Warisan System Harem

Warisan System Harem
Dusan Joyce


__ADS_3

Pria memakai masker tertawa terbahak-bahak, karena dia berhasil menangkap salah satu anak Julian.


Menurut Pria itu, sudah cukup baginya membunuh salah satu anak Julian daripada tidak sama sekali. Karena dia yakin dengan begitu Julian akan merasakan sakitnya kehilangan keluarga.


Asisten pria tersebut menarik tangannya yang dia rubah menjadi duri dari tubuh Wan's, dia selalu ada di samping Tuannya tersebut untuk melindunginya.


Pria memakai masker mengeluarkan sebuah alat yang mirip seperti Bor tapi ukurannya hanya sebesar tangan, dia menyalakan alat tersebut.


"Matilah kau, keturunan Lewis!" pria tersebut menjatuhkan alat tersebut yang langsung mengenai perut Jacob dan mengebor perutnya.


Arghhhh!


Jacob berteriak kesakitan, Darius dan yang lainnya yang melihat kejadian tersebut di Video langsung ambruk di tanah mereka tidak kuasa melihat Jacob yang di bunuh secara brutal oleh orang tersebut.


"Jacob....!" Celia menangis histeris, padahal dia tadi sudah sedikit lega kalau Jacob baik-baik saja setelah ledakan barusan, dia pikir kalau Jacob akan selamat, tapi siapa yang menyangka kalau Pria bermasker datang ke sana sebelum Julian datang.


"Hahahaha... Julian Lewis! Lihatlah anakmu mati!" teriaknya penuh dengan kebanggaan.

__ADS_1


Terlihat alat tersebut mengoyak seluruh bagaian dalam perut Jacob, dia yang sudah terluka parah tentu tidak bisa melakukan apapun, Jacob pun menutup matanya.


Swuuuzzz


Booommm


Suara kedatangan Julian meraih tubuh Jacob, sambil menghantam pria bermasker dan Asistennya membuat suara ledakan yang sangat besar.


Pria bermasker dan Asistennya terhempas jauh, mereka berdua tidak melihat sama sekali kedatangan Julian.


Julian melihat alat seperti Bor yang masih berputar mengoyak tubuh Jacob, dia mengambilnya dan menghancurkannya. Dia meletakkan Jacob di tanah dan berdiri menatap Pria bermasker dan Asistennya dengan tajam.


"Akan kubunuh kalian berdua!" teriak Jacob sambil meluapkan Vitalitasnya.


"Tuan mundurlah." asisten pria tersebut langsung melompat ke depan Tuannya itu.


Swuzzz

__ADS_1


Julian melesat dengan cepat, Asisten pria bermasker menggunakan transfirmasinya untuk melawan Julian, sayangnya itu semua tidak ada artinya, tubuhnya langsung hancur berkeping-keping setelah menerima pukulan Julian dengan kekuatan penuhnya.


Julian sekarang bagaikan Dewa jika dia mau saja Dunia bisa dia hancurkan dengan mudah, Karena itulah selama ini dia menyembunyikan kekuatannya.


"Ba-Bagaimana mungkin?" ucap Pria bermasker terkejut karena Julian bisa menghancurkan ciptaan terkuatnya dengan mudah.


Pria bermasker mulai ketakutan, dia mengeluarkan sebuah pil dari sakunya, melepaskan maskernya dan bergegas menelan pil tersebut.


Julian mengerutkan keningnya. "Dusan Joyce!" ucap Julian yang mengenal siapa pria tersebut.


"Hahahaha... ternyata kamu masih mengenalku Julian Lewis, ya... ini aku, orang yang keluarganya telah kamu hancurkan! Karena itulah aku akan membunuh seluruh orang di dunia ini!" tubuh Dusan semakin membesar setelah minum pil tersebut.


Semakin lama tubuh Dusan semakin membesar, dia seperti balon yang di pompa secara terus menerus.


Julian membelalakan matanya, dia mengingat musuhnya dulu yang menggunakan kekuatan tubuhnya untuk meledakkan diri, hanya saja sekarang Dusan lebih besar dari orang tersebut.


Ukuran Dusan sudah semakin besar saja, pria itu melakukan hal konyol untuk meledakkan dirinya dan membuat seluruh dunia hancur, karena daya ledak yang akan di hasilkan tubuh Dusan akan melebihi daya ledak Nuklir.

__ADS_1


__ADS_2