Tubuh Sialan

Tubuh Sialan
63


__ADS_3

Setelah dari kafe, alic dan rivom berpamitan untuk segera pulang... Kenzo dan devanos sebenarnya juga memilih untuk pulang saja, tapi sekertaris devanos menggatakan akan ada rapat denggan para dewan 15menit lagi, jadi mereka terpaksa membiarkan rivom dan alic untuk segera pulang.


"kak... apakah aku harus tinggal diasrama saat kuliah nanti??? " tanya alic yang tidak suka jika harus tinggal diasrama yang sulit baginya untuk merasakan hal bebas untuk melakukan sesuatu yang menurutnya privasi.


" itu tergantung mahasiswa nya, jika dia menginginkan untuk berasrama dia bisa mendaftar asrama, jika dia tidak inggin... Maka tidak perlu mendaftar asrama" rivom menjelaskannya denggan sesekali melirik ke arah alic yang tampak mendenggarkannya denggan seksama.


"kamu mau keasrama???? "tanya rivom, yang akan menentang jika alic mau keasrama, rumah mereka dekat denggan kampus mereka.


" tidak minat... Aku inggin bersama kalian, dari pada orang lain" jawab alic apa adanya, dan itu membuat rivom lega.... Karena dia tidak perlu berdebat denggan alic, hanya masalah asrama.


"lagian... Kasian mahasiswa dari luar kota,,, jika mereka tidak mendapatkan kamar diasrama" lanjut alic yang srmakin membuat rivom tersenyum, rivom merasa dia punya adik yang berfikir ala orang tua... Tetlalu cerdas dan mendalami kemampuan orang lain.


"baguslah kalo begitu" jawab rivom yang menggelurkan tanggannya untuk menggelus puncak kepala alic.

__ADS_1


"kamu.... Mau menggammbil jurusan apa? "tanya rivom, yang sudah sanggat yakin jika adiknya akan difakultas yang sama dengan dia, bahkan rivom yakin alic akan di jurusan yang sama denggan dia.


" aku.... Inggin jurusan kedokteran " jawaban alic membuat rivom menggerem dadakkan, dia kaget denggan pilihan alic yang sama sekali beda denggan yang dia harapkan.


BRAAAAAAAAAAAKKKKKKKKKKKKKKK


jidat alic terbentur kaca.... Kebetulan dia sedang menghadap kaca disampingnya.


" kak... Apa kamu inggin membunuhku????!!!!!! " ucap alic denggan suara sedikit meninggi, mungkin karena terlalu kaget, sampai dia harus meninggikan suaranya 1 oktav.


" jika aku masuk di jurusan bisnis, itu akan sanggat cepat membuat orang yang mencelakaiku dan ayahku menemukannku denggan cepat, dan itu akan membuatku kesulitan untuk mengungkapkan kejahatan mereka, toh jika masalah bisnis..... dibandingkan denggan kamu yang setatusnya sebagai senorku.... Aku lebih hebat dari pada kamu" ucap alic denggan percaya diri, dia percaya diri bukan tanpa alesan..... Karna dia sudah duduk didunia perbisnisan dari kecil ketika masih didunia aslinya.


"hahahahaha...... Kalo begitu bagaimana kalo kita buat pertanyaan² seputar bisnis,,,,, yang kalah harus menuruti permintaan yang menang" ujar rivom yang ditolak mentah mentah oleh alic, karena menurut alic itu tidak guna sama sekali.

__ADS_1


"aku tidak mau,..... "


"kamu tidak boleh meremehkan kemampuan kakakmu ini, walaupun aku belum pernah terjun diperusahaan langsung, tapi kepintaranku boleh diadu," ujar rivom yang sepertinya tidak main main denggan ucapannya.


"nanti aku akan menggadumu denggan ayam milik kakekku" ucap alic yang langsung mendapatkan jeweran langsung dari kakaknya.


"tiganya...... Kamu samakan kakakmu sendiri denggan ayam?????!!!!!!!!!" ucap rivom yang membuat alic merintih kesakitan.


"kak........ Sakit....... "ucap alic yang merintih kesakitan, rivom tidak melepaskannya sampai dia menghentikan mobilnya.


" kak...... Lihat saja nanti " ucap alic denggan raut wajah yang masam, dia langsung turun dari mobil dan berlari kedalam rumah, dia belum pernah ada diposisi seperti ini, wajar saja dia punya niat untuk membalas dendam kepada kakanya yang satu itu.


" rivom yang melihat tingkah alic seperti kepiting rebus seketika tertawa terbahak bahak , dia tidak menyangka akan melihat tingkah alic yang begitu menggemaskan baginya.

__ADS_1


"hahahahahahahaha....... " tawa rivom masih tak terhenti meski dia sudah Turun dari mobilnya.


" R...... I.... V...... O.......... M!!!!!!!!!!!!!!! " seketika bulu kudu rivom merinding mendenggar panggilan dari


__ADS_2