar sejak mereka mulai mendaki , dia bisa pastikan banyak pendaki yang dijadikan pekerja gratis dipabrik mereka.

__ADS_1


"adik kecil lebih baik... aku mau menawarkan 2hal kepadamu" ucap salah satu dari mereka yang sudah dari tadi menatap alic penuh nafsu.


"katkan" ucap alic yang merasa jijik dengan tatapan itu.


"menjadi pelayan kami dan kulit putihmu tdak akan berubah atau bekerja keras dipanasan yang mungkin membuat kulit putihmu menjadi hitam" lanjutnya yang sudah membuat para kakak Alic inggin mengahajar mereka.


"kalo begitu.... aku inggin kalian mati" ucap alic yang tau tau sudah memutar kepala salah satu mereka.


"krakkkkk"" suara itu sanggat nyaring hingga membuat semuanya kaget termasuk kakak alic dan yang lainnya, itu cara ampuh bagi alic untuk membuat orang pingsan... alic tidak inggin membnuh orang, cukup membuat pingsan dan mengira temannya telah mati... itu adalah hal terbaik .


4penjahat itu dibuat pingsan oleh alic, tanggan alic bergerak terlalu cepat, sehingga mereka tidak bisa menghindarinya.

__ADS_1


"bergantilah pakean denggan mereka... kita akan masuk pabrik denggan identitas mereka." ucap alic yang lamgsung dikerjakan oleh kenzo,kevin ,rivom dan vano.


sedangkan alic dan benzai mengikat tanggan mereka agar menyempurnakan rencana mereka.


__ADS_2