
Jacob tersadar ketika Luri menangis memohon ampunan padanya, dia langsung mengakhiri kebejatannya tersebut.
Terlihat Luri yang bermandikan peluh, napasnya tersengal-sengal, dan air mata yang mengalir deras jatuh membasahi pipinya
Tubuh Luri masih bergetar, dia merasakan antara nikmat dan perih sekaligus, semuanya menjadi satu di dalam tubuhnya.
Jacob menatap iba wanita yang telah dia gagahi itu, bercak darah yang menempel di jok mobil dan sekitar **** ********** Luri membuat dia merasa bersalah. Seharusnya dia menahan diri, dan melaksanakan hal tersebut di tempat yang nyaman. Namun, karena dia pikir Luri sudah tidak perawan lagi jadi bodo amat dan menuruti hawa nafsunya.
"maaf Luri." ucapnya sambil membenarkan posisi Luri agar nyaman.
"kamu jahat Jacob." ucapnya dengan suara parau.
Jacob tersenyum getir, dia mengecup puncak kepala Luri, dan tidak henti-hentinya meminta maaf atas kejadian tersebut. Jacob menyuruh Wan's agar kembali ke Apartemennya, karena tidak mungkin mengantar Luri pulang dengan kondisi seperti itu.
...***...
Sesampainya di Apartemen, Jacob membopong Luri Ala bridal sampai di dalam Apartemennya.
__ADS_1
Meskipun sempat marah dengan Jacob, tapi melihat perlakuan Jacob yang begitu lembut, Luri langsung luluh kembali, Luri menatap terus pria yang sedang membopongnya itu, rasa sakitnya seolah terbayarkan dengan perlakuan Jacob.
Jacob membaringkan Kiri di kamarnya, dia duduk di sampingnya sambil mengusap puncak kepala Luri.
"Kamu lapar tidak?" tanya Jacob lembut, karena hari sudah sore.
Luri yang memang dari siang belum makan, tentu saja dia sangat lapar, apa lagi selama beberapa jam dia meladeni keperkasaan Jacob.
"Iya aku lapar." jawabnya lirih.
"Bentar yah, aku pesan makanan dulu, kamu mau makan apa?" tanya Jacob sambil membuka Aplikasi pesan makanan online.
"Aku pesankan makanan pinggir jalan mau?" Jacob tersenyum menggoda Luri.
"Ih... gak makanan pinggir jalan juga, Jacob!" Luri terlihat kesal.
Jacob sudah menduga kalau Luri akan marah, karena dia pernah baca status seseorang, kalau wanita bilang terserah kamu, jangan di dengarkan, karena sejatinya kita para pria akan selalu salah jika memesankan terserah kita, lebih baik tanya saja biar jelas.
__ADS_1
Jacob berpegangan dengan kalimat tersebut, karena itulah dia sengaja menggoda Luri, agar mau mengatakan apa yang ingin dia makan.
"Katanya terserah, kok marah?" ucap Jacob masih menggoda Luri.
"Tau lah!" Luri membuang mukanya dari tatapan Jacob.
Jacob tersenyum. "Aku cuma bercanda, ini lihat mau pesan apa kamu."
Luri menoleh, dia melihat makanan yang bisa di pesan oleh Jacob, Luri membelalakan mata saat Melihat ternyata Jacob memesan di Restoran bintang 5.
"Jacob, kamu serius mau pesan di sana? Itu mahal banget loh?" tanya Luri terkejut.
Luri tahu kalau harga di Restoran yang Jacob Pesan sangatlah mahal, harga termurahnya ratusan ribu dolar. Meskipun dia tahu Jacob anak orang terkaya dia dunia, tapi dia tidak pernah berpikir kalau Jacob akan membelikannya makanan mewah seperti itu.
"Harga kamu lebih mahal dari makanan ini buatku, jadi pilihlah sesuka hati kamu." jawab Jacob tulus.
Seketika perasaan Luri langsung menghangat, Jantungnya berdebar dengan cepat, dia benar-benar di buat Jatuh cinta dengan perkataan Jacob.
__ADS_1
[Daya Pikat Harem terdeteksi dari Luri Wlington sebesar 95%, selamat Host mendapatkan 10 poin Daya Pikat, karena target Harem meningkatkan Daya Pikat Hingga batas Minimum, dan 1 Poin Daya Pikat atas penaikan 10%. Setelah daya pikat Harem bertambah selanjutnya, Host akan mendapatkan 10 poin setiap peningkatan daya pikat 1%!
Poin Daya pikat Host sekarang : 19 poin.]