
Jacob baru menyadari kalau mobilnya yang menabrak pembatas jalan ringsek, dia melihat tempat dirinya duduk yang membentuk lekuk tubuhnya duduk.
Jacob menggerakkan giginya, ternyata dia tidak apa-apa karena telah mengalami transformasi tubuh, sedangkan Henny yang manusia biasa, dia terhimpit ringsekan Mobil.
Jacob dengan kekuatan penuh menarik ringsekan Mobil, otot-otot tangannya terlihat saat dia menggunakan kekuatannya.
Ringsek kan Mobil yang menghimpit Henny perlahan terbuka, tapi kaki Henny terlihat berdarah.
Henny menangis tersedu-sedu, dia baru kali ini merasakan rasa sakit seperti itu, Jacob bergegas membawa Henny keluar dan meletakkannya di bahu jalan sambil bersender di pembatas jalan.
Laura dan Micel ikut menangis menyaksikan saudarinya terluka parah seperti itu. Mereka tidak menyangka kalau akan ada musibah seperti itu.
"Henny, kamu yang kuat yah." ucap Laura sambil memeluk saudarinya itu.
Micel tidak tahu harus berbuat apa, dia kebingungan melihat darah yang terus mengalir, sementara Jacob bergegas menghubungi Ayahnya agar mengirim robot medis ke sana.
Tentu saja Julian terkejut, bukan hanya Robot medis yang akan ke sana, tapi Julian juga ikut ke sana.
Jacob berdiri, dia ingin melihat apa yang telah menabrak Mobilnya, dia membelalakan mata ketika melihat sesosok Monster dengan tubuh duri-duri tajam dan kulit kasar sedang menatapnya dengan tajam.
__ADS_1
Groaar
Monster tersebut meraung membuka mulutnya, terlihat mulut dia yang terbuka lebar dengan gigi-gigi tajam menghiasinya.
Jacob menelan ludah, dia tidak pernah menyangka akan bertemu dengan mahluk seperti itu di tempat tersebut.
Jacob melihat ketiga wanitanya, dia tentu saja tidak mau Monster itu mendekat, sehingga Jacob langsung menghampirinya.
"Kalian tunggu di sini, sebentar lagi robot medis akan ke sini." Jacob pamit dan langsung menerjang ke arah Monster tersebut.
Jacob mungkin sudah meningkatkan kekuatan tubuhnya, tapi belum mencapai kekuatan maksimal, sehingga pukulannya tidak terasa sama sekali ketika mengenai monster tersebut.
Brak
Jacob terhempas puluhan meter sehingga menabrak pembatas Jalan, dia jatuh sambil memuntahkan seteguk darah.
"A-du-duh...." Jacob merasakan pinggangnya terasa sakit, dia beranjak dari sana, tapi Jacob terkejut saat Monster tersebut sudah ada di hadapannya dan melemparkan Jacob sehingga dia tersungkur di jalan.
Jacob merintih kesakitan, dia yang belum sepenuhnya memiliki tubuh seperti Julian, tentu saja sangat mudah untuk di kalahkan.
__ADS_1
Monster itu merasakan ada orang di dekat Mobil Jacob, dia menghampiri Mobil tersebut. Jacob yang melihat itu, dia bangkit kembali dan menerjang ke arah Monster tersebut.
Klap
Lagi-lagi tinjuan Jacob bisa di tangkap dengan mudah oleh Monster itu, Jacob mau melepaskan cekalan tangan Monster itu, sayangnya cengkeraman-nya sangat kuat.
Pletaak
Arghhh
Jacob berteriak histeris ketika Monster tersebut memilintir tangannya hingga patah, dia kemudian mencengkram leher Jacob dan mengangkatnya ke atas.
Jacob hanya bisa berontak sambil memukul-mukul tangan Monster tersebut, Micel dan Laura yang mendengar Jacob berteriak, mereka melihat apa yang terjadi dengan kekasihnya itu.
Mereka berdua membelalakan mata saat melihat Jacob sedang bergelantungan di udara karena lehernya di cengkram Monster tersebut.
Kedua wanita Jacob tentu saja sangat khawatir, mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan, apa lagi Jacob terlihat sudah berdarah-darah.
"Jacob!" teriak keduanya histeris sambil menitihkan air mata.
__ADS_1