Warisan System Harem

Warisan System Harem
Target Harem Baru?


__ADS_3

Selepas pulang dari Universitas, Jacob mengantar Laura pulang terlebih dahulu, sebelum nanti malam bertemu kembali di Rumah orang tuanya.


Ketika dia pulang dari mengantar Laura. Jacob melihat Kiri yang sedang berjalan seorang diri di trotoar, dia tampak kacau, teman yang biasa bersama dengannya tidak kelihatan sama sekali.


Jacob mau mengabaikannya, tapi dia teringat kalau lokasi itu sangat jauh dengan Rumah Luri, di tambah tumben-tumbenan Kiri mau jalan kaki seperti itu.


Jacob menghela napas. "Wan's, berhenti di dekatnya."


Jacob menunjuk Luri yang sedang berjalan gontai, Wan's mengangguk mengerti, dia langsung menepikan mobilnya dan berhenti tepat di sebelah Luri.


"Mau ikut denganku?" tegur Jacob di dalam Mobil.


Luri menoleh ke arah Jacob, ketika dia melihatnya, sontak saja langsung terkejut, pria idamannya malah muncul di dekatnya kali ini.


Luri terlihat merapikan rambut dan bajunya, meskipun tetap saja dia masih terlihat berantakan. dia kemudian menghampiri Jacob sambil tersenyum.


"Mau!" ucapnya antusias.

__ADS_1


Jacob membuka pintu Mobil dan bergegas, Kiri bergegas masuk ke dalam Mobil tanpa menunggu lagi.


[ Daya Pikat Harem terdeteksi dari Kiri Welington sebesar 40%, selamat Host mendapatkan 4 poin Daya Pikat, karena target Harem meningkatkan Daya Pikat 40%!


Poin Daya pikat Host sekarang : 4 poin.]


Jacob mengerutkan keningnya, padahal dia hanya berbenturan bahu saja, tapi Sistem langsung mendeteksi Daya pikat Luri.


"Jacob, terima kasih banyak." perkataan Luri membuyarkan lamunan Jacob.


"Sama-sama, tumben sendirian? Kemana gengmu?" tanya Jacob datar.


Jacob mencoba untuk tetap tenang. "bagus itu, lebih baik kamu jauhi orang-orang seperti itu."


Jacob mengalihkan pandangannya dari Luri, karena penampilannya terlalu seksi, Jacob takut tidak bisa menahan diri, meskipun Luri acak-acakan, tapi tetap saja kecantikannya tidak bisa di sembunyikan, apa lagi ada tato bunga mawar di belahan dada Luri, yang membuat Jacob dari tadi menelan ludah.


Luri menoleh ke arah Jacob, dia melihat pria idamannya itu sedang mengalihkan pandangan darinya.

__ADS_1


"Apa kamu tidak suka dengan mereka, Jacob?" tanya Luri lembut.


"Mungkin karena pergaulan kalian, aku tidak menyukai orang-orang yang menghamburkan uangnya hanya untuk sebatas kesenangan." jawab Jacob tanpa menoleh.


"Kamu juga tidak suka denganku?" cecar Luri ingin memastikan perasaan Jacob.


Jacob menoleh ke arah Luri, tatapan mereka bertemu satu sama lain. Terlihat raut wajah sedih Luri yang menandakan kalau dia takut Jacob mengatakan tidak suka padanya.


"Aku hanya tidak suka dengan orang yang suka menghamburkan uang, kalau kamu bukan salah satunya...." Jacob menggendikkan bahunya dan kembali memalingkan wajahnya.


Ada sedikit semburat bahagia di wajah Luri setelah Jacob mengatakan hal tersebut, karena dia pikir kalau dirinya mau berubah, Jacob pasti bakal bisa menyukainya.


"Aku akan berubah!" ucap Luri tiba-tiba dengan penuh keyakinan.


"Baguslah." jantung Jacob sebenarnya berpacu dengan cepat, dia sangat terangsang saat melihat Luri.


"Tuan, apa kita jalan sekarang?" Wan's bertanya dengan pongah, dia menghancurkan momen tersebut.

__ADS_1


"Tentu saja, buat apa kita di sini terus!" Jacob terlihat gusar dengan ketidak pekaan Wan's.


Tanpa merasa bersalah sama sekali, karena dia sesosok robot. Wan's menjalankan Mobilnya, tapi berkat itu juga, Jacob terlepas dari ketegangannya karena dekat dengan wanita liar seperti Luri.


__ADS_2