
Cinta terjadi datang dengan sendirinya. Mengetuk pintu hati yang tertutup oleh perasaan yang beku. Cinta itu?
♥️♥️♥️
Alvin, Dave dan seorang gadis muda yang cantik jelita namun tomboy saling berhadap-hadapan di posisinya masing-masing. Mereka tampak kaku dan bingung akan memulai darimana percakapannya. Ini masalahnya tentang hal yang tidak perlu di bahas.
" Ehem." Alvin berdehem. Ia pun bingung mau berkata apa. Dengan gayanya yang sok kalem, Ia berusaha mencairkan suasana.
" Coba jelaskan padaku apa itu datang bulan dan hubungannya dengan pembalut itu apa???" Alvin membuka suara.
Gadis yang bersama Alvin dan Dave tersentak, dengan dua alis matanya mengangkat ke atas serta bola matanya yang terbelalak. Kaget serta bingung.
Sambil menggaruk-garuk kepalanya, ia akhirnya menjawab pertanyaan Alvin.
" Pernahkah Anda berdua membuka google, bapak-bapak?" tanya gadis itu memulai pembicaraan. Terdengar kaku dan membosankan. Jujur, ini adalah pembicaraan yang menurutnya kaku dan menyebalkan. Selain itu, dia terbiasa bertingkah bebas.
Alvin dan Dave menggeleng serentak. Bahkan dengan gerakan cepat. Membuat gadis itu menepuk jidatnya, keras. " Aduh!" ringisnya, mengusap kening akibat di tepuknya tadi.
__ADS_1
Dave melirik sekilas ke arah gadis itu. Sungguh ia baru menemukan gadis yang terlihat bersahaja namun tidak bebas mengekspresikan bahasa tubuhnya, seolah-olah ia terlihat kaku.
" Coba deh cek di google apa yang tadi Anda-anda ingin tahu. Kalau saya menjelaskan panjang lebar, nanti yang ada saya di kata jorok." katanya lagi. Melihat keduanya dengan tatapan mata tak percaya.
" Baiklah, sepertinya saya sudah terlalu lama disini. Saya mohon pamit, undur diri dulu, Tuan." sambungnya, berdiri lalu membungkukkan badannya.
Namun, bukannya pergi, Dave malah menahan lengan gadis itu. Menyuruhnya kembali ke tempat duduknya semula.
Gadis itu paham dengan kode yang di berikan oleh Dave. Ia pun duduk kembali, menghembuskan nafasnya dengan kasar. Dan memasang muka sejudes-judesnya.
" Begini ya tuan-tuan yang terhormat. Datang bulan itu adalah siklus pengeluaran darah kotor yang di keluarkan dari rahim perempuan. Sehingga apabila siklus datang bulan itu rutin terjadi, maka rahim perempuan itu subur. Dan siap untuk di buahi oleh ****** laki-laki. Paham?" akhirnya, dengan gerakan cepat, gadis itu berkata bak kereta api listrik. Yang kecepatan maksimalnya tidak terbatas. Terlihat sekali dari gerakan nafasnya yang terlihat naik turun.
" Lalu hubungannya dengan pembalut, apa?" tanya Alvin.
" Kalau lagi datang bulan, memang harus pakai itu, Tuan tampan. Jika tidak, darah yang keluar dari rahim bisa mengucur ke mana-mana. Akibatnya menetes jatuh ke bawah. Dan jika itu terjadi, sangat di sayangkan juga berarti perempuan yang sedang mengalami datang bulan, akan di cap sebagai perempuan yang super jorok dan menjijikan." Ia menjelaskan secara rinci.
" Ketika sedang itu, apa bisa di setubuhi?" tanya Dave, menyeletuk tak tahu diri. Belum menikah tapi sudah berani bertanya.
__ADS_1
" Tidak!!! Saya sarankan jangan di dekati. Selain itu haram hukumnya, perempuan yang sedang datang bulan tempatnya atau bisa di katakan sarang penyakit. Karena darahnya itu, kan darah kotor. Jadi jika di paksakan berhubungan badan, kedua pasangan bisa terjangkit penyakit berbahaya. Menyebabkan nyawa melayang."
" Sayangnya, banyak dari para suami yang menyepelekan saat istrinya sedang datang bulan. Lalu di gaulinya, dan akhirnya si istri meninggal dunia. Kasihan bukan, tuan-tuan?" sambung gadis itu lagi. Memberi petuah.
Mereka berdua nampak manggut-manggut, mengerti. Paham dengan apa yang di jelaskan gadis itu.
" Tapi, Anda perlu berhati-hati, wanita yang sedang datang bulan. Biasanya suka keluar tanduknya. Awas!!! Bisa menyeruduk siapa saja yang membuatnya kesal ataupun marah. Oke?" lanjutnya lagi, kali ini di sertai kedipan mata. Membuat Dave salah tingkah. Kedipannya sangat indah dan cantik.
Gadis itupun bangkit, ia hendak pergi dari tempatnya duduk. Mengambil dua pack pembalut yang di berikan padanya.
" Tuan, saya rasa cukup penjelasan yang saya berikan pada Anda berdua. Lebih jelasnya, bisa lihat-lihat di google ataupun buku-buku kesehatan mengenai datang bulan. Saya permisi dulu." katanya, sambil membungkukkan badannya.
Baru beberapa langkah ia berjalan, Dave mencegahnya lagi. Ia berlari kecil lalu meraih lengan kiri gadis itu.
" Pulanglah bersama kami." ajak Dave. Masih meraih lengannya, lalu beralih menggenggam tangan si gadis tomboy itu.
Gadis itu tampak terkejut, dengan santai ia menatap mata Dave. Mengedipkan matanya berkali-kali. Lalu tersenyum saat melirik tangan Dave masih menggenggam tangan miliknya. Terasa lembut.
__ADS_1
Dave yang sadar akan tindakannya, langsung menepis tangan gadis itu. Dengan wajah malu-malu kucing, ia mempersilahkan gadis itu berjalan di depannya. Dan nampak mengulum senyumnya yang manis.
🍁🍁🍁