
jam 16.00 alic dan kevin menunggu rivom dan kenzo dibandara, alic jelas sudah tidak sabar untuk bertemu denggan ke2 kakaknya, bahkan saking antusiasnya alic minta dijemput kevin lebih cepat dari biasanya... alic mengerjakan tes dijam terakhirnya hanya 15menit, jujur itu membuat semua orang kaget denggan kecepatan alic, bahkan alic ngotot minta keluar ruanggan terlebih dahulu... walu gurunya menyuruh menunggu teman temannya yang lainnya selesai ,baru boleh keluar juga... tapi alic tidak mau, walhasil gurunya nyerah karena alic menggancam akan memberi tahu teman temannya jawaban dari soal yang baru mereka kerjaan.
Setelah sampai dimobil alic menyuruh kevin untuk menggantarnya ke pasar terdekat... dia inggin membeli sayuran dan keperluan lainnya, awalnya kevin menyarankan untuk membeli disupermarket, tapi alic menolak... bagi alic disuper market sudah banyak yang diberi penggawet agar tetap segar, sedangkan dipasar.... dia bisa memilih yang benar benar masih segar / bukan.
Kevin sanggat heran denggan kelakuan alic yang menurut kevin... belum pernah menemui alic dalam keadaan seperti ini, bahkan sampai dirumah anggara, alic memasak semua yang dia beli sendirian... dia menolak orang orang yang menawarkan untuk membantu alic, termasuk kevin dan vano yang ditolak mentah mentah oleh alic, setelah selesai memasak hidangan itu alic menaruhnya didalam lemari makanan dan menginggatkan semua orang untuk tidak membuka lemari itu, jika berani membukanya.... alic akan menghukumnya, walhasil sebelum alic berangkat kebandara ... alic menyuruh vano untuk menjaga hidanggan yang dia buat.
"nona... mungkin mereka hanya bercanda" ucap kevin yang sudah lelah 2jam menunggu kedatanggan kenzo dan rivom yang belum terlihat batang hidungnya sama sekali, apalagi kevin inggat bahwa mereka diikuti seseorang... itu tambah tidak memungkinkan mereka untuk datang menemui alic, jika mereka bertekat menemui alic.... kemungkinan besar mereka sudah tidak ada yang mengikuti.
__ADS_1
"kakakku bukan orang seperti itu" jawab alic yang terus menatap sekeliling, sampai akhirnya dia memutuskan berjalan jalan sedikit sampai akhirnya triakkan yang nyaring membuat alic menoleh kesumber suara.
"sayanggggggggggg" ucap seseorang yang melambai lambai kearah alic, denggan cepat alic berlari dan menghambur kepelukkan kakaknya.... lebih tepatnya ke rivom, jelas rivom lebih dulu mendapat pelukkan alic... karena dia langsung melempar kopernya ke kenzo, kenzo yang kaget denggan hal itu ... reflek langsung menagkap koper rivom.
Walau mereka 1th ini hanya saling vidio call... tapi denggan adanya vidio call yang hampir 1hari 4x itu....membuat mereka akrab seperti sekarang ini.
"kak... makasih udah jauh jauh mau kesini" ucap alic denggan senang... melihat hal itu... kevin tau, betapa hampanya hati alic selama ini... dan inilah yang diharapkan dari nona kecilnya.... KELUARGA.
__ADS_1
"kak... ayo langsung kerumah docter anggara, alic udah masak khusus buat kak kenzo dan kak rivom" ucap alic denggan antusias, sedangkan kenzo merasa sedikit takut... karena dia pernah dimasakkin oleh rivom, naiat rivom untuk tanda trima kasih... tapi siapa sangka masakkannya adalah racun buat kakaknya yang melihat saja sudah tidak inggin memakannya.
"kamu yakin... masak sendiri?" tanya rivom yang ikut meragukan kemampuan adiknya... karena dia takut masakkan alic sama denggan masakkan nya, yang sama sekali tidak layak dimakan.
"nona... izinkan saya juga ikut menikmati hidanggan anda" ucap kevin yang sebenarnya sudah kronconggan ketika mencium aroma masakkan alic yang terlihat sanggat lezat itu.
"tentu.. kak kevin dan kak vano juga harus merasakan nya" jawab alic yang memasak banyak dan banyak pula menu yang dia buat.
__ADS_1
kenzo dan rivom jadi penasaran... sebenarnya apa yang dimasak adiknya?? bahkan sekertaris adiknya inggin ikut mencobanya.