Warisan System Harem

Warisan System Harem
Nanggung


__ADS_3

Napas Jacob memburu, dia tidak pernah berpikir mata polosnya akan menatap sebuah pemandangan yang sakral untuk pertama kalinya. Padahal menonton Blue film saja Jacob tidak pernah, baru membuka sampulnya saja Jacob bisa pingsan. Namun sekarang dia melihat sebuah kenyataan yang menakjubkan.


Tentu Jacob terbayang melihatnya, Micel membuka pintu kamar mandi, sehingga Jacob terkejut dan langsung sedikit menjauh dari pintu.


Terlihat wajah Micel yang memerah, sementara Jacob hanya bisa tertegun, dia tidak bisa berkata-kata.


"Ja-Jacob, kamu harus tanggung jawab." ucap Micel malu-malu.


Suara Micel bagaikan guntur yang menyambar jantung Jacob. dia tidak menyentuh, hanya memandangi saja di suruh tanggung jawab, tentu saja Jacob langsung tersadar.


"Tidak, tidak, aku hanya melihat saja, mana mungkin kamu bisa hamil, Micel!" suara Jacob sedikit meninggi.


Micel tidak tahu harus tertawa atau menangis, ternyata Jacob sangatlah polos, dia mengira langsung jauh kesana, padahal yang Micel inginkan Jacob menjadikan kekasihnya.


Micel menghela napas, dia memberanikan diri membuka handuk yang melilit tubuhnya, hingga tubuhnya polos seperti bayi.

__ADS_1


"Kalau begitu lakukan, Jacob! Aku rela." ucap Micel menantang.


Jacob membelalakan matanya, air liurnya menetes, pusakanya meronta-ronta, meski tidak secantik Laura, tapi Micel memiliki perawakan yang bagus, apa lagi gunung kembarnya berukuran Jumbo.


Setan dalam tubuh Jacob merangsek, kakinya melangkah tanpa ragu, dia seolah sudah tidak peduli lagi dengan kenyataan.


Micel sebenarnya masih takut, tapi apa boleh buat, dia yang menantangnya, lagi pula tidak rugi juga menjadi kekasih Jacob yang merupakan pewaris Keluarga Lewis.


Jacob memeluk Micel dengan erat, semetara Micel hanya bisa pasrah, dia akan merelakan kesuciannya untuk Jacob.


Micel memejamkan matanya, dia mencoba untuk mengikuti apa yang di inginkan Jacob. Namun, tiba-tiba saja tubuh Jacob terasa berat dan ambruk kelantai begitu saja, sehingga Micel terkejut.


Micel jongkok di samping Jacob, dia menggoyangkan tubuh Jacob dan memanggil namanya, tapi Jacob tidak sadar juga.


Micel buru-buru mengenakan handuknya, dia berteriak-teriak "tolong! Tolong!"

__ADS_1


Suara Micel terdengar oleh Wan's, sehingga Robot penjaga Jacob itu langsung bergegas masuk Apartemen menggunakan kunci cadangan.


Wan's melihat Jacob yang sedang pingsan di lantai, dia dengan sigap menggendongnya dan menaruh di kamar Jacob, sementara Micel buru-buru mengenakan pakaiannya.


"Jacob, kamu kenapa?" ucap Micel cemas sambil mengenakan pakaiannya.


Wajar jika Jacob masih pingsan ketika akan berhubungan dengan Wanita, atribut keberaniannya saja masih sepuluh, masih di tingkat minimal atau terendah dari pria pada umumnya yang seharusnya dua puluh ke atas.


Jika sekedar berduaan atau mengecup pipi, Jacob tidak masalah, tapi untuk hubungan badan, Atribut keberanian Jacob belum sampai di level tersebut.


Micel bergegas ke kamar Jacob saat sudah mengenakan pakaian, karena saking gemasnya, dia sampai lupa mengenakan ****** *****. semriwing gak tuh.


"Tu-Tuan, Jacob tidak apa-apa 'kan?" tanya Micel pada Wan's yang sedang memerhatikan Jacob.


"Tuan Muda tidak apa-apa, dia mungkin kelelahan Nona, tolong jaga Tuan Muda." setelah mengatakan itu, Wan's meninggalkan Micel dan Jacob di kamar.

__ADS_1


Micel duduk di sebelah Jacob, dia menatap lekat-lekat wajah tampan Pria yang di kaguminya tersebut.


Micel memegang pipi Jacob "kamu kenapa Jacob? Jangan membuat Aku khawatir." ucapnya sendu.


__ADS_2