
"lihat disana... bukankah itu terlihat seperti gua?" ucap alic yang memberi tau kevin, bebatuan yang melengkung... seolah itu goa sungguhan, tapi bagi alic itu adalah goa butan.
"sepertinya iya" jawab kevin, yang sedikit aneh denggan dua itu.
"itu goa buatan, mereka menanam tumbuhan ganja disana" ucap alic yang membuat kevin kaget bukan main, pasalnya dia velum pernah menggalami hal sedemikian rupa... tentu saja dia kaget.
"diujung goa.. pasti ada tempat yang lebih menakjubkan lagi... tapi jika kita mau kesana,itu akan membahayakan yang lainnya... karena disana banyak penjaga yang sudah siap dengan senjata api mereka" lanjut alic yang semakin membuat kevin kaget.
"bagaimana anda menggetahui hal ini nona?? sedangkan anda tidak pernah keluar... apalagi bukankah ini pertama kalinya anda keluar kepegununggan?" tanya kevin yang sedikit mencurigai alic.
"tentu saja... aku keluar tanpa sepengetahuan orang lain, ketika ayah masih hidup... aku sering diam diam keluar melalui jendela kamar...dan melalui jalan rahasia lainnya, aku tidak pernah membiarkan diriku bodoh akan dunia luar" jawab alic yang asal bicara itu.
"lihat tumbuhan merambat yang ada diatas goa itu. .... itu sebenarnya adalah atasan goa yang sudah terbuka.. meraka menutupinya denggan tumbuhan merambat itu.. agar tetap terken sinar matahari... tumbuhan ganja tidak bisa hidup tanpa sinar matahari... sebab itulah... mereka menggunakan tumbuhan rambut untuk menutupi adanya ganja disana" lanjut beliz yang membuat kevin mengerti denggan ucapan alic.
__ADS_1
" aku inggin mengungkapkan kejahatan mereka" lanjut alic yang membuat kevin sedikit merinding.... karena dia belum pernah berhubunggan denggan hal seperti ini.
"nona... anda sebaiknya tidak ikut campur dalam hal ini" ucap kevin menginggatkan kepada alic.
"kak... coba kamu lihat disebelah sana... apa ada yang aneh?" ucap alic yang menunjuk sebuah bebatuanyang tidak jauh dari goa tadi.
"batu?/ atau pohon didekat batu?"
" mereka adalah militer yang sedang menyamar...aku bisa perkirakan meraka sudah menyamar 5hari untuk menggintai pabrik ganja itu.. mereka tidak hanya ber2 saja masih banyak yang lainnya, hanya saja mereka menunggu komando dari kapten mereka,aku juga bisa menduga bahwa kapten mereka ada didalam dan baru masuk belum ada 1hari full" ucap alic yang sanggat inggin ikut bertempur... dia sudah sanggat lama tidak bertempur.
"nona... mari kita pindah lokasi saja... sepertinya disini tidak aman buat kita" ucap kevin yang merasa ketar ketir denggan keadaan mereka jika berlama lama disini.
"janggan... ini adalah waktu yang tepat untuk mengguji kemampuanmu dan kak vano" jawab alic yang sudah merencanakan sesuatu diotaknya.
__ADS_1
"nona.... kak kevin.... mari makan" triak benzai yang memanggil mereka ber2 agar ikut makan, sesuai yang dimasak vano , mereka ber2 pun segera menghampiri yang lainnya.
"nona... berapa hari kita akan disini?" tanya benzai di sela sela makannya.
" besok sore... kita harus sudah sampai rumah, karena tuan besar akan berkunjung" jawab vano yang membuat alic kaget... karena dia tidak tau kalo kakeknya akan menggunjunginya.
"kenapa kakek datang?" tanya alic penasaran
"dia inggin anda berlibur dimasion utama" jawab vano santai.
"oh..." jawab alic yang kemudian melanjutkan makannya.
*biarkan alic kembali kenegara singga terlebih dahulu... dan aku akan menariknya untuk tinggal dimasion kami* batin rivom
__ADS_1