
Luri yang tidak mendengar Jacob menjawab, dia mendongakkan wajahnya, betapa terkejutnya Luri saat melihat ekspresi cabul Jacob.
Dia bergegas melepas pelukan Jacob, tapi karena terburu-buru, kepalanya malah terbentur kursi Mobil dan tangannya tidak sengaja menekan pusaka Jacob yang sedang berdiri kokoh.
"Aww!" pekik Jacob karena pusakanya tertekan tangan Luri.
Tentu Kiri tambah terkejut, wajahnya memerah, dia tersipu malu karena telah membuat seorang pria hampir kehilangan masa depannya.
Pusaka Jacob seketika langsung menciut, karena rasa mulas akibat tekanan tangan Luri, dia sedikit meringis sambil menatap Luri dengan tidak berdaya.
Luri mencuri-curi pandang. "salah kamu sendiri, di saat kaya gini malah mesum." ucapnya sambil menggigit bibir bawahnya.
Luri sebenarnya tidak masalah Jacob berbuat mesum padanya, tapi egonya masih belum mengiklaskan itu semua terjadi begitu saja.
"Mau bagaimana lagi, siapa yang tidak tertarik melihat wanita cantik yang memakai pakaian seksi seperti kamu, memeluknya." jawab Jacob pongah.
__ADS_1
Wajah Luri semakin memerah, dia tidak menyangka kalau Jacob mengatakan dirinya cantik, meskipun tatapannya tadi cabul, tapi setidaknya harapan dia semakin besar.
[ Daya Pikat Harem terdeteksi dari Luri Welington sebesar 40%, selamat Host mendapatkan 4 poin Daya Pikat, karena target Harem meningkatkan Daya Pikat 80%!
Poin Daya pikat Host sekarang : 8 poin.]
Jacob terkejut, ternyata hanya memuji cantik saja bisa meningkatkan pesat daya pikat Luri. "apa semudah ini menaklukkan wanita liar?" gumamnya dalam hati.
"Ih... mana ada aku cantik." ucap Kiri salah tingkah, sambil menyibakkan rambutnya ke atas telinga.
"Kalau ada yang bilang kamu jelek, aku yakin orang itu katarak!" jawab Jacob sambil tersenyum.
"Jac, jujur aku dari dulu kagum sama kamu." ucapnya tiba-tiba.
Jacob tersenyum bangga. "ya, semua orang pasti kagum denganku, apa lagi mereka yang tahu Ayahku."
__ADS_1
"Ih... bukan itu, aku serius, sebenarnya aku ingin mengobrol denganmu, aku suka saja pria yang sering menyendiri seperti kamu, karena biasanya pria seperti kamu itu setia."
Bagai di hantam ribuan palu, kepala Jacob langsung berdengung, pernyataan Luri tidak seindah kenyataannya. Jacob tidak tahu harus tertawa atau menangis. Dia menarik napas dalam-dalam kemudian buka suara.
"Tidak semua yang kamu lihat itu benar, aku bukan orang suci yang tidak bisa dekat dengan wanita Luri. Terlalu mengagumi seseorang juga salah."
Luri mengangkat kepalanya. "maksud kamu....?"
"Ya, aku sudah memiliki kekasih, mungkin lebih dari satu." ucap Jacob dengan percaya diri, baginya sudah cukup untuk berbohong terlebih dahulu, lebih baik dia mengatakan lebih awal, apakah wanita itu akan menerima atau tidak. Kalau tidak dia juga tidak rugi karena sudah memiliki tiga wanita lainnya.
Jacob mulai sadar, kalau dirinya harus belajar dari kesalahan sebelumnya, agar dia tidak mendapatkan banyak masalah nantinya.
Terlihat Luri yang lesu, semangatnya tadi yang sempat menggebu-gebu dari ekspresi wajahnya, ketika bisa berbicara santai dengan Jacob, seketika sirna.
Jacob tersenyum getir, dia yakin Luri pasti akan menjauhinya, setelah mengetahui kenyataan tentang dirinya yang sudah memiliki kekasih.
__ADS_1
Ketika Jacob sudah tidak berharap lagi pada Luri, dia menatap keluar ke kaca jendela dan mengabaikan wanita itu.
"Jac, aku mau jadi wanita simpanan kamu." ucap Luri lirih.