
Mendengar kata-kata yang tadi diucapkan oleh neneknya, tentu saja Lu Jiangxue sangat senang! Masuk ke dalam menara sihir Iblis adalah salah satu impian terbesar, dari para penyihir di bagian tengah benua Xing Yue ini! Sekarang dia juga punya kesempatan untuk ikut pertandingan seleksi nya di area Huangtian, sudah terlambat bagi dirinya untuk bahagia.
Apalagi kalimat terakhir yang tadi dikatakan oleh neneknya, menjadi penyihir cahaya yang paling kuat di seluruh benua Xing Yue! Ambisinya dalam hatinya meledak, namun hal ini hanya bisa diwujudkan dengan langkah pertama masuk ke dalam menara sihir Iblis dan berlatih di dalamnya, sehingga kekuatan sihir nya maju dengan pesat.
Melihat tatapan bangga neneknya, segera Lu Jiangxue merasa menjadi sangat percaya diri, untuk masuk ke dalam menara sihir Iblis.
Sesuatu terlintas di benak Lu Jiangxue, lalu dia segera bertanya
"Nenek bagaimana dengan keluarga Qing? Berapa banyak kuota yang di dapatkan oleh keluarga Qing?"
"Tentu saja Keluarga Qing, sebagai salah satu dari lima keluarga besar, secara alami punya hak istimewa mendapatkan lima kuota orang untuk dapat bertarung di arena Huangtian"
Kata Lu Ping dengan sangat tidak senang, ekspresi wajahnya pun juga menjadi sedikit terlihat suram.
"Lima keluarga besar itu sangat beruntung" kata Lu Jiangxue dengan suara yang sedikit cemberut. Lalu dia juga teringat Qing Lianxue, jadi dia segera bertanya kepada neneknya
"Apakah Qing Lianxue juga akan ikut dalam pertandingan itu?"
"Apa? Qing Lianxue juga ikut dalam pertandingan di arena Huangtian? Jiangxue ini adalah lelucon paling lucu yang pernah kamu katakan. Bagaimana mungkin orang yang idiot dan baru saja mempunyai kekuatan sihir bisa ikut bertanding di arena Huangtian! Kekuatan sihir nya secara alami sekarang pasti di bawah kamu, tidak mungkin untuk ikut. Kecuali bahwa Qing Lianxue itu ingin mati".
Kata Lu Ping dengan senyum kejam di wajahnya, lebih baik bagi anak yang namanya Qing Lianxue itu mati saja!
Kenapa Qing Lianxue harus selamat dari pembunuhan tiga tahun yang lalu dan juga bahkan membangkitkan kekuatan sihir di dalam tubuhnya?!
"Iya nenek kamu benar! Tidak mungkin bagi Qing Lianxue untuk ikut dalam pertandingan seleksi untuk masuk ke dalam menara sihir Iblis ini, walaupun dia punya status nona muda keluarga Qing. Tetapi tidak mungkin bagi keluarga Qing untuk mempermalukan martabat dari keluarga Qing mereka hanya untuk membuat Qing Lianxue itu dapat mengikuti pertandingan ini"
Kata Lu Jiangxue dengan suara yang tenang, karena Lu Jiangxue juga ikut berpikir sama dengan Lu Ping, tentang masalah Qing Lianxue itu.
__ADS_1
"Bersiap-siaplah! Banyak lawan yang tangguh nanti di arena Huangtian, jadi selama tiga hari ini berlatihlah dengan baik" kata Lu Ping dengan suara yang agak cemas, Lu Ping tahu orang-orang yang akan bertarung di arena Huangtian adalah penyihir yang jenius di keluarga mereka masing-masing, juga tidak menutup kemungkinan ada yang tersembunyi!.
"Nenek kenapa kamu begitu cemas? Memang kapan pertandingan seleksi ini akan diadakan di arena Huangtian?" Tanya Lu Jiangxue.
"Ini tiga hari lagi, jadi jangan terlalu banyak main-main lagi, berlatihlah dengan baik! Jangan menganggap remeh lawan, karena banyak dari mereka yang menyembunyikan tingkat kekuatan sihir mereka, dan bahkan akan ada lebih banyak jenius keluarga lainnya di sana nantinya".
Kata Lu Ping untuk menasehati cucunya agar tidak bertindak gegabah dan bahkan sengaja meremehkan lawannya, yang merupakan cacat fatal dalam pertarungan.
"Iya...ya, nenek cucu tahu"
Kata Lu Jiangxue dengan suara yang tenang, dan sedikit tidak berdaya.
Lu Jiangxue secara alami tidak bodoh dan dia tahu bahwa banyak jenius yang bersembunyi di luar sana, dengan berbagai macam alasan, agar tidak dibunuh atau pun direkrut oleh keluarga-keluarga yang berpengaruh.
Lu Jiangxue merasa bahwa penyihir yang bersembunyi itu bodoh! Dapat dinaungi oleh keluarga besar dan juga diberikan banyak sumber daya untuk meningkatkan kekuatan sihirnya itu, bukankah itu adalah sesuatu yang baik dan juga sangat bermanfaat! Kenapa penyihir-penyihir jenius itu ingin bersembunyi? Jika itu dia yang mempunyai kekuatan sihir yang lebih tinggi, dia akan memberitahu seluruh dunia bahwa Lu Jiangxue-nya tidak terkalahkan, juga patut di idolakan dan di puji-puji oleh banyak orang.
Lu Jiangxue bertanya-tanya dalam benaknya sendiri.
Menara sihir Iblis!
Ya, dengan masuk ke dalam menara sihir Iblis saja, kemuliaan keluarga Lu-nya di masa depan mungkin bahkan bisa hampir menyamai kemuliaan lima keluarga besar, di bagian tengah benua Xing Yue ini!
Apalagi jika dia bisa keluar dari menara sihir Iblis itu, dalam kurun waktu empat tahun pelatihan. Dia sangat yakin keluarga Lu pasti akan naik ke tingkat kemuliaan lebih baik dari pada lima keluarga besar!
Huh! Apalagi keluarga Qing!
Dengan nona muda keluarga Qing yang idiot dan sampah, sebagai pengganti patriak keluarga Qing di masa depan, dia yakin bahwa tidak lama sebelum Keluarga Qing, pasti akan segera keluar dari lingkaran lima keluarga besar. Pada saat itu keluarga Lu pasti akan menjadi salah satu dari lima keluarga besar yang baru, dan Lu Jiangxue nya menjadi nona muda paling menjanjikan di masa depan, di seluruh bagian tengah benua Xing Yue.
__ADS_1
Senyum puas tersungging di bibirnya Lu Jiangxue, kepercayaan diri untuk menang tumbuh satu tingkat lagi.
Lu Ping melihat senyum puas di wajah cucunya itu, dan dia tahu cucunya pasti sedang memikirkan sebuah cara dan ide baru lainnya, jadinya Lu Ping tidak mengganggunya berpikir dan membiarkan nya saja, kemudian Lu Ping kembali membuka buku besar, melakukan pekerjaan nya sebagai seorang Patriak.
Manor Qing, halaman Lian.
Di langit yang gelap bintang-bintang mulai bermunculan, berkedip-kedip memperindah langit yang gelap itu.
Di belakang halaman Lian, suara dentingan pedang terdengar dari waktu ke waktu.
'Dentang..dentang..'
'Dentang...dentang..'
'crash....crash..crash...'
Ternyata Qing Lianxue pada saat ini sedang bertanding dengan Qinglong,
Mereka berdua sedang berlatih hal ini dengan pertandingan langsung dan juga nyata.
Keringat sudah banyak terlihat di dahinya Qing Lianxue, akan tetapi Qinglong tidak terlihat kelelahan sedikit pun, bahkan bisa dikatakan bahwa tidak ada keringat sama sekali di dahinya Qinglong.
Qing Lianshui sudah duduk dengan posisi santai, dia memegang pedang dengan tangan kanannya, matanya terpejam dan terlihat banyak keringat dingin muncul di dahinya, sekarang Qing Lianshui merasa sangat lelah dan hanya ingin berbaring sebentar.
Tidak lama kemudian, setelah Qing Lianshui memejamkan matanya, di telinga nya tidak terdengar lagi suara dentingan pedang, apakah mereka berdua sudah selesai bertanding?
Lalu Qing Lianshui membuka mata nya dan melihat bahwa Qing Lianxue sudah duduk dan bersandar di pohon yang hijau dan rimbun, dan ternyata tebakannya benar bahwa Qing Lianxue kali ini telah dikalahkan secara telak oleh Qinglong.
__ADS_1