Warisan System Harem

Warisan System Harem
Melawan Monster


__ADS_3

Tanpa di sangka Jacob mampu menahan serangan bola Api itu dengan mudah menggunakan Vitalitasnya.


Boommm


Boommm


Sementara itu Wan's langsung menembaki tubuh Monster tersebut dengan tembakan peledak yang cukup besar.


Jacob menghampiri Laura, dia merasa bersalah saat melihat salah satu wanitanya itu sedang tidak berdaya di pangkuan Militer.


"Pak, biar saya yang membawa dia, anda kembalilah bekerja." ucap Jacob membuyarkan lamunan pria tersebut.


"Eh... ba-baik Tuan!" pria tadi tidak tahu siapa Jacob, tapi dia terkejut karena Jacob bisa menahan serangan seperti itu.


Pria itu langsung kembali ke teman-temannya tanpa banyak bertanya pada Jacob, Laura kini ada di pangkuan Jacob.


Laura langsung memeluk erat Jacob di sela ketidak berdayaan nya, dia menangis tersedu-sedu dengan perasaan yang campur aduk.


"Jac, aku takut!" ucap Laura di sela tangisnya.


"Sekarang aku ada di sini, kamu tidak perlu takut lagi oke." Jacob melihat luka Laura, dia menambahkan Poin peningkatan kepada bagian tubuh Laura yang terluka.


Hanya butuh waktu beberapa menit saja luka tersebut langsung sembuh seketika saat Poin peningkatan sudah menyatu dengan tubuh Laura.

__ADS_1


Tentu saja Laura terkejut, karena ini pertama kalinya dia melihat Jacob menyembuhkan dirinya, padahal jika Daya pikat Harem wanita Jacob sudah 100% lebih, itu hal yang mudah buat Jacob.


"Lukaku sembuh? Jacob apa yang sebenarnya terjadi?" walaupun dia sempat kesakitan tadi, tapi Laura langsung bertanya dengan kemustahilan yang hanya bisa dilakukan Jacob itu.


"Nanti aku ceritakan semuanya, Kamu berlindunglah dulu, biar aku urus Monster sialan itu!" ucap Jacob sambil menoleh ke arah Monster tersebut.


"Tapi Jac..." Laura terlihat tidak rela membiarkan Jacob pergi.


"Kamu tenang saja yah, aku yakin dapat mengalahkannya." ucap Jacob yang langsung melesat terbang ke arah Monster tersebut.


Laura hanya bisa menatap kepergian kekasihnya itu dengan tidak berdaya, dia kemudian bergegas masuk ke dalam Bunker yang belum tertutup sepenuhnya.


Jacob mendekat ke arah Monster itu sambil menggertakkan gigi dan melesat dengan kecepatan penuh.


Groaar


Bruugg


Tubuh Monster itu yang sangat besar menghancurkan bangunan-bangunan yang tertimpanya.


Tidak sampai di situ saja, Jacob kembali menyerang, dia dengan kekuatan penuh menghantam tubuh monster tersebut, tapi sayangnya pukulan Jacob tidak dapat menembus kulit Monster tersebut yang sangat keras


Bruugg

__ADS_1


Pletaak


Monster itu hanya semakin tenggelam ke tanah karena pukulan Jacob, tapi dia terlihat tidak apa-apa, sementara tangan Jacob patah.


Jacob melompat mundur. "sial! Kulitnya sangat keras!" gerutu Jacob, sambil memerhatikan tangannya yang patah sedang beregenerasi.


"Tuan muda, selain sayapnya, aku rasa bagian dalam Monster ini juga rapuh." ucap Wan's yang mendekat ke arah Jacob.


Jacob memerhatikan Monster itu, dia pikir ucapan Wan's ada benarnya, dia berpikir bagaimana caranya bisa menembus kulitnya.


Jacob kemudian memiliki ide, walaupun ide tersebut terkesan sangat nekad, tapi Jacob mau mencobanya.


Groaaarrr


Monster tersebut bangun lagi, dia meraung keras seolah marah pada Jacob dan Wan's yang berhasil menjatuhkan dirinya.


"Wan's, pancing dia agar menembakkan bola Api lagi!" teriak Jacob pada Wan's.


"Baik Tuan!" Wan's langsung melesat terbang ke Monster tersebut dan menghujaninya dengan tembakan peledak.


Boommm


Boommm

__ADS_1


__ADS_2